5 Kesalahan Lari Shuttle Run Yang Perlu Dihindari

1 min read

5 Kesalahan Lari Shuttle Run Yang Perlu Dihindari

Kesalahan Lari Shuttle Run – Shuttle run adalah lari bolak balik yang di ajarkan sebagai bagian dari olahraga latihan kelincahan. Meskipun terlihat sederhana dan juga mudah, akan tetapi ternyata ada juga beberapa kesalahan yang sering dilakukan baik disengaja maupun tidak disengaja seperti yang akan dijelaskan di bawah ini.

Posisi kaki

Pada saat melakukan shuttle run, kelincahan sangat diperlukan yang berarti tubuh harus elastis dan gesit. Apabila pada saat melakukan shuttle run tubuh atau bahkan kaki tidak rileks, maka akan sulit untuk melakukan gerakan balik badan sebagaimana yang seharusnya. Pada saat akan membalikkan badan, waktu yang digunakan mungkin akan lebih lama di bandingkan dengan yang seharusnya.

Tidak diikuti gerak lanjut

Kesalahan lain yang sering dilakukan, terutama pada anak-anak adalah gerakan lanjut yang tidak dilakukan. Pada saat sudah sampai pada titik tujuan, seharusnya langsung melakukan gerak lanjut dengan membalikkan badan dan juga kembali ke titik semula supaya dapat memperoleh poin. Apabila gerak lanjut ini tidak dilakukan, maka peserta akan diminta untuk mengulanginya kembali atau bahkan tidak memperoleh poin sama sekali.

Tidak fokus

Berbeda dengan lari pada umumnya yang dilakukan di atas lintasan lurus, shuttle run memerlukan fokus yang lebih tinggi dibandingkan dengan lari biasa. Dalam shuttle run, peserta harus berkonsentrasi penuh pada saat melakukannya karena bukan hanya gerakan lari yang digunakan, akan tetapi juga gerakan membalikkan badan.

Baca Juga :   √ Tinju │ Sejarah Tinju Dunia dan Indonesia

Apalagi jika shuttle run dilakukan dengan menggunakan bantuan bola, maka tingkat konsentrasi juga akan semakin meningkat. Peserta yang berkonsentrasi penuh akan mudah terjatuh atau lupa untuk melakukan gerakan selanjutnya.

Mengubah arah dengan kecepatan

Pada saat akan mengubah arah atau membalikkan badan, sebaiknya lakukan dengan mengurangi kecepatan. Apabila membalikkan badan pada saat kecepatan lari masih tinggi, maka kemungkinan untuk terjatuh akan lebih tinggi. Kaki akan kehilangan keseimbangan dan juga mengakibatkan tubuh oleng hingga jatuh.

 

Tidak sungguh-sungguh

Banyak peserta yang menyepelekan shuttle run sehingga tidak melakukan shuttle run dengan penuh kesungguhan. Kesalahan ini akan membuat peserta kehilangan banyak poin karena tidak bersungguh-sungguh pada saat berlari.

Demikianlah //// yang perlu dihindari. Dengan memperbanyak latihan, maka sebenarnya shuttle run sangat mudah untuk dilakukan. Demikianlah artikel kali ini semoga dapat bermanfaat dan juga berguna dalam menambah wawasan serta pengetahuan untuk anda semua, sekian artikel kali ini terimakasih banyak untuk kunjungannya dan jangan lupa juga simak artikel yang lainnya ya, terimakasih dan salam olahraga.

Baca Juga :