√ Sprint │ Pengertian Lari Jarak Pendek , Sejarah, Teknik, Peraturan, Nomor dan Manfaatnya

5 min read

√ Sprint │ Pengertian Lari Jarak Pendek , Sejarah, Teknik, Peraturan, Nomor dan Manfaatnya

Sprint – Pada kesempatan kali ini admin akan menjelaskan materi tentang Sprint atau lari jarak pendek yang meliputi pengertian , sejarah , teknik , peraturan dan juga nomor yang akan di bahas secara lengkap.

Untuk melakukan sprint harus didukung dengan kekuatan dan juga  kecepatan yang tinggi karena memerlukan  daya tahan kecepatan  atau speed endurance yang kuat, mulai dari  start hingga  finish.

Klasifikasi lari jarak pendek terbagi atas beberapa macam, adalah  berikut:

  • Lari jarak 100 meter untuk putra dan putri ( Short Sprint)
  • Lari jarak 200 meter untuk putra dan putri (Medium Sprint )
  • Lari jarak 400 meter untuk putra dan putri (Long Sprint )

Lari  jarak pendek di pertandingkan juga pada nomor lari gawang ( Burdles ), yaitu 100 meter gawang, 110 meter gawang, dan juga 400 meter gawang. Lari sprint  di gunakan pada nomor lari estafet ( Lari Sambung ) 4 x 400 meter dan 4 x 100 meter.

Pengertian Lari Jarak Pendek Menurut Para Ahli

Muhajir

Sprint merupakan  sebuah  kompetisi  lari yang mewajibkan bagi para pelari untuk berlari dengan kecepatan yang sangat penuh dengan menempuh jarak 100 m, 200 m, dan 400 m.

Syarifudin dan Muhadi

Sprint merupakan  cara berlari dimana atlet harus menempuh seluruh jarak dengan kecepatan semaksimal mungkin.

 Yusuf Adisasmita

Lari jarak pendek merupakan  seluruh nomor lari yang di lakukan dengan sprint sepanjang jarak yang ditempuh.

Wikipedia

Sprint merupakan  lari yang menempuh jarak antara 50 m hingga  jarak 400 m.

Jadi, dari beberapa definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa :

Lari jarak pendek ( Sprint ) adalah salah satu dari cabang olahraga atletik yang menuntut para pesertanya  untuk berlari dengan secepat serta  sekuat mungkin, dengan tujuan untuk memenangkan suatu pertandingan dengan berbagai macam jarak tempuh, yaitu 100 m, 200 m, dan 400 m.

Sejarah Lari Jarak Pendek

Sekitar pada abad ke- 7 SM, lari jarak pendek sudah  di pertandingkan pada  zaman Yunani kuno. Kemunculan pertandingan lari jarak pendek berawal dari seorang prajurit asal Yunani yang berlari dari Persia untuk membawa pesan atas kemenangan Yunani dalam perang melawan Persia, akan tetapi prajurit tersebut  meninggal tidak lama setelah memberikan pesan pada raja. Selanjutnya  raja Yunani mengadakan perlombaan lari jarak pendek untuk memperingati kematian  sang prajurit tersebut . Seiring dengan  berjalannya waktu, perlombaan lari telah  banyak di temukan di berbagai negara dan hingga akhirnya, pada tahun 1912, di bentuknya IAAF ( International Association of Athletics Federation  ) yang berpusat di Monako. Hingga sampai saat ini, 212 negara sudah  menjadi anggota IAAF.

Baca Juga :   √ Lompat Tinggi │ 4+ Teknik Dasar Lompat Tinggi Yang Baik dan Benar

Teknik Lari Jarak Pendek

Adapun teknik yang digunakan untuk lari jarak pendek atau cara melakukannya adalah sebagai berikut :

Teknik Start Lari Jarak Pendek

Terdapat  tiga macam, start  yang digunakan dalam olahraga lari, yaitu start berdiri, start melayang, dan start jongkok. Start yang yang digunakan untuk lari jarak pendek adalah menggunakan  start jongkok. Sesuai dengan istilahnya, start jongkok di lakukan dengan cara berjongkok. Start jongkok berdasarkan cara pelaksanan nya dapat  di bedakan menjadi 3  yaitu :

  1. Start pendek ( The short start atau  Bunch start )

Sikap permulaan

Sikap permulaan dari start pendek yaitu,  berdiri tegak dengan  kedua kaki rapat, lengan harus berada di samping badan, serta  pandangan yang lurus ke depan.

Cara Melakukan

  • Langkahkan kaki kiri ke bagian depan dengan jari – jari kaki yang lurus ke depan.
  • Letakkan ujung jari kaki belakang yang sejajar dengan tumit kaki depan.
  • Jarak kedua kaki kira – kira satu kepalan tangan.
  • Letakkan kedua lengan lurus dengan bahu, lalu jari – jari tangan rapat, ibu jari membuka membentuk huruf V terbalik di bagian belakang garis start.
  1. Start Menengah ( The medium start )

Sikap permulaan

  • Sikap permulaan start menengah adalah berdiri tegak dengan kedua kaki yang  rapat, lengan lurus di samping badan, serta  pandangan lurus ke depan.

Cara melakukan

  • Langkahkan kaki kiri ke arah depan dengan jari – jari kaki yang lurus ke depan.
  • Letakkan lutut kaki belakang yang sejajar dengan ujung jari kaki depan.
  • Jarak kedua kaki kira – kira satu kepalan tangan.
  • Letakkan kedua lengan yang lurus dengan bahu, jari – jari tangan rapat, dan ibu jari membuka dengan membentuk huruf V terbalik di bagian  belakang garis start.
  1. Start panjang (the long start)

Sikap Permulaan

  • Sikap permulaan start panjang, yaitu adalah dengan berdiri tegak kedua kaki rapat, serta lengan lurus berada di samping badan, serta  pandangan yang  lurus ke depan.

Cara Melakukan

  • Langkahkan kaki kiri ke bagian depan dengan jari – jari kaki yang  lurus ke depan.
  • Letakkan lutut kaki bagian belakang yang sejajar dengan ujung kaki depan.
  • Jarak kedua kaki kira – kira satu kepalan tangan.
  • Letakkan kedua lengan yang lurus dengan bahu, jari – jari tangan rapat, serta ibu jari membuka dengan membentuk huruf V terbalik di belakang garis start.

Aba – Aba Lari Jarak Pendek

Aba – aba start jongkok terdiri atas 3 tahap, yaitu :

Gerakan Start pada Aba-aba ” Bersedia “

  • Tangan di letakkan berada tepat digaris, lalu  ibu jari dan jari yang lain membentuk huruf V terbalik,  dengan bahu condong ke depan, serta  lengan dalam posisi lurus.
  • Ketika aba – aba ” bersedia “, posisi badan sedikit maju ke depan, tangan tetap lurus serta  usahakan posisi kepala rileks supaya leher tidak tegang, dan juga  pandangan kurang lebih 2 meter ke depan.
  • Selain tubuh yang tetap rileks, pikiranpun harus dikonsentrasikan pada aba – aba ” bersedia “.
Baca Juga :   √ Pencak Silat │ Jenis Pola Langkah Dalam Pencak Silat Beserta  Penjelasannya Lengkap

Gerakan Start pada Aba-aba ” Siap “

  • Angkat pinggul ke atas dengan lebih tinggi dari bahu sehingga membuat badan lebih condong ke depan.
  • Pandangan tetap fokus lurus ke depan serta  usahakan tangan untuk  tetap lurus.
  • Ketika mengangkat panggul, ambil napas  dengan dalam – dalam.
  • Fokuskan konsentrasi pada aba – aba ” siap “.

 

Gerakan Start Pada Aba – Aba ” Ya ” atau Bunyi Pistol

  • Ayunkan lengan kanan ke arah belakang dan lengan kiri ke  arah depan secara kuat. Bersamaan dengan itu, kaki kanan melangkah dengan secepat mungkin serta  kaki kiri menolak dengan  kuat – kuat untuk menambah kecepatan. Usahakan agar langkah ini dilakukan hingga sampai  dengan 70 cm di depan garis start.
  • Posisi badan meluncur lurus kedepan kemudian langkah kaki dipercepat.
  • Langkah kaki harus semakin lebar untuk memperoleh kecepatan yang  penuh, pandangan ke depan, dan  konsentrasi ke garis finish.

Kesalahan – Kesalahan dalam Start Jongkok

Pada saat  melakukan start jongkok sering terjadi beberapa kesalahan yang dapat berakibat fatal, di antaranya sebagai berikut :

  • Pandangan yang terlalu jauh ke depan, sehingga membuat leher pelari menegang. Akibatnya akan dapat mengurangi laju kecepatan.
  • Badan yang tidak seimbang, pada saat  mengangkat panggul, terjadi gerakan yang terlalu cepat dan
  • Mengangkat panggul dengan terlalu tinggi. Hal ini dapat berakibat badan tegak, terlalu cepat sehingga membuat  kecepatan start akan kurang maksimal.

Teknik Gerakan Sprint

Beberapa gerakan sprint yang wajib  dipelajari, adalah  sebagai berikut :

  • Kaki bertolak dengan sekuat – kuatnya, kemudian lutut diangkat hingga setinggi panggul, dan tangan mengayun secara bergantian supaya  badan tetap seimbang.
  • Pandangan lurus ke depan kearah garis finish.
  • Badan condong dan rileks dengan mengatur gerakan tangan.
  • Gerakan kaki dengan setinggi – tinggi nya kemudian langkah kan kaki dengan  selebar mungkin.

Teknik Mencapai Garis Finish

Gerakan ini merupakan gerakan yang di lakukan oleh pelari ketika  mencapai garis finish. Teknik gerakan mencapai garis finish, adalah sebagai berikut :

  • Tetap berlari dengan kecepatan tinggi.
  • Dada di condongkan ke bagian depan, atau kepala yang terlebih dahulu didepan serta kedua tangan yang diayunkan ke bawah belakang dengan gerakan, yang seperti merobohkan diri.
  • Bahu sebelah maju. Teknik ini bisa di lakukan dengan cara memutar dada ke bagian depan dengan ayunan tangan ke depan atas. Apabila  yang maju bahu kanan, maka kananlah yang diayunkan.
Baca Juga :   √ Bentuk - Bentuk Latihan Pada Senam Aerobik Lengkap

Peraturan Lari Jarak Pendek

Peraturan pada perlombaan lari jarak pendek yang di tetapkan oleh induk organisasi atletik dunia atau internasioal yaitu IAAF ( International Amateur Atletik Federation ) atau induk organisasi atletik Indonesia yaitu PASI ( Persatuan Atletik Seluruh Indonesia ).

Peraturan Perlombaan

Peraturan perlombaan yang digunakan  dalam lari jarak pendek adalah sebagai berikut :

  • Garis start dan finish dalam lintasan lari di tunjukan dengan sebuah garis yang selebar 5 cm siku – siku dengan batas tepi dalam lintasan. Jarak perlombaan harus di ukur dari tepi garis start ke tepi garis finish terdekat dengan garis start.
  • Aba – aba yang dipakai dalam perlombaan adalah : ” bersedia “, ” siap “, ” yak ” ataupun bunyi pistol.
  • Semua peserta lomba lari mulai berlari ketika aba – aba ” bersedia ” atau bunyi pistol yang di tembakkan ke udara.
  • Peserta yang membuat kesalahan ketika start harus di peringatkan ( Maksimal 3 kali kesalahan ).
  • Lomba lari jarak pendek pada perlombaan besar dapat dilakukan dalam 4 tahap, yaitu babak pertama, babak kedua, serta babak semi final, dan babak final.
  • Babak pertama akan diadakan jika jumlah peserta banyak, pemenang I dan II tiap heat berhak maju ke babak yang selanjutnya.

Diskualifikasi atau Hal – hal yang Dianggap Tidak Sah

  • Melakukan kesalahan dalam start lebih dari 3 kali.
  • Memasuki lintasan dari pelari yang
  • Menganggu pelari yang lain.
  • Keluar dari lintasan lari .
  • Terbukti menggunakan obat perangsang.

 Petugas atau Juri dalam lomba Lari

  • Starter, yaitu petugas yang memberangkatkan pelari.
  • Recall Starter, yaitu petugas yang mengecek atau mengabsen para pelari.
  • Timer, adalah petugas pencatat waktu.
  • Pengawas lintasan, yaitu adalah petugas yang berdiri di tempat tertentu serta  bertugas untuk mengawasi para pelari jika  melakukan kesalahan serta pelanggaran.
  • Juri kedatangan, yaitu petugas pencatat dari kedatangan pelari yang pertama hingga dengan terakhir serta  menentukan rangking atau urutan kejuaraan.
  • Juri pencatat hasil, yaitu petugas pencatat hasil sesudah pelari memasuki garis finish.

Sarana dan Prasana Lari Jarak Pendek

Beberapa peralatan yang biasa digunakan  ketika  melakukan lari jarak pendek adalah sebagai berikut :

  • Start Block ( Tempat Start )
  • Sepatu lari sprint ( Spike ) dengan ketentuan di telapak depan terdapat enam buah paku
  • Suara tembakan pistol aba – aba ( dapat  memakai  peluit atau bendera )
  • Lintasan lari ( Track )

Manfaat Sprint

  • Membakar lemak
  • Menguatkan tulang
  • Membentuk otot
  • Meningkatkan kecepatan dalam berlari
  • Memperlancar pernafasan

Demikianlah penjelasan lengkap tentang √ Sprint │ Pengertian Lari Jarak Pendek , Sejarah, Teknik, Peraturan, Nomor dan Manfaatnya semoga dapat bermanfaat serta menambah wawasan dan ilmu pengetahuan bagi kalian semua.

Baca Juga :