Tujuan Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan

2 min read

Tujuan Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan

Tujuan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan – Sejak kecil atau sejak masih di bangku taman kanak-kanak, biasanya anak kecil sudah mulai dikenalkan dengan pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Mulai dari bangku sekolah dasar, pendidikan jasmani olahraga danjuga kesehatan mencakup berbagai materi yang variatif serta terkadang menjadi tantangan bagi para siswa. Berikut ini admin akan membahas mengenai tujuan dari pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, langsung saja kita simak ulasan berikut ini.

Tujuan Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional ( Permendiknas ) nomor 22 tahun 2006, berikut ini adalah beberapa tujuan dari pendidikan jasmani olahraga dan juga kesehatan.

1.Mengembangkan keterampilan pengelolaan diri dalam agar pengembangan dan juga pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat dengan melalui berbagai aktivitas jasmani dan olahraga yang terpilih.

Anak kecil biasanya cenderung tidak peduli akan pola hidup sehat dan juga akan mengabaikannya jika tidak dibimbing menggunakan cara yang tepat. Pendidikan mengenai olahraga dan kesehatan memang sebaiknya diberikan sejak siswa sekolah dasar agar siswa lebih paham akan manfaat hidup sehat serta olahraga. Dengan menerapkan hal ini, diharapkan semua materi yang di ajarkan akan menjadi kebiasaan yang baik. Sebagai hasilnya maka masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang sehat dan juga gemar berolahraga.

2.Meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik

Salah satu ciri dari makhluk hidup yaitu bertumbuh dan berkembang. Sebagai makhluk hidup, manusia juga tentu bisa tumbuh serta berkembang. Tumbuh dan kembang setiap manusia tentu berbeda-beda, dipengaruhi oleh faktor genetik, asupan nutrisi atau gizi, dan kebiasaan. Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan mengajarkan kebiasaan baik bagi para siswa agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Baca Juga :   √ Pengertian Petanque  │  Permainan Tradisional Asal Perancis

Dengan belajar tentang olahraga, siswa akan menjadi lebih sehat sehingga akan tumbuh menjadi manusia dengan fisik yang sehat, bugar, dan juga kuat. Selain itu, perkembangan psikis anak juga akan menjadi lebih baik karena siswa tidak hanya belajar secara pasif di ruang kelas, akan tetapi juga belajar mempraktekkkan ilmu jasmani, olahraga, serta kesehatan yang diperoleh.

3.Meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak dasar

Dengan belajar tentang olahraga dan kesehatan, siswa akan sering melakukan aktivitas fisik. Aktivitas ini membutuhkan gerakan tertentu yang sesuai supaya dapat dilakukan dengan baik dan meningkatkan kesehatan secara efektif.

4.Meletakkan landasan karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung di dalam pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan.

Penanaman karakter moral yang kuat tidak cukup diberikan hanya dengan memaparkan materi secara lisan. Penanaman karakter membutuhkan usaha yang terus menerus, baik secara sadar maupun secara tidak sadar. Pemberian materi karakter moral secara implisit biasanya akan memberikan hasil yang lebih baik dan juga kemungkinan untuk terus diterapkan akan lebih besar. Dalam pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan terdapat internalisasi nilai yang bisa membentuk karakter moral yang kuat. Misalnya, ketika mempelajari permainan sepak bola, siswa juga belajar untuk menjadi lebih jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan percaya diri.

5.Mengembangkan sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggung jawab, kerja sama, percaya diri dan demokratis.

Tidak diragukan lagi bahwa salah satu tujuan dari berolahraga yaitu membentuk sifat-sifat yang baik bagi manusia. pada umumnya, orang yang gemar berolahraga serta bertanding akan mempunyai sifat yang sportif, jujur, disiplin, bertanggung jawab, senang bekerja sama, percaya diri, dan juga demokratis. Untuk menghindari sifat buruk yang dapat muncul saat berolahraga dan beraktivitas bersama orang lain, pendidikan jasmani, olahraga, dan juga kesehatan tentu diperlukan.Siswa perlu pendampingan mengenai apa yang harus ia lakukan saat memenangkan kompetisi, saat kalah kompetisi, ataupun tentang bagaimana harus bersikap selama kompetisi berlangsung.

Baca Juga :   Gulat : 4 Teknik Gulat Beserta Gambarnya

6.Mengembangkan keterampilan untuk menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain dan lingkungan.

Secara langsung, keterampilan untuk menjaga keselamatan bisa dilihat jika seseorang belajar mengenai olahraga bela diri. Akan tetapi, rupanya secara umum, pendidikan jasmani, olahraga, serta kesehatan juga mampu membuat siswa mempunyai kemampuan dasar yang diperlukan. Dengan berolahraga dan hidup sehat, manusia akan mempunyai tubuh yang lebih bugar dan jauh dari penyakit. Manusia yang bugar akan mempunyai kemampuan untuk menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan secara lebih baik.

7.Memahami konsep aktivitas jasmani dan olahraga di lingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang sempurna, pola hidup sehat dan kebugaran, terampil serta memiliki sikap yang positif.

Dengan mempelajari pendidikan jasmani, olahraga, serta kesehatan diharapkan siswa bisa paham bahwa apa yang ia pelajari itu adalah  hal yang penting. Manfaatnya bisa dilihat dari pertumbuhan fisik, pola hidupnya yang menjadi lebih baik, serta perkembangan psikisnya sehingga ia memiliki sifat-sifat yang positif.

Demikianlah penjelasan mengenai Tujuan Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan semoga bermanfaat, sekian dan terimakasih banyak untuk kunjungannya ya.

Baca Juga :