√ Lompat Tinggi │ 4+ Teknik Dasar Lompat Tinggi Yang Baik dan Benar

3 min read

√ Lompat Tinggi │ 4+ Teknik Dasar Lompat Tinggi Yang Baik dan Benar

Lompat Tinggi – Seperti yang kita kethuai olehraga atletik mempunyai banyak cabang , salah satunya adalah Lompat Tinggi . Seorang atlet lomoat tinggi memerlukan fisik yang kuat serta tenaga yang besar untuk memperoleh hasil yang memuaskan dan juga agar dapat melebihi target yang diinginkan .Dan pada kesempatan kali ini admin akan menjelaskan tentang teknik dasar dalam melakukan lompat tinggi yang baik dan benar.

Karena pada dasarnya olahraga lompat tinggi bertumpu pada kekuatan otot kaki dan otot perut, oleh sebab  itu diperlukan  latihan yang tidak sebentar untuk memperoleh  hasil lompatan yang sempurna. Kompetisi lompat tinggi sendiri pertama kali berlangsung di awal abad ke- 19 tepatnya di skotlandia dengan ketinggian yaitu  1,68 meter. Dan hingga saat ini olahraga lompat tinggi sudah  tersebar hingga ke seluruh penjuru dunia, bahkan ke Indonesia.

Ketika masa  itu peserta lompat tinggi banyak menggunakan gaya gunting, yaitu dengan cara melompat  dengan setinggi – tingginya dan kemudian  jatuh di atas tanah yang berumput dengan cara membelakangi. Dan ternyata dengan gaya seperti itu banyak menyebabkan atlet yang  mengalami cidera. Oleh sebab  itu gaya lompat tinggi saat ini mengalami beberapa penyempurnaan teknik. Hingga  kemudian di temukan gaya yang aman, yang di gunakan oleh para atlet saat ini. Berikut ini adalah tekniknya .

 

Teknik Lompat Tinggi yang Baik Dan Benar

  • Posisi Awalan
Baca Juga :   √ Lari Estafet │ 9 Teknik Lari Estafet Beserta Strateginya

Teknik ini  adalah gerakan berlari menuju mistar sebelum melakukan tolakan.

  • Tolakan

Tolakan adalah  teknik dengan gerakan menolak dengan tumpuan kaki pada  lantai dasar untuk menaikkan badan atau melompat ke mistar.

  • Posisi Melayang

Posisi melayang , teknik ini adalah  gerakan melayang di udara pada saat  badan berada di atas mistar.

  • Posisi Mendarat

Posisi mendarat , teknik ini merupakan gerakan akhiran dan juga  merupakan rangkaian gerak dengan menjatuhkan badan ke atas matras pada saat  tubuh sudah  melewati mistar.

Setelah anda  mampu  menguasai 4 teknik dasar tersebut, maka anda dapat  mencoba beberapa gaya berikut ini agar mampu  menguasai olahraga lompat tinggi.

 

Gaya Lompat Tinggi

Teknik Stradle ( Gaya guling )

Untuk bisa  melakukan lompat tinggi  dengan menggunakan gaya guling ini anda  perlu  menentukan kaki sebelah mana yang akan di jadikan  sebagai sebuah tumpuan. Apabila  kamu menggunakan kaki kiri sebagai tumpuan, maka ayunkan kaki kanan dari belakang kemudian  menuju depan,  dan begitupun sebaliknya.

Dan sebelum itu anda  harus mengambil awalan dari arah samping dengan jarak kira – kira 8 hingga  10 langkah, tergantung pada ketinggian target serta  kekuatan fisik diri sendiri.

Sesudah itu posisi badan ketika  melayang di udara atau di atas mistar harus  berada dalam keadaaan tengkurap, dan juga  posisi pinggang harus sedikit lebih tinggi di bandingkan dengan kepala. Untuk mendarat posisi tumpuan harus berada di kedua tangan dan  juga kaki yang pertama kali diayunkan.

Selanjutnya  gulingkan badan dengan bagian tangan punggung yang pertama kali menyentuh matras, kemudian  di akhiri dengan bahu. Berikut  ini merupakan langkah – langkah untuk melakukan gaya guling, atau teknik stradle.

Awalan Teknik Stradle ( Gaya Guling )

  • Mengambil posisi awalan yang tidak terlalu jauh dengan target antara 8 hingga 10 langkah, tergantung pada kekuatan fisik dan  juga tinggi mistar.
  • Berlari dengan menggunakan konsentrasi yang penuh, dengan tidak tergesa – gesa untuk memperoleh  hasil lompatan yang memuaskan serta  sesuai dengan target.
  • Pada saat berlari posisi tubuh sedikit  sorong ke arah mistar, hal ini bertujuan untuk mempermudah  dalam melakukan tolakan
  • Posisi awalan sekitar 30 hingga 40 derajat dengan tiang lompatan.
Baca Juga :   √ Lompat Tinggi │ Pengertian, Gaya, Teknik Dasar, Dan Sejarah

Tolakan Gaya Stradle

  • Kaki yang dipakai untuk melakukan tolakan adalah menggunakan kaki yang paling dekat dengan mistar, atau kaki yang paling dominan.
  • Pada saat melakukan tolakkan posisi badan sedikit condong ke belakang.
  • Posisi kaki tumpuan kemudian menolak ke atas dan kedua tangan dan kaki di ayunkan dengan kekuatan penuh.

Melayang Gaya Stradle

  • Ketika melayang posisi badan  berada dalam keadaan tengkurap, dan pada saat  hendak mendarat kedua kaki harus di luruskan.

Teknik Gaya Flop

Teknik gaya flop  adalah  kebalikan dari teknik stradle. Maka dalam gaya ini posisi punggung berada menghadap ke bawah  dengan  agak menyamping serta  tidak tegak lurus pada mistar.

Awalan Teknik Gaya Flop

Hal pertama yang perlu  diperhatikan adalah posisi badan, apabila  anda  menggunakan kaki sebelah kiri untuk melakukan tolakan maka selanjutnya  berlari menuju arah mistar dengan menggunakan  kaki sebelah kanan.  Selanjutnya  ubah posisi badan menjadi lebih menyerong ke arah kiri, sehingga badan tidak lagi lurus dengan mistar.

Teknik Tolakan Gaya Flop

  • Ketika melakukan tolakan, gunakanlah kaki yang paling kuat, atau paling dominan sebagai tumpuan.
  • Jika menggunakan kaki kanan, maka kaki kiri di angkat dengan lutut kaki di tekuk dengan memutar badan kearah yang  berlawanan secara bersamaan.
  • Sesudah berhasil melakukan gerakan tolakan, posisi badan harus membelakangi mistar. Kemudian  bagian punggung berada di bagian bawah dekat dengan mistar.
  • Posisi badan ketika melewati mistar agak melengkung.

Teknik Mendarat Gaya Flop

Yang harus dilakukan ketika  melakukan pendaratan dengan gaya flop adalah dengan cara menjatuhkan badan yang  di dahului oleh bagian punggung. Teknik ini di lakukan secara telentang sehingga bagian punggunglah yang harus menyentuh matras  dengan terlebih dahulu.

Baca Juga :   √ Teknik Dasar Renang Bagi Pemula Yang Harus Dikuasai

Demikianlah penjelasan tentang √ Lompat Tinggi │ 4+ Teknik Dasar Lompat Tinggi Yang Baik dan Benar semoga dapat bermanfaat dalam menambah wawasan pengetahuan anda semua , sekian dan terimakasih.

Baca Juga :