√ Lari Estafet │ Pengertian, Sejarah, Teknik Start, Dan  Lapangan

3 min read

√ Lari Estafet │ Pengertian, Sejarah, Teknik Start, Dan  Lapangan

Lari Estafet – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas sebyuah materi tentang Lari Estafet yang meliputi pengertian, sejarah , teknik start dan juga lapangan. Atletik merupakan  salah satu dari  cabang olahraga tertua di dunia. Lari sambung atau lari estafet adalah merupakan  salah satu nomor lomba lari pada perlombaan atletik yang di laksanakan secara bergantian atau beranting.

Dalam satu regu lari estafet terdapat  empat orang pelari, yaitu pelari pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Pada nomor lari estafet terdapat  kekhususan yang tidak akan di jumpai pada nomor lari yang lain, yaitu memindahkan tongkat sambil berlari  dengan cepat dari pelari ke – 1 kepada pelari selanjutnya . Berikut ini  merupakan penjelasan tentang  pengertian lari estafet, sejarah, teknik dasar dan lain sebagainya.

Pengertian Lari Estafet

Lari sambung atau lari estafet adalah merupakan lari beregu yang di lakukan oleh empat orang pelari. Lari ini dilakukan secara bersambung serta  bergantian sambil membawa tongkat dari garis start hingga garis finish. Tongkat yang di pergunakan dalam  lari estafet biasanya terbuat dari kayu atau fiberglass. Tujuan dari  lari estafet untuk melatih kecepatan, keefisien diri, serta  melatih kerjasama antar tim, dan juga  mempererat hubungan antar tim.

Baca Juga :   √ Renang │ Renang Macam Macam Gaya Renang dan Cara Melakukannya

Sejarah Lari Estafet

Sejarah lari sambung dimulai dari bangsa Aztek, Inka, dan juga  Maya yang  bertujuan untuk meneruskan berita yang sudah  di ketahui sejak alma. Di Yunani, estafet obor di selenggarakan dan ada  hubungannya dengan pemujaan leluhur serta untuk meneruskan api keramat ke jajahan – jajahan baru. Tradisi api Olimpiade berasal dari tradisi Yunani tersebut.

Lapangan Lari Estafet

Keterangan lapangan atletik lari estafet :

  • Lebar Lintasan: 1,22 m
  • Tiang Finish: Tinggi 1,37 m, Lebar 8 m dan Tebal 2 cm
  • Start Blok: berfungsi sebagai pijakan kaki ketika berlari menggunakan start jongkok

Ukuran Tongkat Estafet

  • Panjang Tongkat : 28 Hingga 30 cm
  • Diameter Tongkat : 38 mm
  • Berat Tongkat : 50 gram

Nomor Lari Estafet

Nomor lari sambung atau lari estafet yang sering di perlombakan adalah nomor 4 x 100 meter dan nomor 4 x 400 meter. Ketika  melakukan lari estafet  bukan hanya teknik lari saja yang perlu di perhatikan, namun  juga pemberian serta  menerima tongkat di zona ( Daerah ) pergantian dan juga  penyesuaian jarak serta  kecepatan dari setiap pelari.

Nomor lari estafet untuk putra adalah 4 x 100 meter dan 4 x 400 meter sedangkan untuk nomor lari estafet putri yaitu  4 x 100 meter. Untuk kelompok junior adalah 4 x 50 meter. Pada  setiap regu terdapat empat orang pelari. Pada dasarnya, lari estafet sama dengan lari cepat, akan tetapi dalam lari estafet terdapat upaya atau uszaha yang dilakukan dalam  memberi dan juga  menerima tongkat estafet.

Teknik Dasar Lari Estafet

Adapun teknik – teknik dari  lari estafet secara garis besar terdapat  tiga macam . Berikut ini adalah  penjelasan singkatnya :

Teknik Start Lari Estafet

Berikut ini adalah cara start ketika  lari estafet :

  • Pelari pertama memakai teknik start jongok ( Crush Start ).
  • Pelari ke -2, ke -3, dan ke -4 memakai start melayang ( Flying Start ).
Baca Juga :   √ Lompat Jauh │Peraturan Perlombaan Lompat Jauh Lengkap

Cara Melakukan Lari Estafet

Adapun cara untuk  melakukan lari estafet adalah sebagai berikut :

  • Pelari ke -1 berlari cepat, selanjutnya memberikan tongkat kepada pelari ke -2 yang sudah  menunggu pada posisinya.
  • Pada waktu pelari ke -1 menginjak batas yang sudah di tentukan oleh pelari ke -2 ( Check Mark ), maka pelari ke -2 segera menerima tongkat lalu  berlari sampai kepada pelari ke -3. Begitu seterusnya hingga memasuki garis finish.
  • Keberhasilan akan di capai dalam lari estafet harus mempunyai  pelari – pelari tercepat serta  mampu melakukan pergantian tongkat dengan sempurna.

Teknik Pergantian Tongkat Estafet

Pada lari estafet  terdapat  beberapa macam cara yang digunakan pada saat  pemberian tongkat estafet dari pelari kepada pelari yang berikutnya. Secara garis besar, pergantian tongkat estafet tersebut terdapat  2 macam, yaitu dengan melihat ( visual ) serta tanpa melihat ( nonvisual ). Berikut penjelasannya :

  • Cara Visual : artinya penerima tongkat melihat atau menoleh ke belakang pemberi tongkat. Cara seperti ini sangat baik untuk di gunakan pada  lari estafet jarak 4 x 400 meter. Pergantian tongkat estafet tersebut harus berlangsung didalam daerah pergantian yang panjangnya 20 meter. Pergantian tongkat estafet diluar daerah pergantian maka akan terkena diskualifikasi.
  • Cara Nonvisual : Yaitu  artinya penerima tongkat tanpa melihat ke belakang kearah si  pemberi tongkat. Cara ini sangat baik untuk di gunakan pada lari estafet dengan  jarak 4 x 100 meter.

Teknik Memberikan Tongkat Estafet

Berikut ini adalah  penjelasan cara memberikan tongkat estafert yang benar :

  • Berdiri tegak dengan salah satu kaki berada di posisi di depan.
  • Tongkat di pegang dengan tangan kanan pada bagian ujung bawah.

Cara Memegang Tongkat Estafet

Cara memegang tongkat estafet harus di lakukan dengan tepat dan benar. Memegang tongkat estafet yang kurang cermat maka akan  menyebabkan tongkat estafet lepas atau jatuh. Memegang tongkat estafet  bisa  di lakukan dengan cara tongkat estafet di pegang oleh pemberi tongkat, lalu  ujung yang lain akan di pegang oleh penerima tongkat estafet yang  berikutnya.

Baca Juga :   √ Perbedaan Jalan dan Lari

Hal – Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Lari Estafet

  • Pemberian tongkat yang sebaiknya di lakukan secara bersilang, yaitu ketika pelari ke -1 dan 3 memegang tongkat dengan tangan kanan, sedangkan pelari ke- 2 dan 4 menerima atau memegang tongkat dengan  tangan kiri.
  • Penempatan pelari hendaknya di sesuaikan dengan keistimewaan oleh masing – masing pelari. Seperti , pelari ke- 1 dan 3 di pilih yang benar – benar baik pada saat   Pelari ke- 2 dan 4 adalah  pelari yang memiliki daya tahan yang paling  baik.
  • Jarak penantian pelari ke- 2, 3, dan 4 harus benar – benar di ukur dengan tepat seperti ketika waktu latihan.
  • Setelah memberikan tongkat estafet jangan segera keluar dari lintasan masing – masing.

Demikianlah ulasan di atas tentang √ Lari Estafet │ Pengertian, Sejarah, Teknik Start, Dan  Lapangan semoga bermanfaat dan jangan lupa simak terus artikel dari Penjaskes.co.id  terimakasih.

 

Baca Juga :