Jaringan Hewan Dan Manusia – Pengertian, Struktur Dan Fungsinya Lengkap

3 min read

Pengertian, Struktur Dan Fungsi Jaringan Hewan Dan Manusia

Struktur Dan Fungsi Jaringan Hewan Dan Manusia – Perlu anda ketahui bahwa sebenarnya jaringan yang ada pada hewan hampir sama dengan jaringan yang ada pada tubuh manusia. Namun, terdapat beberapa perbedaan yang tidak terlalu mencolok. Pada umumnya struktur tubuh manusia dan juga hewan tersusun atas banyak sel atau multiseluler yang yang membentuk jaringan organ serta system organ. Jaringan merupakan sel yang memiliki fungsi, struktur, dan asalnya yang sama. Terdapat cabang biologi khusus yang mengkaji ilmu mengenai jaringan yang biasa disebut dengan histologi. Nah, berikut ini penjelasan tentang Struktur Dan Fungsi Jaringan Hewan Dan Manusia.

Pengertian, Struktur Dan Fungsi Jaringan Hewan Dan Manusia

1. Jaringan embrional

Jaringan embrional merupakan jenis jaringan yang terbentuk dari hasil pembelahan sel zigot. Terdapat 3 lapisan yang menyusun jaringan ini yang sering disebut sebagai triploblastic. Ketiga jaringan tersebut anatara lain:

  1. Eksoderm (lapisan luar)
    Lapisan terluar atau eksoderm akan muncul pada saat embrio akan mulai berkembang. Lapisan eksoderm berasal dari sel epiblast yang nantinya akan membentuk jaringan epitel sensorik, gigi, system saraf pusat, dan kelenjar hipofisis. Sementara pada hewan vertebrata lapisan eksoderm ini akan tumbuh menjadi kuku, kulit, rambut dan juga mata.
  2. Mesoderm (lapisan tengah)
    Lapisan tengah atau mesoderm adalah lapisan yang akan membentuk struktur organ penyusun tubuh pada hewan. Lapisan inilah yang nantinya akan melindungi sel zigot yang telah mengalami pembelahan sel. Kemudian akan membentuk hewan dengan jenis tripoblastik atau dipoblastik. Salah satu faktor yang menjadi pengaruh dari perkembangan jaringan ini adalah faktor parakrin.
  3. Endoderm (lapisan dalam)
    Seperti halnya lapisan mesoderm, lapisan endoderm ini juga akan melindungi embrio ketika tahap perkembangan. Yang mana tahap perkembangannya sebagai berikut ini:
    • Pertama, embrio yang telah melewati tahap akhir dari perkembangan blastula menyebabkan grastula membentuk saluran yang diambil dari lapisan endoderma. Kemudian nantinya akan berbentuk menyerupai pipa ketika akhir perkembangan embryogenesis.
    • Tahap kedua yaitu ketika masa embryogenesis, nantinya akan membentuk saluran pencernaan dari hewan tersebut. Tahap ini membutuhkan waktu sekitar 5 minggu. Pada tahap awal hingga akhir lapisan dalam endoderm tersebut yang akan melindunginya.
Baca Juga :   Otot Polos: Pengertian, Cara Kerja, dan Fungsinya Lengkap

2. Jaringan epitelium

Struktur Dan Fungsi Jaringan Hewan Dan Manusia selanjutnya adalah Jaringan epitelium merupakan jenis jaringan yang mempunyai tugas untuk menutup permukaan tubuh, baik permukaan tubuh bagian dalam ataupun bagian luar. Adapun salah satu contoh pelindung permukaan luar tubuh yaitu kulit, sementara jaringan yang melindungi permukaan dalam dapat ditemukan disekitar usus, pembuluh darah hingga rongga didalam tubuh. Sebenarnya jaringan epitelium merupakan perkembangan dari tiga lapisan yang sebelumnya, yaitu lapisan eksoderm, endoderm dan mesoderm. Jaringan ini juga memiliki ciri khas, diantaranya selnya tersusun rapat, tidak terdapat pembuluh darah dan mempunyai tingkat regenerasi yang tinggi.

Apabila dilihat dari jumlah lapisan dan bentuknya jaringan ini terdiri dari:

  1. Epitelium selapis
    Jenis epitelium ini adalah jaringan yang penyusunnya terdiri dari selapis sel yang memiliki bentuk serta struktur yang sama, dimana terdiri atas :
    • Jaringan epitel pipih selapis dapat dietmukan pada dinding kapiler serta paru-paru.
    • Kubus selapis dapat ditemukan pada kelenjar keringat serta kelenjar lidah
    • Batang selapis dapat ditemukan pada lambung hingga anus
    • Batang berlapis semu yang ditemukan pada saluran pencernaan bagian dalam.
  2. Epitelium berlapis
    Epitelium jenis ini merupakan jaringan yang terdiri atas dua tau lebih dari 1 lapisan sel, yang teridiri dari:
    • Pipih berlapis yang ditemukan pada kulit
    • Batang dan kubus berlapis dapat ditemukan pada kelenjar ludah yangberfungsi sebagai system ekskresi pada hewan
    • Transisional dapat ditemukan pada kantong kemih.

3. Jaringan otot

Jaringan otot yang terdapat pada hewan vertebrata sama seperti jaringan otot yang terdapat pada manusia disebabkan strukturnya sangatlah mirip. Jaringan otot dapat dibagi menjadi tiga bagian, diantaranya:

Baca Juga :   Tulang Belakang Cakram : Pengertian, Struktur dan Fungsinya
  • Otot polos merupakan jenis otot yang mempunyai bentuk seperti gelombang dengan satu inti yang ada ditengah-tengah.
  • Otot lurik adalah jenis otot yang memiliki bentuk silinder panjang, namun tidak bercabang.
  • Otot jantung merupakan jenis otot dengan bentuk mirip seperti rantai dan bercabang yang umumnya memiliki 1 atau 2 inti sel.

4. Jaringaan ikat

Jaringan ikat yang terdapat pada hewan sebenarnya sama seperti jaringan ikat yang ada pada tubuh manusia. Yang mana berdasarkan reaksi kimia, serat matriks terbagi menjadi 3 macam, diantarnya elastin, kolagen dan retikuler yang mempunyai tugas masing-masing. Beberapa jenis jaringan ikat, yaitu:

  1. Jaringan ikat longgar, yaitu jaringan yang tersusun dari serat longgar dengan fungsi sebagai pembentuk organ dalam hewan, seperti misalnya hati yang berfungsi sebagai jaringan penyongkong dan penghubung antara elemen satu dengan yang lainnya yang terdapat pada seluruh jaringan tubuh hewan.
  2. Jaringan ikat padat, merupakan jaringan yang tersusun dari serat yang padat. Jaringan ini terbagi menjadi 2 macam, yaitu secara teratur dan tidak teratur. Jaringan teratur dapat ditemukan pada bagian dermis kulit dan pembungkus tulang. Sementara jaringan yang tidak teratur dapat ditemukan pada tendon.
  3. Jaringan tulang rawan, pada dasarnya jaringan ini dibagi menjadi tiga jenis, yaitu tulang rawan hialin, tulang rawan elastin, serta tulang rawan fibrosa. Tulang rawan hialin adalah jaringan tulang yang mempunyai serat kolagen berbentuk menyerupai anyaman. Tulang rawan elastin adalah jaringan yang tersusun atas serat kolagen berbentuk elaastis. Sementara tulang rawan fibrosa adalah jaringan yang terususun dari serat kolagen dengan tekstur yang kasar.
  4. Sel tulang. Sel tulang atau disebutdengan estiosit adalah sel yang dapat ditemukan di dalam lacuna. Sementara matriks yang menyusun tulang adalah kolagen dan asam fosfat yangtujuannya untuk memperkeras matriks.
Baca Juga :   6 Fungsi Tulang Belikat : Pengertian dan Bagiannya Terlengkap

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai Struktur Dan Fungsi Jaringan Hewan Dan Manusia yang sejatinya perlu untuk kita ketahui. Walaupun sebenarnya struktur dan fungsi jaringan hewan memiliki kesamaan yang mirip dengan struktur dan fungsi jaringan pada manusia. Semoga uraian tersebut dapat memberikan informasi dan bermanfaat.

Baca juga: