Paru – Paru Manusia : Pengertian, Volume Dan Kapasitasnya Lengkap

Posted on

Volume Dan Kapasitas Paru-Paru Manusia

Volume dan kapasitas paru-paru manusia – sama halnya dengan tumbuhan dan hewan, manusia pun harus bernafas untuk dapat bertahan hidup. Melalui nafas dengan menghirup diluar tubuh inilah manusia dapat bernafas. Mereka mengambil oksigen dari luar lalu memasukkannya kedalam tubuh untuk memenuhi kebutuhan fisiologisnya serta uap air. Berikut akan kami bahas tentang volume dan kapasitas paru-paru manusia.

Paru - Paru Manusia

Oksigen yang kita peroleh asalnya dari pohon dan juga tanaman. Mereka melakukan proses fotisintetis guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Sama halnya pada manusia, namun hanya saja pohon membutuhkan CO2 untuk memasak makanan. Sementara manusia membutuhkan oksigen guna pembakaran dalam tubuhnya. Hasilnya ini akan dikerjakan tumbuhan berbentuk oksigen dimana diperlukan manusia. Sehingga manusia dan tumbuhan akan saling bertukar posisi agar saling menguntungkan.

Fungsi utama paru – paru ini guna penukaran gas antara atmosfer dan antara darah. Perukaran ini tujuannya untuk menyediakan oksigen utnuk jaringan serta mengeluarkan karbondioksida. Keperluan akan karbondioksida dan oksigen akan terus berubah sesuai dari tingkat kegiatan dan metabolisme seseorang, namun pernafasan perlu tetap agar bisa memelihara kandungan karbondioksida dan oksigen.

Volume dan Kapasitas Paru-Paru Manusia

Berdasarkan pendapat dari guyton (2007) volume paru dibedakan menjadi 4 bagian, diantaranya ;

  1. Volume tidal ialah volume udara dengan diinspirasi maupun diekspirasi dalam setiap kita bernafas normal. Besarnya kurang lebih 500 ml dalam kisaran orang dewasa.
  2. Volume cadangan inspirasi ialah volume udara ekstra yang menginspirasi sesudah volume tidal dan kadang mencapai kurang lebih 3000 ml.
  3. Volume cadangan ekspirasi ialah jumlah udara yang masih bisa dikeluarkan menggunakan ekspirasi maksimum dalam akhir ekspirasi normal, pada kondisi normal dengan kisaran kurang lebih 1100 ml.
  4. Volume residu ialah volume udara dengan masih tetap ada dalam paru – paru sesudah ekspirasi kuat. Kurang lebih 1200 ml.
Baca Juga :   3 Macam Hormon Pemicu Stress - Diagnosa dan Penanganannya

Kapasitas Paru Paru

Kapasitas paru – paru ialah gabugan diantara sejumlah volume paru dan dibedakan jadi 4 (empat) bagian yakni :

  1. Kapasitas inspirasi, hal ini sama dengan volume tidal ditambsh dengan volume cadangan inspirasi. Besarnya kurang lebih 3500 ml, dan termasuk jumlah udara yang bisa dihirup individu mulai dari tingkat ekspirasi normal serta mengembangkan paru hingga jumlahnya maksimum.
  2. Kapasitas residu fungsional, hal ini sama dengan volume cadangan inspirasi ditambahkan dengan volume residu. Kisarannya kurang lebih 2300 ml dan termasuk besarnya udara yang menyisakan dalam paru di akhir ekspirasi normal.
  3. Kapasitas vital ini sama dari volume cadangan inspirasi ditambah volume tidal dan dtambah volume cadangan ekspirasi. Kisarannya kurang lebih 4600 ml dan termasuk jumlah udara maksimal yang bisa dikeluarkan dari paru, sesudah itu lebih dulu mengisi paru dengan maksimal serta kemudian mengeluarkannya dengan banyak sekali.
  4. Kapasitas vital paksa (KVP) ialah volume total dari duara dengan dihembuskan dari paru-paru sesudah inspirasi maksimum yang diikuti dari ekspirasi paksa minimum.

Hasil ini bisa diperoleh sesudah seseorang menginspirasi upaya maksimal serta mengekspirasi dengan kuat serta cepat.

  1. Volume ekspirasi paksa dalam 1 detik (VEP1) ialah volume udara yang bisa keluarkan secara ekspirasi maksimum per satuan detik. Hal tersebut diperoleh sesudah orang menjalani pernafasan serta inspirasi maksimal yang lalu dieksperasikan dengan paksa sekuatnya dengan cara tersebut maka kapasitas vital seseorang ini bisa dihembuskan dalam 1 detik.
  2. Kapasitas paru total, hal ini sama dengan kapasitas vital ditambah volume residu. Kisaran besarnya kurang lebih 5800 ml, yakni volume maksimal yang mana paru akan dikembangkan sebesar mungkin menggunakan inspirasi paksa. Volume serrta kapasitas semua paru wanita ini kurang lebih 20-25 lebih kecil dibandingkan dengan pria. Serta lebih besar pula untuk atlet serta orang yang tubuhnya besar dibandingkan dengan tubuh yang kecil dan astenis.
Baca Juga :   Hormon Enkephalin : Pengertian, Cara Kerja dan Fungsinya Lengkap

Banyaknya udara yang bisa ditampung manusia

Sudah pernah kami kupas bahwa manusia tidak dapat menampung seluruh udara dan juga oksigen yang berada diluar. Sehingga mereka hanya dapat menampung kapasitas dengan hanya beberapa liter saja. Sudah pasti tingkat banyaknya dari kapasitas paru-paru tersebut berbeda setiap orangnya. Hal ini menyesuaikan dengan jenis kelaminnya, bentuk paru-paru dan usia. Sama ketika kalian yang makan nasi. Maka antara satu individu dengan lainnya pasti mempunyai porsi berbeda. Bergatung dengan seberapa muat perut mereka untuk menampung nasi.

Jadi hal ini sama saat mereka akan bernapas. Sebab tidak dapat seluruh oksigen ini bisa masuk dalam tubuh, hal ini menyesuaikan sebesar apa paru-paru dapat menampung. Bila memang tulang dada ini besar, maka ia dapat mengembangkan secara maksimal. Sehingga udara pun yang masuk juga banyak.

Itulah kenapa setiap ruangan yang tertutup, hampir seluruhnya terdapat tulisan “dilarang merokok”. Sebab mereka akan takut bahwa hasil gasnya ini tidak dapat keluar. Bahkan mereka akan keliling mengitari ruangan serta menyebar disana.

Nah, itulah penjelasan detailnya mengenai volume dan kapasitas paru-paru manusia. Jadi, setiap manusia mempunyai kapasitas total pada volume paru paru ini berbeda. Akan tetapi, secara umum mereka mempunyai volume rata-rata. Hal tersebut menyesuaikan dengan usia, jenis kelamin seseorang. Alat yang digunakan untuk mengukur kapasitas paru ini bernama spirometer. Lalu dipakai metode yang dikenal dengan nama spirometer. Sementaranya caranya dengan mencatat volume oksigen masuk keluar dalam paru-paru. Kadang untuk orang dewasa kruang lebih antara 5-6 liter. Semoga bermanfaat.

Baca juga: