Struktur Fungsi Ovarium Bunga

2 min read

Struktur Fungsi Ovarium Bunga

Struktur fungsi ovarium bunga – manusia perempuan mempunyai indung telur yang dibutuhkan untuk reproduksi, namun apa kalian tau bunga pun mempunyai ovarium? Kalian bisa belajar disini mengenai Struktur fungsi ovarium bunga.

Apakah kalian mempunyai tanaman dirumah? Tanaman terkadang disuaki oleh wanita sebab bisa memperindah lokasi area rumah maupun pekarangan. Selain menjadi hiasan pekarangan atau hiasan ruang mereka pun memelihara bunga menjadi tanaman yang sangat dihobikan oleh mereka. Selain itu aroma wanginya ini bila ditempatkan di dlam ruangan akan menambah daya pikat tersendiri.

Bunga atau kembang mempunyai bahasa latin : flos. Flos ini adalah alat reproduksi seksual di tumbuhan berbunga (angiospermae atau divisio magnoliophyta/ tumbuhan berbiji tertutup). Bunga mempunyai organ reproduksi, yaitu putik dan benang sari.

Bagian bagian bunga dapat muncul dengan tunggal atau bersamaan dalam 1 rangkai. Bunga yang muncul dengan bersama bernama bunga majemuk (inflorescence).
Di beberapa jenisnya bunga majemuk dianggap masih awam menjadi bunga tunggal, yakni di anthuruium dan juga bunga matahari. Satuan bunga penyusun bunga majemuk bernama floret.

Pengertian

Bunga ialah struktur reproduksi dari sejumlah tanaman. Kadang mempunyai bagian khsuus, diantaranya :

1. Benang sari : struktur reproduksi perempuan yang dapat menghasilkan telur
2. Benang sari : struktur reproduksi pria dengan menghasilkan sejumlah sel sperma
3. Kelopak dapat mengelilingi carpel serta benang sari dan seiring warnanya akan cerah
4. Sepal akan mengelilingi kelopak bunga saat sebelum itu sudah dibuka

Baca Juga :   12 Tumbuhan Obat Terkenal di Indonesia dan Khasiatnya "Lengkap dengan Gambar"

Fokus pada karpel, bunga bisa mempunyai 1 jenis karpel, ada banyak karpel yang menyatu dan banyak karpel yang terpisah juga. Tak masalah akan pengaturan ini, karpel pasti mempunyai platform guna menerima serbuk sari yang bernama stigma. Memanjang turun stigma ini ialah tabung yang bernama tangkai putik. Di bawah tangkai putik ialah daerah diperbesar bernama ovarium. Ovarium ialah tanaman baru mulai terbentuk.

Struktur Ovarium

Di dalam ovarium ini adalah salah satu ruang maupun lokus, akan tetapi bila ada banyak lokus ovarium tunggal hal tersebut menunjukkan bahwa banyaknya karpel menyatu bersama. Sebuah rumah lokus maupun ovula. Plasenta menempel di sebuah ovula dinding ovarium.

Fungsi Ovarium

Fungsi utama ovarium bunga ialah untuk menghasilkan 4 struktur, diantaranya :

1. Telur
2. Inti polar
3. Benih
4. Buah-buahan

Di dalam suatu bakal biji, sejumlah sel membelah guna menghasilkan sel telur dan 2 sel lain bernama inti kutub. Saat butir serbuk sari mendarat di stigma dari karpel, itu akan merilis dua sel sperma lalu menjalankan perjalanan di ovarium. Di dalam ovarium, 1 sel sperma akan melebur menggunakan sel telur guna menghasilkan zigot maupun sel pertama dari bayi tanaman. Proses tersebut bernama fertilisasi. Sel sperma kedua akan menyatu dengan dua inti kutub guna menghasilkan endosperma. Hal tersebut akan memberikan nutrisi di bayi yang telah tumbuh tanaman (embrio).

Sesudah pembuahan, bakal biji yang berkembang jadi biji dan ovarium sekelilingnya kadang berkembang jadi buah. Benih isinya embrio tanaman, kulit biji pelindung luar dan endosperm. Buah bisa memberikan perlindungan untuk benih dan kemungkinan guna penyebaran. Contohnya biji buah tidak bisa dicerna oleh hewan. Sehingga, biji dengan embrio tanaman yang ada di dalam bisa melalui tubuh binata saat terluka. Ketika hewan bepergian di satu tempat menuju tempat lainnya, maka akan menjatuhkan benih di sepanjang jalannya. Hal tersbeut penting sekali bagi tanaman sebab tanaman tak dapat bangun serta berjalan di lokasi yang baru.

Baca Juga :   12 Ciri-Ciri Bunga Sempurna Dan Tidak Sempurna

Kelengkapan Penyusun bunga

Menurut kelengkapan penyusun bunga dibedakan dua, yakni :

1. Bunga tak lengkap

Bunga diklasifikasikan ini tak memiliki satu bagian bunga yang terdiri dari kelopak bunga, mahkota bunga, benang sari dan putik. Contohnya bunga kelapa dan bunga kamboja.

2. Bunga lengkap

Kelompok bunga lengkap bisa dilihat dari adanya kelopak bunga, beang sari, kelopak bunga, mahkota bunga dan putik. Contohnya bunga mawar, bunga sepatu, bunga bakung dll.
Bagian bagian dari bunga lengkap
Bunga sempurna ialah bunga yang lengkap. Akan tetapi bunga sempurna ini belum pasti mask kekelompok bunga lengkap.

Pengelompokan bunga

Bunga diklasifikasikan dalam kriteria khusus. Pengklasifikasikan bunga ini akan dibahas dibawha ini.

1. Pengelelompokan bunga menurut kelengkapan alat perkembangbiakannya
2. Pengelompokan bunga menurut kelengkapan di bagian bunga.

Sementara menurut kelengkapan dari alat perkembangbiakan maupun kelaminnya, bunga dibagi jadi dua, yakni :

  1. Bunga tak sempurna
    Kelompok bunga ini ditandai adanya hanya satu alat perkembangbiakan. Terkadang hanya terdiri atas benang sari saja maupun hanya putik saja. Misalnya seperti pada kelompok bunga tak lengkap, bunga salak dan bunga papaya.
  2. Bunga sempurna
    Kelompok bunga ini bernama bunga sempurna sebab bunganya memiliki dua alat perkembangbiakan di dalam satu bunga. Maksudnya ialah benang sari dan putik mneyusun di bagian bagiannya bunga sempurna.
    Contohnya dari bunga kelompok sempurna ini yakni bunga tulip dan bunga sepatu. Selain itu ada lagi yakni bunga mawar, dan masih ada banyak lagi contoh lainnya.

Itulah Struktur fungsi ovarium bunga. Bunga merupakan struktur reproduksi tanaman. Di dalam ovarium adalah bakal biji saat dibuahi sehingga berkembang jadi benih. Benih ini isinya embrio (tanaman bayi), kulit biji dan endosperm (makanan embrio). Ovariums sekelilingnya berkembang jadi buah sesudah pembuahan. Buah ini yang bisa melindungi serta penyebaran benih. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :   8 Contoh Tumbuhan Monokotil Beserta Gambar - Pengertian Dan Cirinya Lengkap

Baca juga:

Ciri Pencemaran Air Beserta Penjelasannya

Sitoplasma : Pengertian, Ciri, Struktur, Fungsi, Dan Komponen