√ Tenis Meja : Pengertian,  Teknik, Peraturan, Ukuran  Dan Manfaat

4 min read

√ Tenis Meja : Pengertian,  Teknik, Peraturan, Ukuran  Dan Manfaat

Tenis Meja –  Artikel kali ini akan membahas mengenai Tenis meja yang meliputi pengertian , teknik , peraturan , ukuran dan juga manfaatnya . Langsung saja kita simak penjelasan berikut ini secara seksama.

Pengertian Tenis Meja Menurut Para Ahli

Salim

Tenis meja adalah sebuah permainan sederhana dengan gerakan memukul, mengontrol,  dan menempatkan bola  dengan sekuat mungkin supaya  lawan tidak bisa  mengembalikan bola.

Hutasuhut

Tenis meja adalah  permainan yang di mainkan di atas meja dengan bola yang di bolak – balikkan dengan  secepat mungkin dengan menggunakan pemukul.

 Scharff

Tenis merupakan sebuah  olahraga dengan menggunakan  raket yang dimainkan secara 1 lawan 1 atau tunggal dan 2 lawan 2 atau ganda.

Dari  beberapa pengertian tenis meja menurut para ahli, dapat disimpulkan  sebagai berikut :

Tenis Meja adalah salah satu  dari cabang olahraga dalam permainan bola kecil yang di lakukan dengan cara memukul bola kesana – kemari dengan kuat supaya  pukulan yang di berikan tidak dapat  di kembalikan oleh lawan.

Teknik dasar tenis meja

  1. Teknik Memegang Bet

Teknik dasar yang terpenting dalam permainan tenis meja merupakan  cara memegang bet. Bet adalah alat pemukul yang dipakai  dalam permainan tenis meja. Dalam bermain tenis meja, memegang bet tidak boleh asal – asalan, karena  harus memakai teknik supaya  nyaman dalam memukul bola.

Cara memegang bet akan menentukan teknik permainan. Cara bermain tenis meja pada umumnya memiliki  dua grip. Satu grip untuk stroke forehand ( pukulan sisi kanan tubuh ), dan  satu grip lagi untuk stroke backhand ( pukulan sisi kiri tubuh ).

Selanjutnya  kita akan mempergunakan istilah Backhand stroke dan Forehand stroke. Namun , bagi yang ingin mengembangkan dan mendalami tenis meja, cara ini kurang tepat. Kita harus mencari grip yang bisa  dipakai  baik untuk forehand stroke ataupun  backhand stroke.

Baca Juga :   Bela Diri  Hapkido Beserta Teknik Yang Wajib Dipelajari
Penhold Grip

Teknik memegang bet dengan cara seperti memegang pena. Teknik ini banyak digunakan  oleh pemain profesional, terutama di benua Asia. Cara melakukannya adalah  sebagai berikut.

  • Bagian depan gagang bet di pegang melingkar oleh ibu jari dan jari telunjuk. Ketiga jari yang lainnya menahan di belakang gagang bet.
  • Pegangan ini dipakai oleh pemain tipe menyerang dengan pukulan forehand drive yang merupakan satu – satunya andalan dalam pertandingan.
Shakehand Grip

Teknik memegang bet dengan cara seperti menjabat tangan seseorang. Teknik ini banyak digunakan  oleh pemain profesional, terutama di benua Eropa. Cara melakukannya  adalah sebagai berikut :

  • Bagian depan gagang bet di pegang dengan melingkar oleh ibu jari dan ketiga jari lainnya. Jari telunjuk terpisah menahan di belakang bet.
  • Posisi bet berdiri mengarah ke depan serta ke belakang pemain.
Seemiller Grip

Teknik ini sekilas mirip dengan shakehand grip,  akan tetapi yang membedakannya adalah apabila  jari telunjuk pada shakehand grip menempel dengan jari  yang lainnya, maka jari telunjuk pada seemiller grip di pisah dengan jari lainnya.

  1. Posisi Tubuh

Penempatan posisi tubuh yang baik merupakan bagian terpenting untuk mengembangkan permainan dengan teknik berbagai pukulan. Cara penempatan posisi tubuh yang baik dalam permainan tenis meja adalah sebagai berikut :

  • Berdirilah dengan menghadap ke arah permainan.
  • Atur supaya kedua kaki di buka sejajar dan kedua lutut agak ditekuk. Selanjutnya , badan agak membungkuk dan salah satu tangan memegang bet di depan badan.
  • Berat badan bertumpu pada kedua ujung kaki supaya leluasa untuk melakukan gerak.
  • Tempatkan posisi badan di tengah – tengah belakang meja dengan jarak secukupnya. Kaki yang menumpu berat badan menghadap ke arah datangnya bola serta ditekuk pada lututnya. Kaki yang akan dipakai  untuk mengontrol di putar keluar sehingga kaki bagian dalam menghadap ke arah datangnya bola. Mula – mula, kaki yang dipakai  untuk mengontrol bola digerakkan ke depan yang menyongsong datangnya bola.
  1. Posisi Kaki

Posisi kaki dalam permainan tenis meja adalah sebagai berikut :

  • Square stance, yaitu posisi kaki sejajar, badan menghadap penuh ke meja.
  • Side stance, posisi badan menyamping, dengan salah satu kaki ditempatkan di depan dan di belakang ( zig – zag ).
  • Open stance, posisi salah satu kaki di depan dan di belakang seperti side stance ( modifikasi ). Stance bertujuan backhand block.
  1. Teknik Pukulan Tenis Meja

Teknik olahraga tenis meja ke – 3 adalah teknik memukul. Teknik ini merupakan  inti dari permainan tenis meja, pukulan yang baik dan benar akan membawa  pada kemenangan. Berikut adalah teknik memukul yang digunakan di berbagai kondisi.

  • Pukulan forehand : dipakai  ketika  bola berada di sisi kanan anda.
  • Pukulan backhand : dipakai ketika bola berada di sisi kiri anda.
  • Push : teknik memukul dengan cara mendorong, sikap bet terbuka.
  • Drive : teknik memukul dengan cara menggerakkan bet dari bawah serong ke atas, sikap bet tertutup.
  • Block : teknik memukul dengan gerakan mendrop bola atau sebagai tindakan untuk memberhentikan bola, sikap bet tertutup.
  • Chop : teknik memukul dengan gerakan seperti menebang pohon atau gerakan membacok.
  • Service : teknik memukul untuk menempatkan bola pertama ke dalam permainan. Servis harus diawali dengan melambungkan bola sebelum bola tersebut di pukul. Bola harus melewati atas net serta  bola akan berada di daerah lawan.
  1. Teknik Servis Tenis Meja

Servis merupakan  salah satu teknik dasar tenis meja yang dipakai  sebagai awal di mulainya pertandingan. Anda harus benar  – benar  menguasai cara servis yang baik dan benar supaya  lawan kesulitan dalam mengembalikan bola. Terdapat  2 macam servis yang harus anda tahu, yaitu sebagai berikut :

  • Servis forehand : dilakukan dengan cara posisi tubuh berada di arah kanan dengan pandangan yang mengarah ke bola. Tangan kanan berada di samping kanan badan sambil memegang bet dengan siku ditekuk 90 derajat, dan  telapak tangan kiri memegang bola kemudian sesudah  itu lambungkan dengan tidak terlalu tinggi lalu pukul.
  • Servis backhand : dilakukan dengan cara posisi tubuh berada di tengah dengan pandangan menghadap ke bola. Tangan kanan memegang bet dengan  cara mendekatkan ke pinggang sebelah kiri. Telapak tangan memegang bola yang selanjutnya  bola di lambungkan tidak terlalu tinggi kemudian
Baca Juga :   Renang : Teknik Dasar Renang Gaya Crawl

Peraturan Tenis Meja

Berikut ini adalah peraturan dalam permainan tenis meja :

Ukuran  Tenis Meja

Meja terbuat dari kayu  yang keras yang bisa  memantulkan bola dan berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran sebagai berikut :

  • Panjang : 2,74 m
  • Lebar : 1,52 m
  • Tebal meja : 3 cm
  • Lebar garis sisi : 1 cm
  • Tinggi meja dari lantai : 76 cm

Net ( Jaring )

Jaring terbuat dari nikon atau bahan yang  lain yang sejenis, dengan warna hijau tua serta  pada  bagian sisi dilapisi dengan pita yang berwarna putih. Jaring ( net ) memiliki  ukuran sebagai berikut :

  • Panjang : 1,83 m
  • Tinggi jaring : 15,25 cm
  • Lebar pita : 15 mm

Bola

Bola harus berbentuk bulat dan terbuat dari bahan seluloid putih dengan ukuran sebagai berikut :

  • Berat : 24,0 – 25,3 g
  • Diameter : 37,2 – 38,2 mm

Alat Pemukul ( Bet )

Alat pemukul ( Bet ) harus terbuat dari kayu. Daun pemukul dilapisi dengan karet berbintik yang menonjol ke bagian luar dan tebal keseluruhan tidak melebihi 22 mm. jika  bet terdiri atas lapisan karet yang berbusa yang di lapisi karet berbintik yang menonjol ke luar dan ke dalam, tebal lapisan keseluruhannya adalah  4 mm.

Aturan Melakukan Servis

  • Servis di lakukan dengan posisi bola yang berada di tengah telapak tangan dalam keadaan diam yang selanjutnya dilambungkan secara vertikal.
  • Tidak boleh membuat bola berputar ketika dilambungkan.
  • Servis dilakukan apabila bola dilihat oleh lawan.

Satu set pertandingan

Satu set pertandingan berakhir jika  salah satu pemain sudah  mencapai 11 poin, baik tunggal ataupun ganda.

Perhitungan poin

Pemain akan memperoleh  poin atau nilai apabila  seperti berikut ini :

  • Bola melayang melewati meja tanpa memantul dengan terlebih dahulu.
  • Lawan telah lebih dulu menyentuh bola tanpa dapat
  • Lawan tidak dapat mengembalikan bola dengan benar atau tepat.
  • Lawan memukul bola dengan sisi daun raket yang tanpa pelapis karet.
  • Servis yang di lakukan oleh lawan tidak baik atau sempurna sehingga menyebabkan bola tidak melewati net atau melewati net, akan tetapi tidak memantul di meja.
  • Lawan memukul bola lebih dari sekali sebelum bola melewati net.
  • Lawan membuat gerakan menyentuh net.
  • Lawan menyentuh meja dengan tangan yang tidak memegang bet.
  • Lawan membuat gerakan yang dapat menyebabkan permukaan meja bergerak.
  • Lawan memukul bola tidak secara berurutan ( untuk nomor ganda ).
Baca Juga :   √ Tenis Meja │ Sejarah Tenis Meja di Indonesia Secara Singkat dan Lengkap

Manfaat Tenis Meja

  • Mencegah penyakit alzheimer
  • Memperlancar peredaran darah
  • Menghindari Stroke

Demikianlah ulasan mengenai √ Tenis Meja : Pengertian,  Teknik, Peraturan, Ukuran  Dan Manfaat semoga dapat bermanfaat dan juga berguna dalam menambah wawasan serta ilmu pengetahuan untuk kalian semua , terimakasih.

Baca Juga :