√ Taekwondo │ Pengertian, Sejarah, Dan Gerakan

4 min read

√ Taekwondo │ Pengertian, Sejarah, Dan Gerakan

 Taekwondo – Taewondo merupakan olahraga beladiri yang mengutamakan teknik kaki untuk menaklukkan lawannya . Cara dalam mengucapkan salam pada beladiri Taekwondo adalah “ Anyeong Hasimnika “ . Pada kesempatan kali ini admin akan menjelaskan mengenai beladiri taekwindo mulai dari pengertian , sejarah dan juga gerakannya . Langsung saja kita simak ulasan berikut ini secara seksama.

Pengertian Taekwondo

Taekwondo adalah seni bela diri yang berasal dari Korea. Dalam bahasa Korea, hanja untuk Tae berarti ” menendang  atau menghancurkan dengan kak i”,  Kwon berarti ” tinju “, dan Do berarti  ” jalan atau seni “. Jadi bisa  disimpulkan bahwa  Taekwondo sebagai ” Cara mendisiplinkan diri atau seni bela diri yang menggunakan teknik kaki serta  tangan kosong untuk menaklukkan lawannya “.

3 materi dasar yang terdapat  dalam Taekwondo yaitu Poomsae, Kyokpa, dan Kyorugi. Berikut penjelasannya :

  • Poomsae atau rangkaian jurus : Merupakan rangkaian teknik gerakan dasar serangan dan pertahanan diri, yang dilakukan untuk melawan lawan yang imajiner, dengan mengikuti diagram tertentu.
  • Kyokpa atau teknik pemecahan : adalah sebuah latihan teknik dengan menggunakan  sasaran atau objek benda mati, guna  mengukur kemampuan serta  ketepatan tekniknya.
  • Kyorugi atau pertarungan : yaitu latihan yang mengaplikasikan teknik gerakan dasar atau poomse, yangmana dua orang bertarung dan saling mempraktekkan teknik serangan serta  teknik pertahanan kaki.

Sejarah Taekwondo

Menurut sejarah,  Taekwondo berkembang sejak tahun 37 M. P Ketika  dinasti Kogooryo di Korea. Masyarakat ketika  itu menyebutnya dengan nama Subak, Taekkyon, Taeyon. Saat  Korea merdeka pada tahun 1945, rakyatnya berusaha  untuk mengembangkan seni bela diri tradisional Korea yaitu Taekwondo, sehingga dapat diterima dan  juga berkembang pesat di seluruh dunia.

WTFadalah suatu badan Federasi Taekwondo Dunia yang berdiri pada tanggal 28 Mei 1973 sebagai Presidennya adalah Kim Un Yong yang  bermarkas di Kukkiwon ( Seoul ) Korea Selatan. WTF merupakan  program resmi pertahanan nasional di kalangan polisi dan juga  tentara yang beranggotakan lebih dari 186 negara. WTF mengadakan kejuaraan dunia pertama kali pada tanggal 25 – 27 Mei 1973 di Seoul yang diikuti oleh 18 Negara.

Di Indonesia, Taekwondo belum berkembang karena bela diri Karate lebih dulu hadir di Indonesia seperti aliran Karate Shindoka beberapa pelatih diantaranya adalah Simon Kaihena , William Giritz , Sukanda ,  Harry Tomotala dan  yang lain – lain. Mereka tersebut  kemudian bergabung dengan Mauritsz Dominggus yang berasal dari Ambon dan merupakan pemegang sabuk hitam Taekwondo yang belajar di Belanda serta  membentuk perguruan dengan nama KATAEDO yang merupakan gabungan dari kata Karate dan Taekwondo.

Baca Juga :   √ Olahraga Sambo │ Pengertian , Jenis dan Sejarah Olahraga Bela Diri Sambo

Pada tanggal 15 Juli 1974, atas saran dari Prof. Kim Ki Ha ( Ketua Asosiasi Korea di Indonesia ) KATAEDO berganti nama menjadi Institut Tae kwon – do Indonesia ( INTIDO ).  Kemudian , Prof. Kim Ki Ha yang menjabat sebagai penasehat INTIDO memperjuangkan INTIDO untuk bisa  diterima sebagai anggota WTF dan persyaratan WTF agar  INTIDO di rubah menjadi Federasi Taekwondo Indonesia ( FTI ) sebagai ketua umum Marsekal Muda ( TNI ) Sugiri.  Pada tanggal 17 Juni 1976 FTI resmi menjadi anggota WTF yang ditandatangani oleh Presiden WTF Kim Un Yong.

Seiring dengan berkembangan Taekwondo di Indonesia terdapat 2 organisasi Taekwondo yaitu FTI dan PTI ( Persatuan Taekwondo Indonesia ) yang dipimpin oleh Leo Lapulisa. Pada tanggal 28 Maret 1981 FTI dan PTI menggelar sebuah pertemuan bertajuk MUNAS I, demi kemajuan Taekwondo Indonesia.

Dalam MUNAS I tersebut melahirkan kesepakatan bersama yaitu  untuk menyatukan kedua organisasi tersebut ke dalam sebuah Organisasi Taekwondo yang sekarang dikenal dengan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia ( PBTI ) yang diakui oleh WTF dan juga  KONI, sebagai ketua umumnya  yaitu Bapak Sarwo Edhie Wibowo dengan pelindung langsung dari ketua KONI Pusat Bapak Surono.

Taekwondo menjadi cabang olahraga resmi pada PON ke XI di tahun 1985 di Jakarta. Pertandingan Taekwondo pada Olimpiade tahun 1992 di Barcelona, Spanyol sifatnya ekchibisi dan resminya sendiri pertama kali pada Olimpiade di Atlanta AS pada tahun 1996.

Teknik Dasar atau  Gerakan Taekwondo

Berikut ini adalah  macam – macam teknik taekwondo beserta penjelasan :

Kuda – Kuda

Kuda-kuda yang baik akan menjadi kunci keseimbangan , berikut teknik – tekniknya :

  • Ap koobi : adalah kuda – kuda langkah panjang yangmana harus membuka kaki selebar bahu lalu  menurunkan kaki depan sambil menahan berat badan.
  • Ap seogi : yaitu kuda – kuda langkah pendek yangmana kaki di posisikan seperti melangkah serta  pastikan jari kaki posisinya menghadap posisi yang sama dengan menggunakan  kedua kaki.
  • Moa seogi : adalah kuda – kuda dengan kaki rapat tubuh tegak yang menghadap ke depan secara lurus.
  • Dwit koobi : adalah berupa kuda – kuda dengan membuka kedua kaki dimana kaki belakang posisinya harus kearah samping dengan kaki depan yang berposisi lurus ke depan.
  • Joochoom seogi : kuda – kuda yangmana kaki harus sejajar dan  mengarah ke samping dengan posisi kedua ujung kaki  yang lurus ke depan.
  • Beom seogi : adalah kuda – kuda dengan posisi kaki depan berada di belakang namun menghadap lurus kedepan seperti langkah harimau.
Baca Juga :   √ Taekwondo │  Teknik Olahraga Beladiri Taekwondo Beserta Gambar, Penjelasan Lengkap

Tendangan

Terdapat berbagai macam  tendangan dalam olahraga Taekwondo, yaitu sebagai berikut :

  • Dolke chagi : yaitu gerakan tendangan ini perlu dilakukan dengan cara  memutar tubuh  hingga 360 derajat ke belakang dan inilah yang disebut sebagai tendangan tornado.
  • Narae chagi : adalah  tendangan ganda yang dapat  di lakukan ke samping dan secara langsung sebelum kaki  yang lainnya menyentuh tanah.
  • Ap chagi : gerakan tendangan ini dilakukan ke arah depan dimana sasarannya adalah bagian kepala atau perut.
  • Dwi hurigi: gerakan tendangan ini dilakukan dengan cara memutar ke belakang yangmana gerakan kaki harus seperti mengait.
  • Dwi chagi : adalah gerakan tendangan  yang  dilakukan ke arah belakang sambil lutut diangkat kemudian  dilanjutkan dengan menyentakkan kaki kearah belakang.
  • Yeop chagi : gerakan ini dilakukan cara menyamping ke kanan atau kiri menggunakan  pisau kaki dimana tubuh di posisikan menghadap ke samping.
  • Dollyo chagi : gerakan ini dilakukan ke samping dengan pinggang yang di putar maksimal.
  • Deol / Neryo chagi : gerakan ini dilakukan dengan cara mencangkul ke depan dengan menggunakan

Pukulan

Berikut adalah teknik pukulan Taekwondo yang  baik dan benar :

  • Yeop jireugi : yaitu teknik ke samping sambil tubuh posisinya menghadap ke depan secara lurus.
  • Eolgol jireugi : adalah teknik pukulan  yang mengarah ke atas dimana kepala merupakan
  • Arae jireugi : teknik pukulan mengarah ke bawah dimana area vital lawan yang menjadi sasaran.
  • Montong jireugi : yaitu teknik pukulan  yang mengarah ke tengah dimana perut atau ulu hati yang  menjadi sasaran.
  • Chi jireugi : teknik pukulan dari bawah ke atas dimana dagu yang menjadi sasaran serta mirip dengan gerakan uppercut.
  • Pyojeok jireugi : teknik pukulan yang sasarannya menggunakan tangan sendiri dimana intinya, tangan sendiri merupakan  bentuk imajinasi lawan. Oleh sebab  itu teknik ini disebut  dengan pukulan imajiner.
  • Dollyeo jireugi : teknik pukulan dari depan menyamping dengan menyasar pada kepala lawan.
  • Digeutja jireugi : adalah teknik pukulan memakai kedua tangan serta  melakukan bentuk huruf C dimana satu tangan melakukan pukulan ke atas dan  yang lainnya melakukan pukulan ke perut.
Baca Juga :   Kendo : 4 Teknik Kendo Ketika Melakukan Serangan

Tangkisan  /  Makki

Teknik tangkisan atau beristilah makki,  berikut ini adalah penjelasannya :

  • Arae makki : tangkisan ini mengarah ke bawah menggunakan kepala.
  • Momtong an makki : tangkisan ini mengarah dari tengah ke dalamdengan menggunakan bagian luar lengan bawah.
  • Eolgol makki : tangkisan yang mengarah ke atas dan sasaran utamanya adalah
  • Hecho makki : tangkisan ini merupakan tangkisan ganda yang mengarah ke luar.
  • Batang son momtong an makki : tangkisan ini merupakan dari luar ketengah dimana telapak tangan sebagai bantalan.
  • Sonnal momtong makki : tangkisan ini yaitu dengan pisau tangan ke arah tengah.
  • Batang son arae makki : tangkisan ini mengarah ke bawah dengan menggunakan telapak tangan.
  • Momtong bakkat makki : tangkisan ini adalah tangkisan tengah yang mengarah ke luar dari dalam dengan menggunakan bagian dalam lengan bawah.

Sabetan dan Tusukan

Umumnya  teknik ini digunakan dalam proses penyerangan area vital si lawan, berikut  adalah jenis – jenisnya.

  • Mureup dolyo chigi : sabetan dengan menggunakan lutut yang mengarah ke samping.
  • Ageum son keut chireugi : cekikan atau tusukan ke arah leher.
  • Ape son keut chireugi : tusukan pada leher dengan memakai  4 ujung jari.
  • An son keut chireugi : yaitu tusukan dengan menggunakan  satu jari yang mengarah ke mata.
  • Gawison keut chireugi : tusukan menggunakan dua jari yang mengarah ke mata.
  • Palkup dolyo chigi : sabetan memutar dengan memakai  siku tangan.
  • Jebi poom mok chigi : sabetan yang berasal dari luar ke dalam dengan tangkisan pisau tangan ke arah atas disaat yang sama.
  • Han sonnal mok chigi : sabetan tunggal memakai pisau tangan.
  • Pyeon son keut chireugi : yaitu tusukan mengarah ke ulu hati dengan menggunakan 4 ujung jari di mana posisi tangan vertikal.

Demikianlah ulasan mengenai √ Taekwondo │ Pengertian, Sejarah, Dan Gerakan semoga bermanfaat dan terimakasih atas kunjungannya , tidak lupa simak juga artikel kami yang lainnya ya.

Baca Juga :