Wing Chun : 4 Teknik Dasar Wing Chun

Posted on

Wing Chun : 4 Teknik Dasar Wing Chun

Teknik Dasar Wing Chun – Wing Chun pasti sudah tak asing lagi bagi para pecinta film IP MAN karena teknik bela diri satu ini di mana secara harfiahnya mempynyaimakna nyanyian musim semi. Seni bela diri yang berasal dari Cina ini memang merupakan sebuah bentuk kombinasi antara pergulatan dan juga penyerangan jarak dekat.

Olahraga bela diri ini pun adalah suatu seni yang terbilang unik karena spesialisasinya berfokus pada pertarungan jarak dekat dengan menggunakan pukulan cepat dan juga  tendangan yang bertahan ketat ditambah gerak kaki tangkas yang mempercepat gerakan maju. Efektivitas Wing Chun bisa diperoleh dengan mengoordinasi antara pertahanan dan serangan serentak sekaligus serangan balik.

Para praktisi bela diri ini perlu mempelajari bagaimana cara melontarkan energi dalam jumlah yang tepat akan tetapi tanpa terlalu bersusah payah alias dalam kondisi santai. Para praktisi akan diajarkan bagaimana cara mengatasi serangan yang tepat dengan mengatur struktur dan juga posisi tubuh ketimbang menghadapi langsung. Untuk dapat menampilkan performa maksimal, tentunya setiap teknik dasar Wing Chun perlu di kuasai terlebih dulu.

Kuda-kuda

Para kebanyakan praktisi bela diri modern mengganggap bahwa kuda-kuda adalah teknik kuno dan juga bahkan tidak berguna. Padahal kuda-kuda adalah teknik yang perlu dilatih supaya mampu selalu berada dalam posisi dan gerakan yang seimbang tidak mudah goyah. Dalam hal ini, kekuatan otot seluruhnya akan dilatih, khususnya otot kaki agar selalu stabil. Untuk pergeseran kuda-kuda di dalam seni bela diri Wing Chun, terdapat 3 macam yang perlu untuk diketahui dan kiranya juga Anda bisa latih dengan baik:

  • One Spot Body Movement Step/Hang Ma di Tempat

Fokus dari kuda-kuda jenis ini adalah tumpuan yang ada di salah satu kaki dan juga pinggang menjadi pusat pergeseran paling besar. Pada pertarungan, Hang Ma sangatlah berguna karena kita mampu memutar tubuh ke arah lain secara langsung dan juga tidak perlu harus bertukar tempat. Situasi yang dapat dijadikan contoh adalah pada saat kita menghadapi lawan di sisi kiri lalu ada yang menyerang dari sisi kanan, otomatis kita dapat beralih ke sebelah kanan, demikian juga sewaktu posisi belakang dan depan.

  • Same Leg Body Movement Step/Hang Ma Maju dan Mundur Menggunakan Satu Kaki

Untuk jenis kuda-kuda satu ini, para pemain Wing Chun bisa bergerak pada saat dalam keadaan menyerang. Sejumlah bela diri pun sebetulnya mempunyai teknik atau latihan seperti ini di mana pada saat kita maju, yang maju lebih dulu adalah kaki depan dan waktu hendak mundur, kaki belakang dapat lebih dulu mundur. Pada saat hendak ke kiri, lebih dulu kita menggunakan kaki kiri, sedangkan ketika ke kanan bisa kaki kanan lebih dulu yang digerakkan.

  • Change Leg Body Movement Step/Thursting Step/Hang Ma Ganti Kaki
Baca Juga :   √ Salto Belakang  │ Cara Melakukan Salto Belakang dengan Mudah dan Aman  Beserta Manfaatnya

Sama seperti kuda-kuda jenis sebelumnya, kita bisa bergerak menyerang, bahkan juga dapat bertahan maupun menyerang sambil melakukan pertahanan. Sebetulnya, posisi kaki pun masih ada satu lagi, yaitu posisi satu kaki saja yang berdiri, akan tetapi posisi ini kebanyakan hanya digunakan untuk latihan. Padahal sebetulnya, latihan posisi ini cukup penting karena berguna pada saat dalam pertarungan yang tempatnya kurang rata.

  • Siu Nim Tao

Secara harfiah, Siu Nim Tao mempunyai makna Gagasan Kecil di mana hal ini adalah dasar untuk banyak sekali gerakan di dalam olahraga bela diri Wing Chun dan Siu Nim Tao ini adalah sebuah bentuk gerakan pertama di mana kuda-kuda yang telah disebutkan sebelumnya akan dipelajari juga.

  • Gong Lik

Gong LikDalam Siu Nim Tao, perhatikan dan juga pahami akan Gong Lik di mana bagian ini lebih berfokus pada struktur dan juga relaksasi. Kuda-kuda terbuka yang akan menggiring Anda ecara berhadapan dengan lawan langsung merupakan fokus dari latihan ini nantinya.

  • Dalam melakukannya, ambil sikap berdiri dan juga menghadaplah ke depan.
  • Ujung telapak kaki geser sedikit ke luar akan tetapi lutut tetap dijaga dalam kondisi menekuk.
  • Tumpuan berat badan pun akan merata pada kedua kaki.
  • Konsentrasikan pada posisi kedua lengan maupun siku agar dapat langsung mulai mempelajari gerakan lengan dan tangan.
  • Gunakan kedua sisi tubuh secara seimbang dalam hal ini.
  • Fajing

Bagian kedua pada Siu Nim Tao adalah Fajing di mana dalam teknik ini berfokus pada pengembangan teknik pelepasan energi. Pada tahap ini, praktisi bisa belajar mengenai penggunaan kekuatan serta cara menjaga energi dan kekuatan sekaligus. Pastikan posisi tubuh selalu terjaga supaya tetap rileks hingga tangan benar-benar siap melakukan serangan.

Berlatih pikulan telapak terbuka atau yang disebut juga dengan yan jeung. Tangan perlu dalam keadaan membuka, ke,udian berotasi menghadap ke arah bawah kemudian gerakkan ke bawah supaya dapat menghajar lawan.

Gerakan Tangan dan Tangkisan

Dalam keahlian yang kiranya juga terdapat di dalam teknik dasar taekwondo ini, terdapat 3 macam yang perlu dilatih, antara lain adalah pukulan (Huen Sau/Pak Sau), tangkisan dengan menggunakan telapak tangan (Tan Sau), tangan membuka (Gan Sau), dan gerakan tangan mirip sayap yang gunanya untuk menangkis (Bong Sau). Perlu diketahui bahwa sebagian besar Siu Nim Tao justru malah terdiri dari kombinasi seluruh gerakan tersebut. Dan pada saat melakukannya, pastikan melatih bagian kiri lebih dulu sebelum sisi kanan.

  • Chum Kiu
Baca Juga :   √ Teknik Dasar Kungfu

Dari Siu Nim Tao, praktisi bisa berlanjut mempelajari Chum Kiu yang juga sama wajibnya. Secara harfiah, arti dari Chum Kiu ini adalah mencari jembatan dan fokus gerakan adalah untuk melengkapi yang sebelumnya telah dipelajari di bagian gerakan latihan dasar Siu Nim Tao. Pada Chum Kiu ini, fokus utama adalah tentang bagaimana supaya tubuh bisa dibawah secara efisien dan tepat. Praktisi juga perlu memerhatikan distribusi tumpuan berat badan dan juga keseimbangan, lalu praktisi juga akan diperkenalkan dengan gerakan seperti kaki memutar dan juga menendang pada tahap ini.

  • Juun

Di dalam Chum Kiu, kita perlu mempelajari yang namanya Juun di mana praktisi akan belajar lebih dalam memerhatikan lingkungan di sekitarnya hingga apa yang ada di belakang badan mereka agar dapat melakukan pertarungan secara efektif.

Pada Juun jugalah, praktisi akan diperkenalkan dengan gerakan lengan tingkat menengah, contohnya adalah dengan mencungkil mata atau Fut Sau dan juga mematahkan serangan lengan atau Jip Sau. Sebisa mungkin, gerakan ini perlu dilakukan secara cepat, kuat, lincah dan juga stabil.

  • Ser

Fokus penekanan ada pada cara membelokkan serangan lawan serta bahkan praktisi juga bakal mampu membalikkan energi serangan tersebut. Ini dapat menjadi aksi yang cukup luar biasa dalam melindungi diri tanpa menyerang. Asalkan kaki dan juga tangan dapat digerakkan secara cepat, stabil, kuat dan selaras, maka biasanya hasilnya akan sangat baik pada saat melawan musuh.

Dalam latihan ini, praktisi perlu belajar bagaimana menggerakkan kaki serta tangan secara kesatuan dan juga menggerakkan sendiri-sendiri bagian-bagian tersebut dengan benar.

Kombinasi Tangan Kaku dan Gerakan Tubuh Lemas

Pada tahap ini, praktisi harus fokus pada daya guna kekuatan bersama dengan gerakan tangan dan juga kaki. Kombinasi gerakan tangan kaku dan juga gerakan tubuh lemas adalah inti dari tahap ini yang tujuannya adalah untuk mengakomodir sejumlah ragam konsep pertarungan.

Praktisi juga perlu mempelajari tentang cara membelokkan tubuh ke kanan dan kiri agar dapat seimbang. Tak hanya itu, dengan menguasai atau melatih teknik ini, para praktisi juga bisa memperoleh keuntungan, yaitu mampu menjumpai garis tengah pada saat pertarungan sedang berlangsung.

Teknik Tinggi

  • Biu Gee

Biu GeeInti dari gerakan teknik ini adalah melesatkan jemari di mana fokusnya adalah pada penggunaan kekuatan jarak yang begitu dekat. Praktisi juga pada tahap ini belajar mengenai  teknik darurat tentang cara memperoleh garis tengah kembali sewaktu bertahan ketika terjatuh atau terperangkap.

Baca Juga :   √ Materi Bulu Tangkis │ Pengertian, Sejarah, Teknik, Peraturan, Ukuran Lapangan, Dan Manfaatnya

Kombinasi gerakan kaki dan tangan adalah yang perlu digunakan pada tahap ini dan akhirnya praktisi dapat ditempatkan pada posisi menyerang yang biasanya ampuh untuk membuat lawan lumpuh. Kaki dan juga tangan perlu lebih dulu dilatih kekuatannya agar dapat menjadi stabil dan juga mampu mengancam musuh dengan teknik ini.

  • Muk Yan Chong

Muk Yan ChongSecara harfiah, maknanya adalah boneka kayu dan jika Anda pernah menonton Karate Kid, di dalam film ini ada latihan serupa yang pastinya tidak asing bagi Anda. Teknik tingkat tinggi ini memberikan pelajaran dengan berlatih dengan boneka kayu yang berperan sebagai musuh diam. Dengan cara ini, maka praktisi akan mampu mengidentifikasi sekaligus mempelajari gerakan kaki dan tangan yang bersentuhan atau berkoneksi dengan lawan. Cara ini menjadi langkah jitu untuk mengerti juga pergerakan lawan pada saat fokus sehingga kita bisa mengalahkannya.

  • Luk Dim Boon Kwun

Teknik tinggi lainnya ini disebut juga dengan istilah Teknik Tongkat 6,5 Poin, apa itu ? Jadi pada fokusnya, latihan teknik ini meminta praktisi menggunakan tongkat yang dijadikan sebagai senjata pada saat melakukan penyerangan terhadap lawan.

Pertarungan dengan senjata semacam tongkat bakal membuat keahlian para praktisi meningkat, khususnya dalam hal pertahanan dan juga keseimbangan. Untuk berlatih dengan menggunakan senjata, walaupun berupa tongkat, sebaiknya latihan dilakukan di bawah pengawasan pelatih dan agar gerakan bisa dilakukan secara benar dan juga tepat.

  • Baat Jaam Dao

Pisau Kupu-kupu atau Delapan Pedang Pemotong adalah teknik paling tinggi di mana praktisi dapat berlatih menggunakan 2 buah senjata berupa pedang yang pendek. Hanya saja, hanya orang-orang tertentu dan juga terpilihlah yang boleh mempelajari teknik ini, maka tidak sembarangan dan bahkan tidak akan diajarkan kepada seluruh orang meski sudah sampai di tingkat ini.

Presisi, teknik dan posisi adalah 3 hal yang difokuskan, akan tetapi ada pengubahan gerakan kaki dan juga tangan dari teknik sebelumnya karena praktisi memegang pedang. Karena latihan ini memanfaatkan 2 buah senjata tajam berupa pedang pendek yang mirip seperti pisau, pastikan untuk tidak membahayakan keselamatan orang di sekitar kita ketika berlatih.

Demikianlah artikel kali ini yang membahas mengenai Wing Chun : 4 Teknik Dasar Wing Chun semoga bermanfaat, terimakasih banyak untuk kunjungannya.

Baca Juga :