Yuk Simak, Apa Itu Plastida Dan Fungsinya

2 min read

Yuk Simak, Apa Itu Plastida Dan Fungsinya

Apa itu plastida dan fungsinya? – plastisida merupakan organel sel penting bagi kehidupan, misalnya fotosintesis dan penyimpanan mananan dalam sel. Plastisida ini bisa dijumpai dalam sel tumbuhan dan sebagian alga. Berikut ini penjelasan Apa itu plastida dan fungsinya.

Pengertian Plastida

Plastisida ialah suatu organel dinamis dan kemampuannya bisa membelah, tumbuh, bersiferensiasi jadi berbagai jenis bentuk, cenderung besar dan isinya cairan yang kaya protein. Secara umum, pada sel tumbuhan tinggi plastisida tidak mmepunyai warna (leukoplas atau proplastida).

Plastisida merupakan organel khusus yang Cuma bisa dijumpai dalam alga, tumbuhan, sebagian kecil cyanobacteria dan beragam produsen makanan dari sel. Diameter plastisida ini variasinya mulai dari 4-6 µ.

Fungsi Plastida

Adapun fungsinya plastisida antara lain berikut :

1. Pada reproduksi tumbuhan

Plastisida berperan dalam penyimpanan makanan berbentuk leukoplas dan kromoplas. Selain itu berperan dalam hal warna daun, misalnya warna hijau memberi efek fotosintesis tanaman tersebut sendiri.
Plastisida merupakan organel khusus yang Cuma dapat dijumpai pada tumbuhan dan alga. Plastisida fungsinya untuk fotosintesin dan sintesis asam lemak beserta terpen yang diperlukan dalam pertumbuhan sel tumbuhan.
Menurut fungsi dan morfologinya, secara umum plastisida dikelompokkan menjadi berikut (kloroplas, leukoplas dan kromopas). Plastisida menjadi derivat terhadap proplastid yang pembentukannya dalam bagian meristematik tumbuhan itu sendiri.

Baca Juga :   5 Reaksi Biologis Pada Tubuh Saat Anestesi Beserta Macamnya

2. Pada sel tumbuhan

Di dalam tumbuhan, ada beberapa bagian menurut fungsi plastisida, antara lain :

a. Kloroplas

Kloroplas isinya adalah zat hijau daun yang dikenal dengan sebutan klorofil. Kloroplas perannya penting dalam proses fotosintesis.

b. Kromoplas

Kromoplas adalah bagian plastisida yang ada warnanya, secara umum warnanya jingga, kuning, atau merah sebab mempunyai kandungan beta karoten. Kromoplas fungsnya untuk sintesis pigmen.

c. Gerontoplas

Gerontoplas fungsinya guna mengontrol pembongkaran hasil dari fotosintesis.

d. Leukoplas

Leukoplas adalah bagian plastisida tanpa warna. Leukoplas kadang dapat berubah jadi bagian plastisida dengan lebih utama, mislanya :

  • Amiloplas ialah penyimpanan pati dan pendeteksi gravitasi. Secara umum ada di umbi tanaman.
  • Elainoplas sebagai penyimpan lemak
  • Proteinoplas sebagai penyimpan dan memodifikasi protein

3. Pada tumbuhan alga

Untuk alga, istilah dari leukoplas dipakai untuk seluruh jenis plastisida yang belum terpigmentasi. Fungsinya ini berbeda dari leukoplas tumbuhan. Etioplas, krompolas dan amiloplas hanya terdapat di tumbuhan akan tetapi bukan jenis alga. Plastisida alga kemungkinan berbeda dengan plastisida tumbuhan, yakni alga isisnya pirenoid.
Plastisida asalnya dari endosimbiosis sianobakteri. Alga hijau dan tumbuhan dikenal dengan kloroplas, rhodoplas di alga merah dan sianelles. Plastisida dibagi menurut pigmennya, namun ultrastruktur juga.

Klasifikasi Plastida

1. Kloroplas

Kloroplas ialah plastisida yang mmepunyai kandungan pigmen hijau bernama klorofil. Di dalam kloroplas ada klorofil dan pigmen lain yang letaknya di membran atau bahan dasar dalam kloroplas.
Bahas dasaar kloroplas berbentuk cairan yang bernama stoma. Kloroplas ada di seluruh bagian tumbuhan, termasuk daun, buah dan batang yang masih belum matang. Dalam kloroplas ada pigmen klorofil yang perannya dalam proses fotosintesis.

Kloroplas pun mempunyai bentuk mirip cakram dengan ruang yang terkenal dengan stroma. Stroma dibungkus dua lapisan membran. Membran stroma terkenal dengan tilakoid yang dalamnya ada di ruang antar membran yang terkenal dengan lokuli. Di stroma pun ada lamela yang menumpuk jadi membentuk kumpulan granum.
Jika granum disayat bisa ditemukan sejumlah komponen misalnya : protein, klorofil b, klorofil a, lipid dan karetonoid. Dan seluruh stroma isinya protein, DNA, RNA, ribosom, gula fosfat, sejumlah vitamin, dan ion logam misalnya besi (fe), mangan (Mn) dan perak (Cu).

Baca Juga :   Gizi Buruk : Gejala, Tanda-Tanda Klinis, Bahaya Dan Cara Pencegahannya

Pigmen fotosintetik ada di membran tilakoid. Sementara perubahan energi cahaya berubah jadi energi kimia di tilakoid menggunakan produk akhir berwujud glukosa dibentuk dalam stroma sendiri.
Klorofil sebenarnya hanya termasuk sebagian perangkat fotosintesis yang terkenal menjadi fotosistem. Menurut panjang gelombang/ sprectum warna diserap, jadi klorofil bisa dibagi jadi :

  1. Klorofil a akan menyerap spektrum warna biru-hijau
  2. Klorofil b akan menyerap spektrum warna kuning-hijau
  3. Klorofil c akan menyerap spektrum warna coklat-hijau
  4. Klorofil d akan menyerap spektrum warna merah-hijau

2. Leukoplas

Leukoplas ialah plastisida yang tanpa warna, secara umum leukoplas ada di tempat tanpa paparan sinar matahari. Seperti di tempat penyimpanan cadangan makanan, contohnya umbi.

  • Amiloplas : berfungsi menyimpan amilum
  • Elailoplas fungsinya lipidoplas atau elailoplas yakni membentuk dan menyimpan lemak
  • Proteoplas fungsinya untuk menyimpan protein

3. Kromoplas

Kromoplas ialah pigmen yang mempunyai kandungan pigmen nonfotosintetik, terkadang warnanya kuning, orange, dan merah. Terkadang kromoplas ini ada di mahkota bunga. Pigmen yang terkandung dalam kromplas antara lain :

  • Karoten ialah pigmen karoten yang memicu warna kuning misalnya seperti wortel dan sebagainya.
  • Xantofil ialah pigmen yang memicu warna kuning kecoklatan seperti ada di daun layu atau sudah tua.
  • Fikosianin ialah pigmen fikosianin yang bisa memicu warna biru misalnya ada di tumbuhan ganggang biru.

Jadi, Apa itu plastida dan fungsinya? Yakni suatu organel yang dinamis dan kemmapuannya bisa membelah, tumbuh, berdeferiensi jadi berbagai jenis bentuk, dominan besar dan isinya banyak proteinnya. Nah, apabila kalian masih bingung mengenai fungsi plastisida dan lainnya kalian bisa membaca lagi artikel ini hingga faham. Demikianlah pembahasan artikel kali ini semoga bisa menambah ilmu pengetahuannya dan sampai jumpa di lain artikel lagi. Terima kasih.

Baca Juga :   Elnino : Pengertian, Dampak dan Proses Terjadinya Lengkap

Baca juga:

Jenis Hewan yang Memiliki Sidik Jari Seperti Manusia

Definisi Fotosintesis ( Fungsi, Proses, Reaksi Dan Faktor )