Struktur Otot Jantung

2 min read

Struktur Otot Jantung

Struktur Otot Jantung – Secara umum otot pada manusia dapat dibedakan menjadi tiga yaitu otot polos, otot lurik dan otot jantung. Otot polos adalah suatu otot yang terletak di dinding organ internal manusia seperti yaitu pembuluh darah, saluran pencernaan, kandung kemih ataupun di dalam rahim disebut sebagai otot polos. Dikatakan demikian karena otot ini tidak mempunyai garis garis melintang atau disebut lurik. Jumlah otot polos tersebut hanya satu dan terletak di bagian tengah dengan corak polos. Dalam gerakannya otot jenis ini dioperasikan oleh sistem saraf otonom dan tidak berada di bawah kendali sukarela.

Otot lurik adalah suatu jenis otot yang secara eksklusif melekat pada kerangka serta membentuk sebagian besar jaringan otot pada tubuh manusia. Otot jenis ini memiliki inti banyak yang terletak di bawah kendali sistem saraf somatik dan dapat menimbulkan gerakan dengan kekuatan yang diberikan pada kerangka yang mirip dengan tuas ataupun control. Sementara otot jantung adalah otot lurik yang khusus terdiri dari sel-sel memanjang dengan inti yang banyak dan terletak di pusat. Untuk lebih jelasnya tentang struktur dari otot jantung berikut dibawah ini ulasan yang akan kami paparkan.

Pengertian Otot Jantung

Otot jantung merupakan suatu otot penyusun dinding jantung pada manusia yang terdiri dari sel-sel cardiomycocyte atau disebut juga otot myocardiocyteal. Otot tersebut berjumlah 2 ada pula yang berjumlah tiga hingga empat akan tetapi jumlah tersebut anak jarang. Pada umumnya hanya terdiri dari 1 hingga 2 buah saja. Otot jantung merupakan suatu otot yang terbentuk dari gabungan otot lurik dan otot polos karena memiliki daerah yang gelap dan terang.

Baca Juga :   Sistem Ekskresi Pada Manusia dan Gangguannya Terlengkap

Apabila dilihat dengan memakai mikroskop otot ini mempunyai banyak inti inti sel yang letaknya berada di tengah, serta mempunyai sifat gerak yang sama satu dan yang lainnya. Otot jantung dapat dikatakan sebagai otot yang terkuat karena mampu bekerja tanpa lelah dan tanpa istirahat yaitu selama 24 jam penuh dalam kehidupan manusia. Sehingga memungkinkan sel darah untuk terus-menerus dapat mengalir.

Cara Kerja Dari Otot Jantung

Otot jantung bekerja di dalam tubuh manusia tanpa disadari atau tanpa dikendalikan oleh individu tersebut. Aktivitas yang dilakukan oleh otot jenis ini dipengaruhi oleh saraf otonom yaitu saraf simpatik serta saraf parasimpatik. Maka dari itu otot jantung mampu bekerja terus-menerus tanpa henti dan mampu menjadi pemain utama dalam keberlangsungan hidup manusia. Apabila otot jantung ini tidak berfungsi dengan baik maka akan mempengaruhi kehidupan makhluk hidup.

Secara umum otot jantung memiliki fungsi sebagai berikut:
1. Mampu bekerja sebagai pemompa darah ke seluruh bagian tubuh dan kaya akan oksigen serta bersih secara terus-menerus dapat mengalir di dalam seluruh organ tubuh.
2. Berfungsi dalam membersihkan tubuh dari hasil metabolisme dengan membantu mengeluarkan racun yang terserap kedalam tubuh dan menggantinya dengan darah yang bebas karbondioksida.
3. Berperan penting dalam proses pemompaan ventrikel pada jantung.
4. Dapat membantu sel-sel di sekitarnya untuk berkontraksi.
5. Sebagai penunjang kerja dari organ jantung, yaitu membantu jantung dalam menjalankan tugasnya untuk menjamin kehidupan bagi individu ataupun seseorang yang di tempatinya.

Struktur Otot Jantung

Secara umum struktur dari otot jantung dapat dijelaskan sebagai berikut di bawah ini:

1. Perikardium parietal

Bagian perikardium parietal ini terletak dan menempel pada lapisan luar dan mampu menciptakan lapisan cairan yang dapat membantu melumasi organ jantung. Lapisan dalam atau disebut sebagai endokardium mampu memisahkan otot dari darah yang dipompa di dalam bilik jantung. Apabila kita amati dengan lebih jelas maka otot tersebut memiliki lembaran sel yang terhubung satu sama lain dengan cara kerja kisi.

Baca Juga :   Mekanisme Kerja Otot : Otot Lurik, Otot Polos, dan Otot Jantung

Kedua sel yang bertemu bersimpangan khusus disebut dengan cakram selingan yang mengunci kedua sel pada tempatnya. Sementara apabila dilihat dengan memakai mikroskop daerah tersebut akan terlihat seperti cakram gelap itu proyeksi inilah mempunyai lubang kecil di dalam yang dapat melewati impuls untuk berkontraksi ke sel yang terhubung. Terdapat diantara atau di sekitar sel-sel tersebut yang merupakan saraf serta pembuluh darah berfungsi untuk membawa sinyal dan oksigen ke otot jantung.

Secara mikroskopis otot jantung diatur seperti halnya otot rangka. Ada dua jaringan otot lurik, yang artinya mereka menunjukkan pita gelap serta terang apabila di lihat di bawah mikroskop.

2. Sarcoma

Struktur Otot Jantung yang kedua yaitu sarkoma. Sarkoma merupakan sebuah kumpulan serat protein yang bagiannya serta kontrak. Pada otot jantung dan sarkoma atau sarkomer terbuat dari aktin dan miosin yang didukung oleh protein yang sama.

3. Tropomyosin

Tropomiosin adalah suatu protein yang mempunyai fungsi sebagai pembungkus aktin serta mampu menghentikan miosin dari ikatan dengannya. Troponin yaitu suatu protein yang memegang tropomiosin di tempatnya hingga sinyal untuk kontrak telah diterima.

Ulasan ini telah mewakili penyataan bahwa otot jantung merupakan salah satu otot yang penting dan paling kuat bagi kehidupan manusia. Dikatakan demikian, karena otot jantung mampu bekerja selama 24 jam penuh setiap hari dan berlangsug secara terus menerus. Namun, tentu saja dalam hal cara kerja dari otot jantung tersebut pastinya diperlukan kerja sama dari berbagai sel pendukung lainnya. Hal ini bertujua agar cara kerja otot jantung dapat efektif dan maksimal.

Demikian penjelasan tentang Struktur Otot Jantung. Semoga ulasan tersebut mampu memberikan pengetahuan dan memnambah wawasan bagi kita semua.

Baca Juga :   13 Contoh Simbiosis Alelopati Beserta Penjelasannya Terlengkap

Baca juga:

Ciri-Ciri Otot Jantung

3 Fungsi Lapisan Ozon