√ Golf │Sejarah Golf di Indonesia dan Dunia

2 min read

√ Golf │Sejarah Golf di Indonesia dan Dunia

Sejarah Golf di Indonesia dan Dunia – Materi kali ini akan membahas mengenai sejarah golf di Indonesia dan di dunia , Sejarah golf dimulai dengan asal – usul yang kurang jelas, akan tetapi  berbagai kalangan umumnya setuju dengan teori bahwa olahraga golf berasal dari Skotlandia sekitar pada  tahun 1100-an. Seorang penggembala Skotlandia memukul – mukul bola kecil hingga masuk ke  dalam lubang sarang kelinci ditempat yang sekarang menjadi The Royal and Ancient Golf Club of St.  Andrews .

Sejarah Golf di Indonesia

Menurut catatan sejarah, Batavia Golf Club merupakan  klub pertama yang didirikan di Hindia Belanda atau Indonesia pada tahun 1872. Pendirinya yaitu  Mr. A. Gray dan Mr. T.C Wilson. Ketika  itu jumlah anggotanya terdapat  16 orang yang  berasal dari Inggris. Lokasi awal lapangan golf pertama di Indonesia ini berada di Jakarta, tepatnya berada  di kawasan Gambir, yang dahulu bernama Koningsplein. Bukti bahwa permainan golf berada di Koningsplein adalah  yaitu literatur dari The Annual Golfing volume 13, catatan A. Gray presiden pertama perkumpulan Batavia Golf Club mengatakan  bahwa “l apangan dengan jumlah 9 hole yang bervariasi dari 210 – 450 yard, 36 par berada di King’s Park “.

King’s Park sendiri merupakan istilah Inggris untuk Koningsplein. Hal ini menjadi fakta yang membuktikan bahwa Batavia Golf Club sebagai sebuah klub sudah  berdiri sejak tahun 1872 dengan lapangan golfnya yang  berada di Gambir atau Koningsplein. Ketika  masih di Koningsplein, Batavia Golf Klub sempat vakum selama 20 tahun. Masa ini ditandai dengan tidak adanya pengurus ataupun  presiden klub dan juga tidak adanya pertandingan – pertandingan, hal ini menyiratkan  bahwa aktifitas klub secara resmi tidak ada, akan tetapi  kegiatan bermain serta  berkumpul para anggota Batavia Golf Klub tetap berjalan.

Baca Juga :   √Golf │ Teknik Dasar Bermain Golf yang Harus Dikuasai Pemula

Pada bulan Agustus 1894, dalam rapat yang diadakan di rumah seorang konsulat Inggris, yaitu Mr. K.A Stevens, Batavia Golf Klub kembali bangkit.  Pada saat  itu segala sesuatunya ditata dengan baik hanya dalam waktu 10 hari, jumlah anggota meningkat menjadi 32 orang dan Mr. S.R Lankester di pilih menjadi presiden perkumpulan. Perkembangan Batavia yang pesat menuntut perluasan daerah. Batavia Golf Klub sendiri selanjutnya  seiring dengan perkembangan kota Batavia, mulai berpindah tempat. Di  tahun 1911, Batavia Golf Klub pindah ke daerah Bukit Duri, Jakarta dan selanjutnya  pindah lagi ke daerah Rawamangun sejak  pada tahun 1937 hingga saat ini.

Demi  untuk menjadikan Batavia Golf Klub sebagai klub resmi yang diakui oleh pemerintah Hindia Belanda ketika  itu, pengurus Batavia Golf klub menyusun Anggaran Dasar Perkumpulan, yang selanjutnya  disahkan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tanggal 16 September 1932.

Pada  pasal 1 Anggaran Dasar dinyatakan bahwa perkumpulan di dirikan untuk waktu yang tidak terbatas dan terhitung sejak  pada tanggal 28 Agustus 1932. Jadi  pada tanggal 28 Agustus 1932 merupakan tanggal resmi  dari berdirinya Perkumpulan Batavia Golf Klub.

Di  tanggal 27 Februari 1937, lapangan baru milik Batavia Golf Klub dengan jumlah 18 hole dan  juga sekaligus club housenya diresmikan di lokasi baru, yaitu daerah Rawamangun – Jakarta. Pada saat  Jepang datang  di tahun 1942 dan mulai menguasai Indonesia. Pemerintah Jepang ketika  itu mengganti semua istilah Belanda dengan istilah lokal. Maka sejak saat itu Batavia Golf Club berganti nama menjadi Djakarta Golf Klub.

Seiring dengan banyaknya warga Indonesia yang menjadi anggota perkumpulan, kepengurusannya tidak lagi didominasi oleh warga asal Eropa. Puncaknya pada tahun 1959, Mr. Senu Abdul Rahman menjadi presiden perkumpulan. Sedangkan orang Indonesia  yang pertama yang menjadi presiden perkumpulan adalah E. Martadinata pada tahun 1960.

Baca Juga :   √ Tenis Meja  ( Ping Pong ) │ Cara Melakukan Pukulan Push Dalam Permainan Tenis Meja

Jejak lokasi sejarah yang bisa  ditelusuri tentang  Jakarta Golf Klub, mulai dari kawasan Gambir  kemudian pindah ke Bukit Duri, hingga pada akhirnya menetap di Rawamangun  yang merupakan bukti keberadaannya sejak tahun 1872 hingga saat ini merupakan  rangkaian masa yang tak terpisahkan dengan sejarah Jakarta, yang mana hal tersebut  tentu saja menjadi tonggak sejarah olahraga golf di Indonesia.

Demikian ulasan di atas tentang √ Golf │Sejarah Golf di Indonesia dan Dunia semoga bermanfaat dan terimakasih atas kunjungannya.

Baca Juga :