Capoera : 6 Teknik Dasar Capoeira Dan Penjelasannya

3 min read

Capoera : 6 Teknik Dasar Capoeira Dan Penjelasannya

Capoera – Seketika mendengar mengenai capoeira, tentu sebagian dari kita akan langsung membayangkan Brasil. Olahraga bela diri satu ini adalah hasil perkembangan para budak di Afrika (khususnya yang ada di Brasil ) pada tahun 1500-an. Memang benar, olahraga ini tidak seperti olahraga pada umumnya karena gerakannya mirip seperti gerakan menari sehingga kelihatan indah akan tetapi tetap berkekuatan.

Meskipun menyerupai tarian, perlu diketahui bahwa tendangan adalah titik berat dari capoeira ini dan biasanya akan ada iringan musik yang kita dapat sebut dengan istilah Jogo. Bicara mengenai teknik capoeira ini, maka tidak akan jauh beda dari teknik dasar Taekwondo atau Karate.  Berikut ini adalah sejumlah teknik gerakan dasar untuk bisa diperhatikan.

Ginga atau (Jin-gah)

GingaTeknik ini adalah yang paling dasar di Capoeira dan juga gerakannya termasuk bebas di mana kita dapat menyebutnya sebagai gerakan individualistis. Ginga adalah teknik bebas yang dilakukan oleh aliran Capoeira Angola, sementara teknik ini dilakukan secara lebih terstruktur sambil memperbolehkan gaya sendiri pada Capoeira Regional.

Teknik atau gerakan dasar yang kita sebut dengan Ginga ini diketahui juga sebagai persiapan atau kuda-kuda sebelum masuk pada gerakan menyerang, mengelak dan juga menghindar hingga gerakan yang lainnya. Jadi apabila Anda ingin mempelajari atau menguasai capoeira dan juga ingin menjadi capoeirista, gerakan ginga inilah yang harus di pelajari pertama kali.

Passape (Pah-sah-pay)

PassapeAda sebutan lain yang lebih sering dipakai untuk teknik capoeira satu ini, yaiu meia lua de frente di mana teknik ini berfokus pada gerakan tendangan setengah putaran depan yang dilakukan dari arah luar menuju dalam. Sasaran dari tipe tendangan ini adalah area wajah lawan serta biasanya memang digunakan sebagai serangan langsung.

Baca Juga :   √  Pengertian Pivot Bola Basket dan Cara Melakukannya

Akan tetapi tidak hanya dapat digunakan untuk menyerang langsung, teknik gerakan ini juga bisa dikombinasikan dengan gerakan armana atau Au. Karena dalam setiap teknik capoeira memerlukan kelenturan serta harus dalam kondisi tubuh stabil, sangat perlu untuk menguasai lebih dulu akan teknik Ginga supaya teknik ini dapat dijalankan dengan sempurna.

Armada (Ar-ma-dah)

Armada adalah suatu teknik gerakan yang juga penting untuk di kuasai oleh Capoeirista. Fokus gerakan adalah pada tendangan memutar. Untuk menciptakan gerakan yang sempurna untuk teknik ini, manfaatkan kekuatan otot berikut juga dengan momentum perputaran badan sebelum tangan di waktu yang sama.

Pada saat melakukan teknik ini, putar tubuh serta usahakan untuk kemudian melihat ke arah lawan lebih dulu. Setelah benar-benar siap dan juga mantap, barulah tendangan bisa dilakukan agar eksekusinya benar-benar tepat dan tidak terjadi kesalahan. Otot juga harus benar-benar berkekuatan penuh pada saat mulai menendang sehingga alangkah baiknya apabila seorang capoeirista dapat melatih kekuatan otot kaki.

Queixada (Kay-sha-da)

Apabila sebelumnya kita telah membahas mengenai gerakan passape, maka teknik queixada ini tidak jauh beda dengan passape. Tendangan yang perlu dilakukan dapat dibilang cukup mirip dan dapat dilakukan seperti kebalikan passape. Itu artinya, arah putaran hanya tinggal di balik saja, yaitu dari dalam ke arah luar.

Sasaran dari gerakan ini juga sama seperti passape di mana area wajah dan juga kepala lawan yang perlu di serang. Momentum dari tubuh yang memutarlah yang akan menghasilkan perputaran kaki paling baik. Teknik ini tidak begitu sulit sehingga menjadi teknik yang paling kerap digunakan dan bahkan kekuatannya termasuk tinggi serta gampang jika ingin mengkombinasikannya dengan teknik gerakan yang lainnya.

Baca Juga :   √ Bentuk - Bentuk Latihan Pada Senam Aerobik Lengkap

Au

AuTeknik ini adalah sebuah serangan yang juga sekaligus pertahanan. Para capoeirista perlu menguasai juga teknik satu ini karena akan menjadi pondasi sejumlah potensi kombinasi gerakan. Pada teknik ini, gerakan berfokus pada lengan serta kaki yang membungkuk di mana bagian belakangnya ditekuk.

Teknik Au inilah yang kita dapat belajar untuk mengenali sekitar kita terutama lingkungan pada saat ada lawan. Pada saat teknik gerakan ini dilakukan secara benar dan juga sempurna, maka ada kemungkinan lawan akan kehilangan keseimbangannya serta bahkan dapat berpotensi mundur. Ada berbagai variasi juga dari gerakan Au, maka sebaiknya atlet capoeira bisa mempelajari kesemuanya.

Esquiva

Tidak banyak yang begitu tahu mengenai esquiva atau escapie atau menghindar. Menghindar adalah kebalikan dari menyerang di mana artinya kita berada dalam posisi bertahan pada saat lawan mencoba menyerang. Bentuk pertahanan dengan teknik ini adalah menggerakkan badan serta kepala untuk menghindari serangan lawan dalam bentuk apapun.

Mirip dengan Ginga memang, akan tetapi kaki belakang lebih di bentangkan dan juga posisi lebih rendah dengan membawa tubuh lebih dekat pada permukaan tanah. Pada saat kaki kanan kembali, posisi tangan kanan melindungi bagian muka sedangkan tangan kiri perlu berada di lantai. Langkah ini biasanya merupakan langkah mengelak paling baik dan juga tanganlah yang di pergunakan untuk menamengi bagian wajah agar tidak terkena tendangan lawan.

Capoeira ini sangat menarik karena merupakan olahraga bela diri yang kelihatan indah akan tetapi juga tetap berkekuatan penuh pada saat menyerang maupun bertahan. Hanya saja, teknik gerakannya tidak secara mudah bisa di ingat dan oleh sebab itulah, siapapun yang hendak mempelajarinya harus memperbanyak latihan serta sangat bersabar.

Baca Juga :   Lari Shuttle Run : 5 Kesalahan Lari Shuttle Run yang Harus Dihindari

Gerakan-gerakan dasar tersebut adalah yang paling umum dan juga harus dikuasai lebih dulu sebelum mencoba variasi macam-macam gerakan yang lainnya. Apabila teknik dasar sudah bisa dilakukan secara sempurna, maka akan jauh lebih mudah pula mempelajari dan juga menguasai teknik gerakan yang lainnya, terutama gerakan-gerakan variasi.

Teknik dasar selalu meliputi teknik tendangan, bertahan melindungi diri, menyapu serta menjatuhkan lawan di mana teknik-teknik tersebut pun pasti juga bisa kita temui pada teknik dasar judo, teknik gulat, atau teknik bela diri yang lainnya. Yang membedakan capoeira dengan bela diri lainnya adalah ritme, gaya dan juga tenaga kita pada saat bermain perlu di iringi oleh musik khusus dan juga inilah yang menjadi khas dari capoeira.

Penggunaan dari instrumen musik yang sudah disebutkan akan di tentukan juga oleh filosofi setiap grup capoeira sehingga tidak dapat sembarangan memilih instrumen musik apapun. Demikianlah sedikit informasi tentang apa saja teknik capoeira yang mendasar dan juga akan menjadi pondasi bagi gerakan-gerakan yang  lainnya. Karena capoeira masih termasuk sedikit di Indonesia, kiranya makin berkembang dan juga bertambah peminatnya.

Demikianlah penjelasan mengenai Capoera : 6 Teknik Dasar Capoeira Dan Penjelasannya semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat, sekian dan terimakasih banyak untuk kunjungannya ya.

Baca Juga :