√ 6 Jenis – Jenis Stretching yang Umum Dilakukan

3 min read

√ 6 Jenis – Jenis Stretching yang Umum Dilakukan

Stretching – Pada kesempatan kali ini admin akan menjelaskan mengenai jenis-jenis stretching yang sudah umum di lakukan .  Gerakan sebelum dan sesudah melakukan olahraga merupakan  gerakan stretching. Biasanya orang akan melakukan gerakan stretching sebelum melakukan olahraga inti, padahal stretching  bisa  juga dilakukan sesudah  berolahraga. Stretching selain menambah fleksibilitas tubuh juga dapat  meningkatkan rentang gerak anda serta  menghindarkan dari resiko cidera. Tidak semua olahraga memerlukan  gerakan stretching yang sama. Gerakan pemanasan dari olahraga satu tentu berbeda dengan gerakan dari olahraga lain, bergantung pada  kebutuhan masing – masing cabang olahraga.

Jenis – Jenis Stretching Yang Umum Dilakukan

Berikut ini adalah jenis-jenis stretching yang sering dilakukan :

Stretching Statis

Stretching jenis statis ini  merupakan  salah satu stretching yang cukup menantang.  Akan tetapi apabila  anda melakukan gerakan stretching statis secara teratur, maka tubuh anda akan terasa nyaman. Stretching ini  bisa  anda lakukan antara 10 hingga 30 detik. Stretching jenis statis ini adalah stretching yang paling umum dipakai  dari segala jenis peregangan yang ada karena stretching statis ini dianggap stretching yang paling efektif untuk meningkatkan fleksibilitas tubuh  secara keseluruhan. Disamping  itu, banyak ahli yang mengatakan bahwa stretching statis lebih mempunyai  banyak manfaat daripada stretching dnamis. Stretching statis bisa meningkatkan rentang gerak dalam gerak fungsional dalam berolahraga dan juga dalam menjalan aktivitas sehari – hari.

Peregangan statis adalah gerakan untuk meregangkan otot – otot yang bisa  di lakukan secara perlahan hingga anda akan merasakan ketegangan serta  rasa nyeri akibat adanya tarikan otot yang di regangkan. Posisi stretching statis bisa  anda pertahankan mulai dari 8 hingga  16 detik. Peregangan statis yang Anda lakukan secara rutin bisa mengembangkan kelentukan. Peregangan statis banyak dimanfaatkan untuk latihan kebugaran jasmani. Jika  dibandingakan dengan peregangan dinamis,  maka peregangan statis juga mempunyai  keuntungan yang lebih baik.  Peregangan statis bisa dipakai  untuk menghindari rasa sakit setelah melakukan latihan berat.

Baca Juga :   Pengaruh Gizi Makanan Dan Usaha Dalam Perbaikan Gizi

Stretching Dinamis

Meskipun dinamis, peregangan ini membutuhkan  koordinasi antara bagian tubuh yang lebih tinggi dibandingkan  dengan peregangan statis. Peregangan ini sangat di gemari oleh olahragawan, pelatih, instruktur dan juga terapis fisik karena manfaatnya dalam meningkatkan rentang fungsional gerak serta mobilitas dalam olahraga dan  juga dalam melakukan berbagai aktivitas atau kegiatan  dalam kehidupan sehari – hari.

Peregangan dinamis mempunyai  nama lain, yaitu peregangan ritmis. Selain berguna untuk pemanasan, gerakan pada latihan peregangan dinamis juga bisa digunakan  untuk latihan fleksibilitas atau sebagai kelentukan tubuh. Berbeda dengan peregangan statis, pada latihan peregangan dinamis di lakukan dengan gerakan – gerakan yang berirama. Gerakan yang berirama tersebut seperti  memutar atau memantul – mantulkan anggota tubuh sehingga badan terasa teregangkan. Gerakan peregangan dinamis ini mempunyai  tujuan untuk meningkatkan ruang gerak otot – otot dan juga  sendi – sendi tubuh secara bertahap.

Terdapat  beberapa langkah untuk pemanasan atau peregangan dinamis yang bisa anda lakukan secara berurutan. Gerakan tersebut adalah :

  • Berdiri dengan tegak dengan lengan lurus ke depan, kemudian  remas jari secara berulang.
  • Selanjutnya sepakkan kaki kanan dan  juga kaki kiri secara bergantian dan setinggi mungkin.
  • Kemudian berdiri dengan tegak serta  buka kaki dengan lebar 45 derajat. Letakkan kedua tangan pada  bagian pinggang dan putar pinggul ke kanan sebanyak dua kali. Selanjutnya  balik putar ke kiri sebanyak dua kali. Ulangi gerakan seperti ini sambil menghitung delapan kali. Sesudah  itu, gerakan selanjutnya adalah tidur telungkup, sikap back up, kemudian angkat kepala dan dada setinggi – tingginya. Ulangi gerakan ini hingga  delapan kali.

Banyak sekali manfaat yang dapat peroleh jika melakukan aktivitas atau kegiatan  latihan peregangan dinamis secara teratur setiap harinya. Peregangan dinamis berguna untuk pemanasan sebelum berolahraga. Peregangan dinamis biasanya di lakukan oleh  seorang atlet. Apabila  peregangan dinamis dilakukan di pagi hari, dapat meregangkan otot – otot tubuh setelah lama terlelap tidur. Peregangan dinamis selain dapat menambah fleksibilitas tubuh juga dapat membuat peredaran menjadi lancar sehingga pembluh darah terpelihara dengan baik serta  dapat menguatkan otot jantung anda. Hasil yang di peroleh juga akan menjadi lebih maksimal apabila  diimbangi dengan mengkonsumsi  makanan yang sehat dan bergizi.

Baca Juga :   Manfaat Senam Tobelo Untuk kesehatan Yang Perlu Diketahui

Stretching Pasif

Stretching pasif adalah stretching yang memakai  semacam bantuan dari luar untuk  membantu anda dalam  mencapai peregangan. Bantuan ini beragam, bisa mulai dari yang sederhana seperti erat tubuh kita, tali, gravitasi, orang lain, atau perangkat peregangan. Untuk melakukan peregangan pasif ini anda bisa  mengendurkan otot lalu  mencoba melakukan peregangan, dengan bergantung kepada kekuatan yang berasal dari luar untuk menahan dan juga  membantu Anda. anda biasanya tidak harus selalu bekerja dengan sangat keras dalam peregangan ini, akan tetapi  selalu perlu anda ingat bahwa kekuatan eksternal akan lebih kuat dari anda, sehingga dapat  menyebabkan cedera apabila anda tidak lebih kuat dari kekuatan eksternal tersebut.

Stretching Aktif

Selain stretching pasif, terdapat juga stretching aktif. Stretching aktif merupakan  stretching yang melakukan peregangan otot yangmana melibatkan kontraksi otot yang bertentangan dengan apa yang anda regangkan. Pada stretching pasif ini, anda tidak memakai  tubuh, tali, gravitasi,orang lain ataupun perangkat peregangan seperti pada peregangan pasif. Anda akan mengalami pengenduran otot yang akan anda regangkan pada peregangan aktif serta bergantung pada otot  yang lainnya untuk mengawali peregangan. Peregangan aktif  adalah  salah satu peregangan yang sangat menantang.

Stretching Isometrik

Selain peregangan statis, dinamis, aktif dan pasif ada juga namanya peregangan isometrik. Dalam melakukan peregangan isometrik, Anda menolak peregangan dengan menarik otot ke posisinya. Misalnya, pasangan Anda memegang kaki Anda tinggi-tinggi saat Anda mencoba untuk menarik kaki ke arah yang berlawanan. Peregangan isometrik adalah peregangan dengan metode paling aman dan efektif untuk meningkatkan jangkauan sendi gerak. Peregangan isometrik juga dapat memperkuat tendon dan ligamen dengan tetap mempertahankan fleksibilitas.

Proprioceptive Neuromuscular Facilitation ( PNF )

Proprioceptive Neuromuscular Facilitation  atau yang disisngkat dengan  PNF. PNF merupakan jenis yang menggabungkan peregangan isometrik, statis, serta  pasif untuk meningkatkan fleksibilitas otot Anda. PNF  merupakan bentuk yang lebih jauh dari pelatihan fleksibilitas dan juga bisa membantu anda untuk meningkatkan kekuatan.

Baca Juga :   Makanan Yang Baik Di konsumsi Sebelum Lari Jarak Jauh

Demikianlah artikel kali ini tentang √ 6 Jenis – Jenis Stretching yang Umum Dilakukan semoga dapat bermanfaat dan terimakasih atas kunjungannya.

Baca Juga :