Struktur Dan Fungsi Jaringan Batang Dikotil dan Monokotil

2 min read

Struktur Dan Fungsi Jaringan Batang Dikotil dan Monokotil

Struktur Dan Fungsi Jaringan Batang Dikotil dan Monokotil – Definisi dari batang sendiri adalah bagian yang sangat penting dari tumbuhan yang letaknya di bagian permukaan tanah. Dari bagian batang lembaga yang letaknya berada di bagian dalam biji itulah pertumbuhan batang tersebut dimulai. Proses selanjutnya adalah pertumbuhan batang terjadi dimulai dari bagian titik tumbuh yang disusun oleh meristem apikal (ujung) yang terletak pada bagian batang. Jika dilihat dari tempat kedudukannya dari bagian tubuh tumbuhan, maka batang bisa diibaratkan sebagai sumbu dari tumbuhan.

Struktur Dan Fungsi Jaringan Batang Dikotil dan Monokotil

Jika dilihat dari bagiannya pada tumbuhan, maka batang mempunyai fungsi yakni untuk menunjang dan menyokong bagian-bagian dari tumbuhan lainnya yang letaknya di bagian atas tanah seperti halnya daun, bunga, dan juga buah. Dengan terjadinya suatu proses percabangan yang seringkali dialami oleh batang pada tumbuhan, maka akan membantu memperluas area fotosintesis tumbuhan itu sendiri.

Pembagian batang pada tumbuhan pasti akan tersusun secara berurutan. Hal ini bisa dilihat pada bagian sayatan yang arahnya membujur ke bagian ujung batang. Pada artikel kali ini akan diulas mengenai Struktur Dan Fungsi Jaringan Batang Dikotil dan Monokotil, silahkan simak ulasan lengkapnya berikut ini :

1. Tumbuhan Dikotil

Tumbuhan DikotilPada bagian ujung batang tumbuhan yang tergolong dikotil ada bagian yang digunakan sebagai titik tumbuh yang disebut meristem apikal (ujung).
Pada bagian belakang meristem apikal yang tersusun secara berurutan, maka akan ada protoderm yang mengalami proses pembentukan menjadi epidermis, prokambium mengalami proses pembentukan xilem, floem dan juga kambium vaskuler, serta pada bagian meristem dasar akan mengalami suatu proses pembentukan menjadi empulur dan juga korteks. Pada umumnya bagian batang pada tumbuhan yang tergolong dikotil mempunyai susunan seperti berikut :

Baca Juga :   6 Ciri-ciri Ganggang (Alga) dan Pengertiannya Lengkap

a. Epidermis

Epidermis di bagian batang pada tumbuhan yang tergolong dikotil yakni susunan dari sel pipih yang rapat. Bagian ini mempunyai fungsi untuk melakukan perlindungan terhadap jaringan yang terletak di bagian dalam batang, setelah batang mengalami suatu proses pertumbuhan sekunder.

b. Korteks

Korteks yang ada pada bagian batang tumbuhan dikotil merupakan jaringan yang tersusun terdiri dari beberapa sel-sel parenkim yang digunakan sebagai jaringan dasarnya. Korteks batang terbagi menjadi 2, yaitu :

  • Korteks pada bagian luar terdiri dari beberapa sel-sel kolenkim. Sel-sel tersebut berkelompok dan ada yang bercampur dengan bagian sel-sel parenkim yang mengalami suatu proses pembentukan lingkaran yang tertutup.
  • Korteks bagian dalam terbentuk dari atas bagian sel-sel parenkim. Korteks bagian dalam yang terdapat pada tumbuhan memiliki biji tertutup. Dimana biji tersebut mempunyai suatu lapisan sel yang akan mengalami proses pembentukan menjadi lingkaran dan di dalamnya berisi butir-butir pati yang biasa disebut sebagai seludang pati.

c. Stele

Stele atau biasa disebut sebagai silinder pusat. Stele berada di bagian batang pada tumbuhan dikotil yaitu pada bagian yang paling dalam dari bagian batang itu sendiri. Stele terletak di sebelah dalam bagian endodermis. Stele tersusun atas beberapa lapisan paling luar yang sering disebut dengan perikambium atau bisa juga disebut dengan perisikel. Di dalam perikambium terdapat empulur dan juga berkas vaskuler yang terdiri atas 2bagian yaitu floem dan juga xilem.

2. Tumbuhan Monokotil

Bagian meristem apikal pada tumbuhan monokotil mempunyai ukuran yang relatif lebih kecil daripada bagian meristem apikal pada tumbuhan dikotil. Meristem akan mengalami suatu proses pembentukan menjadi tunas aksiler, bakal daun, dan juga epidermis. Di bagian bawah meristem apikal, juga ada bagian meristem perifer.

Baca Juga :   Definisi Fotosintesis ( Fungsi, Proses, Reaksi Dan Faktor )

a. Epidermis

Epidermis pada bagian batang pada tumbuhan yang tergolong monokotil memiliki bagian dinding sel yang terlihat cenderung lebih tebal. Apabila dibandingkan dengan tumbuhan yang tergolong dikotil. Hal itu dikarenakan epidermis pada tumbuhan monokotil terdiri dari stomata dan juga bulu-bulu.

b. Korteks

Korteks pada bagian batang pada tumbuhan yang tergolong monokotil berupa jaringan-jaringan yang berada di bagian bawah epidermis. Secara umum, korteks tersusun atas beberapa bagian sel-sel sklerenkim yang berupa kulit batang. Kulit batang disini juga mempunyai fungsi dalam memperkuat dan juga mengeraskan bagian-bagian yang berasal dari luar batang.

c. Stele

Stele bagian batang pada tumbuhan yang tergolong monokotil ialah jaringan-jaringan yang terdapat di bagian bawah korteks. Secara umum, batas yang berada di antara stele dan juga korteks tidak begitu terlihat jelas. Stele yang ada di dalamnya berisi sebuah berkas vaskuler yang menyebar di seluruh bagian empulur, terutama yang mengalami konsentrasi mendekati bagian kulit batang.

Pada umumnya tumbuhan yang tegolong monokotil hanya mengalami proses pertumbuhan primer secara memanjang. Suatu proses terjadinya pembesaran pada batang ini dilakukan melalui suatu mekanisme pembentukan beberapa rongga-rongga. Bagian rongga-rongga ini mengalami pembentukan, hal ini terjadi karena terjadi hilangnya bagian empulur, tidak termasuk empulur yang terdapat pada bagian buku-buku batang. Hal ini tentu saja sangat bertolak belakang dengan tumbuhan yang tergolong dikotil. Struktur anatomi pada batang tumbuhan yang tergolong monokotil dari mulai muda sampai tua prosesnya terjadi sama persis.

Dapat diambil kesimpulan, bahwa struktur dan fungsi jaringan batang sangat berpengaruh terhadap proses keseluruhan yang tejadi pada tumbuhan dan juga menjadi penyokong utama tumbuhan itu bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Sekian artikel kali ini mengenai Struktur Dan Fungsi Jaringan Batang Dikotil dan Monokotil, semoga ulasan ini bermanfaat. Terima kasih.

Baca Juga :   Anatomi Daun Dikotil Dan Monokotil : Pengertian, Struktur, Fungsi Beserta Perbedaannya

Baca juga:

Bagian Bagian dari Pembuluh Darah Kapiler : Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

Istilah Imbibisi Dan Penjelasannya Lengkap