Gulat : 4 Teknik Gulat Beserta Gambarnya

4 min read

Gulat : 4 Teknik Gulat Beserta Gambarnya

Teknik Gulat – Gulat adalah jenis olahraga bela diri di mana kontak fisiklah yang diutamakan dan harus diantara 2 orang. Pegulat adalah sebutan untuk seseorang yang menggeluti olahraga gulat serta menjadi atlet atau pesertanya. Seorang pegulat perlu mengontrol lawan dan juga menjatuhkan mereka nanti di akhir. Teknik fisik tentu merupakan yang paling utama di sini untuk bisa menang.

Gulat adalah jenis olahraga bela diri dengan risiko luka serius dengan sejumlah tekniknya yang terkenal seperti clinch fighting, leverage, joint lock, dan grappling hold. Karena sudah lebih dari 100 tahun gulat menjadi bagian dari olahraga olimpik, gulat bukanlah suatu olahraga yang asing lagi ,Bahkan sejarahnya pun termasuk panjang dengan banyak gaya yang ditawarkan.

Tentang Gulat Profesional

Gulat profesional atau gulat pro adalah olahraga yang diketahui sebagai bentuk hiburan dan pada umumnya ada promotor yang akan mengadakan siaran langsung untuk menayangkan gulat profesional ini. Akan tetapi pada gulat profesional ini, terdapat beragam peralatan yang bentuknya berbeda-beda dan dapat digunakan saat bertempur.

Pada gulat komersial ini, sudah ada pengaturan pada konten pertandingan berikut juga tindakan agresif yang diikuti dengan reaksi para pegulat tersebut agar keduanya aman dan terlindung. Sebelumnya tidak banyak yang tahu akan fakta ini, akan tetapi kini gulat profesional sudah sangat terbuka kebenarannya. Dan pada jenis gulat pro ini, selalu ada komunikasi antara pegulat individu dan juga penggemar yang disertai juga dengan promosi via media luar.

Sifat fiksi pun sudah diakui lewat media tersebut yang biasanya dilakukan dalam bentuk wawancara. Dan untuk pertandingan yang telah melalui proses pengaturan dan perencanaan lebih dulu dapat disebut dengan kayfabe. Konten dalam gulat pro ini biasanya memang agresif akan tetapi selalu harus ada komunikasi antara pegulat yang berpartisipasi dalam pertandungan tersebut. Akan tetapi pada kesempatan kali ini, kita akan melihat apa saja teknik gulat yang dipergunakan dalam pertandingan biasa.

Baca Juga :   Ternyata Begini Cara Gowes Sepeda Yang Baik Dan Benar

1. Clinch Fighting

Clinch Fighting Pada gulat, terdapat 4 teknik yang paling dikenal, dan salah satunya adalah clinch fighting. Pada teknik umum satu ini memang tergolong sulit dan juga istilah bagi cara ini adalah bertempur dengan memiting. Pertarungan pada olahraga gulat ini memang berfokus pada cara memiting.

Diyakini bahwa dengan teknik memiting, lawan akan di buat mati kutu serta tidak berkutik. Ini karena pada dasarnya memiting adalah cara untuk mematikan gerakan efektif lawan pada saat hendak melakukan serangan terhadap kita. Ini akan lebih menguntungkan juga jika kita mempunyai berat dan tinggi yang lebih dari lawan.

Jadi intinya, lawan tidak akan mampu menggunakan tendangan, tinjuan, dan juga senjata. Bahkan memiting ini biasa juga di gunakan sebagai peralihan dari model stand-up fighting ke ground fighting. Clinch fighting ini otomatis membuat lawan terkunci serta tidak mudah untuk melakukan perlawanan karena tubuh lawan sudah tidak mampu bergerak dengan leluasa seperti semula.

2. Leverage

Istilah leverage sendiri merupakan mengambil keuntungan, jadi hal ini mengartikan bahwa pegulat yang lebih tinggi dari lawannya akan lebih mudah untuk memenangkan pertarungan. Pada saat seorang pegulat memperoleh lawan lebih pendek, baginya akan mudah memudarkan keseimbangannya dan juga pegulat yang lebih tinggi tersebut bakal menjadi pengendali di pertandingan.

Rata-rata pegulat dengan tubuh lebih tinggi mempunyai kekurangan pada kekuatan menembak lawannya sehingga untuk melawan dibutuhkan penggunaan jangkauan panjang untuk kemudian dapat meraih pergelangan kaki lawan. Dengan gerakan inilah biasanya para pegulat bertubuh tinggi berhasil mengeksekusi dengan baik dan mengambil keuntungan dengan sempurna.

Pada teknik meraih pergelangan kaki lawan, maka seorang pegulat akan mampu mengangkat satu kakinya dari matras dan kemudian menyapu atau menyandung kaki lain lawan sehingga pada akhirnya ia mampu dijatuhkan. Dengan cara begini, maka otomatis seorang pegulat dapat mengendalikan pertarungan dengan mengambil keuntungan dan juga berada tepat di atas tubuh lawannya.

Hip Throws

Masih termasuk dalam teknik leverage, hip throws adalah teknik yang juga mengambil keuntungan dari lawan. Dengan cara membanting bagian pinggang lawan, ini adalah gerakan efektif bagi setiap pegulat yang postur tubuhnya tinggi dengan kaki yang panjang. Sesudah memastikan posisi tubuh bagian atas lawan, langkah kaki dapat diposisikan antara tubuhnya untuk mengambil kesempatan dan keuntungan.

Baca Juga :   √ Tenis Meja │ Sejarah Tenis Meja di Indonesia Secara Singkat dan Lengkap

Dengan bagian pinggang d iposisikan di bawah pinggang lawan sesudah gerakan menyilang, maka sebaiknya langsung mengambil gerakan dengan mengangkat sedikit tubuh lawan. Barulah sesudah itu lawan dapat dibanting ke arah belakang pada matras. Ini adalah suatu taktik dan juga teknik yang cukup bisa mematikan gerakan lawan serta akhirnya memenangkan pertarungan karena lawan tidak lagi dapat berkutik.

Cradles

Teknik gerakan ini pun masih menjadi bagian dari teknik leverage serta teknik ini berfokus pada keuntungan seorang pegulat dalam meletakkan lawan di punggungnya. Pada teknik ini, seorang pegulat dengan tubuh yang lebih tinggi dan juga lengan yang lebih panjang dapat melakukan headlock atau kunci pada kepala lawan dengan satu lengan.

Sementara itu  lengan sisi lainnya dapat diposisikan di bawah salah satu atau kedua kaki. Tangan kemudian dapat dikunci rapat dengan menariknya lebih dulu kemudian mengarahkan kepala lawan serta lutut di waktu yang sama. Kaki panjang para pegulat bertubuh tinggi juga mampu menambah keuntungan dengan memiringan tubuh bagian atas lawan ke matras.

Sprawl

Pegulat berpostur tubuh tinggi mempunyai reaksi yang cukup cepat terhadap serangan lawannya yang secara tiba-tiba sehingga mampu mengambil keuntungan. Pada teknik ini, fokusnya adalah dengan menarik kedua kaki kita serta jatuhkan diri ke matras kemudian kita dapat menerkam lawan dengan berada di atasnya saat ia mencoba untuk menyerang.

Dengan ukuran tubuh yang lebih dari lawan, maka kita dapat meraih bagian bawah tubuh lawan dan juga mengunci lengan lawan. Sesudah itu, lanjutkan dengan membalikkannya ke punggungnya dan sesudah itu bagian pinggang lawan dapat coba dikunci juga agar dia sama sekali tidak bisa bergerak dan juga tidak dapat melawan kembali.

3. Joint Lock

Joint Lock Pada gulat, ada juga teknik yang dinamakan dengan joint lock di mana teknik satu ini berfokus pada keterlibatan manipulasi sendi lawan. Pada teknik dasar judo pun ada hal seperti ini di mana dapat disebut dengan teknik penguncian bersama dan itu artinya seorang pegulat hanya butuh mengisolasi sendi lawan untuk lawan tidak dapat bergerak seperti normalnya.

Baca Juga :   √ Tenis Meja │ Cara Melakukan Pukulan Drive Dalam Permainan Tenis Meja

Teknik ini akan memberikan rasa sakit pada bagian sendi dan juga mampu memicu cedera pada lawan kalau penerapannya dilakukan secara mendadak atau paksa. Risiko yang terjadi antara lain adalah kerusakan otot, ligamen dan juga tendon. Tidak hanya itu saja , lawan pun mempunyai potensi mengalami patah tulang karena gerakan ini.

Pada bela diri Judo, mengombinasikan penguncian berdiri dengan bantingan sangatlah dilarang karena mampu merusak fisik lawan yang sudah dijatuhkan. Akan tetapi  pada olahraga bela diri lain seperti Taijutsu, Jujutsu, Hapkido, Choy Li Fut dan Aikido, teknik ini justru di perbolehkan penerapannya. Joint lock ini biasanya meliputi, kuncian pergelangan tangan, kuncian spinal, kuncian kaki, serta kuncian lengan maupun juga manipulasi sendi kecil.

  1. Grappling Hold

Pada teknik gulat, tidak ketinggalan juga ada teknik bernama grappling hold atau pegangan yang biasanya juga ada pada teknik bela diri Judo. Cara ini merupakan cara yang tepat jika hendak mengendalikan gerakan dan posisi lawan. Pada teknik ini, terdapat  beberapa fungsi yang banyak diterapkan.

Contoh gerakan grappling berfokus pada clinching, submission dan juga pinning. Joint lock pun pada dasarnya juga bisa dimasukkan dalam grappling hold ini karena intinya adalah memegang serta mengunci sekaligus. Pada teknik ini ada berbagai macam hal yang perlu untuk di pahami sekaligus di pelajari oleh seorang pegulat pemula.

Demikianlah pembahasan mengenai Gulat : 4 Teknik Gulat Beserta Gambarnya semoga bermanfaat.

Baca Juga :