Struktur Dan Fungsi Enzim

2 min read

Struktur Dan Fungsi Enzim

Struktur dan fungsi enzim – seperti semua protein lainnya, enzim terdiri atas rantai asam amino yang saling berhubungan. Asam amino dalam tiap jenis enzim mempunyai pengaturan yang khas. Terdapat banyak sekali enzim dalam tubuh manusia dengan tugasnya masing masing. Nah, Berikut ini akan kami bahas topic seputar Struktur dan fungsi enzim.

Pengertian Enzim

Enzim ialah sebuah bimolekul yang berwujudprotein yang memiliki peran penting sekali dalam tubuh yang gunanya untuk melaksanakan kegiatan di dalam tubuh, misalnya reprosuksi, pertumbuhan serta pernapasan. Seluruh proses biologis sel membutuhkan enzim. Cara kerja enzim yakni dengan cara mereaksikan molekul substrat guna menghasilkan senyawa.

Pengertian Menurut Para Ahli

1. Menurut suhartomo (1989)

Enzim merupakan kelompok protein yang banyak sekali ada didalam sel hidup serta memiliki fungsi penting menjadi katalisator.

2. Menurut shabib

Enzim merupakan protein yang produksinya dari sel hidup dan dipakai oleh sejumlah sel guna mengkatalisis reaksi kimia yang spesifik.

3. Menurut smith et all

Enzim ialah biomolekul berwujud protein yang fungsi katalis dalam sebuah reaksi kimia organic.
Jadi, enzim ialah protein kompleks yang hasilnya dari seluruh makhluk hidup. Enzim berperan penting di dalam hampir seluruh reaksi kimia yang dialami dalam organisme dengan cara bertindak menjadi katalis. Katalis ialah zat kimia yang mengubah laju reaksi kimia tanpa mereka ikut campur mengubah reaksi.

Baca Juga :   Pengertian Endoderm Dan Derivative Endoderm

Kerapkali, enzim mungkin melakukan reaksi guna memulai lebih cepat dibandingkan dengan reaksi tanpa adanya enzim. Jadi, hal ini bisa mempercepat proses metabolisme. Tanpa enzim, maka sebuah organisme tidak bisa berfungsi secara baik sebab proses metabolisme misalnya respirasi, pencernaan serta fotosintesis bisa terlalu banyak menyita waktu.

Struktur Dan Fungsi Enzim

Seperti pada seluruh protein lainnya, enzim terdiri atas rantai asam amino yang berhubungan dengan bersama-sama. Asam amino di dalam setiap jenis enzim mempunyai pengaturan yang khas. Ikatan antara asam amino berbeda di dalam rantai lemah serta bisa rusak oleh keadaan misalnya seperti suhu tinggi maupun tingkat asam tinggi. Saat ikatan ini telah dipecah, enzim yang menjadi tak fungsional serta terkadang terjadinya penyakit.

Ribuan enzim yang berbeda dibutuhkan guna menjaga tubuh manusia supaya berfungsi normal, masing-maisngnya terkadang akan bekerja di satu jenis reaksi saja. substrat (zat yang terjadi reaksi) dan katalis hanya satu macam reaksi. Enzim dikelompokkan sesuai pada jenis reaksi mereka mengkatalisasi serta jenis substrat yang mana mereka akan bertindak. Dengan sedikit pengecualian bahwa nama enzim akhirannya –ase, misalnya seperti lipase, amylase dan protease.

Sebagian besar proses dari metabolisme melibatkan sejumlah perubahan kimia yang berbeda. Di dalam pencernaan, mislanya sebuah reaksi kimia yang memisahkan diri dialami dalam mulut, usus dan lambung. Enzim khusus memecah protein, molekul, dan karbohidrat serta molekul lemak makanan sebagai molekul yang lebih kecil. Enzim lainnya bisa membantu melalui sejumlah molekul yang lebih kecil di dalam aliran darah.

Permukaan tiap jenis molekul enzim mempunyai luas bentuk yang khas dari lekukan. Daerah tersebut dikenal dengan situs aktif. Sebuah situs aktif dibentuk dengan sedemikian rupa jadi hanya jenis khusus substrat bisa mengikat. Terkadang enzim serta substrat berhubungan dan menjadi akibat dari tabrakan molekul acak, akan tetapi sering mendapat bantuan zat kimia lainnya yang dibutuhkan. Zat kimia tersebut bermuatan listrik atom logam yang terkenal menjadi koenzim. Diantara cara yang kofaktor kerjakan merupakan menetralisir muatan listrik sama dengan enzim serta substrat kemungkinan ada, jadi mereka tak akan saling bertolak. Diantara cara itu yang koenzim akan bekerja dengan membawa molekul substrat guna enzim.

Baca Juga :   Pengertian Sukrosa

Saat molekul subtract mengikat molekul enzim, maka asam amino dari enzim akan bereaksi dengan substrat. Reaksi akan mengubah subtract (terkadang dengan memecah ikatan khusus) sebagai produk yang bisa dipakai oleh organisme. Saat reaksi selesai, maka molekul enzim akan melepaskan produk. Enzim tak akan berubah oleh reaksi dan bisa meneruskan untuk menggabungkan molekul substrat lagi.

Sel yang beda akan mengandung enzim berbeda. Sejumlah enzim yang dijumpai pada seluruh sel lain hanya dalam sel khusus. Sejumlah enzim yang dijumpai mempunyai yang kerap hadir dalam sel, dan lainnya yang akan dihasilkan oleh sel Cuma jika dibutuhkan.

Tugas Enzim

Selain fungsi alami dalam organisme, enzim mempunyai kebutuhan medis yang berharga serta industry. Dalam dunia kedokteran enzim yang dipakai guna mengobati keadaan yang dikarenakan oleh kekurangan enzim, misalnya masalah pencernaan yang berhubungan dengan penyakit pancreas. Enzim pun dipakai guna membantu menyembuhkan luka serta melarutkan bekuan dari darah. Dalam industry enzim yang dipakai proses misalnya peragian bir, adonan roti dll.
Enzim bisa diekstraksi dari bakteri, tumbuhan, jamur serta organ hewan. Mereka akan sulit disintesis dalam laboratorium sebab kompleksitas rantai mereka berasal dari asam amino.

Penemuan Enzim

Enzim mulanya dikenal dengan ferments, sebab aksi enzim pertamanya diamati dalam proses fermentasi. Di tengah abad 19 kimiawan perancis menyarankan bahwa kegiatan mikroba mengakibatkan jus anggur guna fermentasi sebagai anggur. Lalu penelitian tersbeut membuktikan bahwa fermentasi meurpakan bahan protein yang hasilnya dari mikroorganisme. Protein tersebut saat ini dikenal dengan nama enzim.

Itulah tadi mengenai struktur dan fungsi enzim. Jadi, enzim ini fungsinya bisa membantu penyembuhan luka serta melarutkan bekuan dari darah. Enzim juga dipakai sebagai peragian bir, adonan roti dan juga mengentalkan keju. Semoga bisa menambah ilmu pengetahuannya bermanfaat bagi kalian semua. Terima kasih.

Baca Juga :   5 Faktor Yang Mempengaruhi Kerja Enzim Beserta Penjelasannya lengkap

Baca juga:

Apa Itu Enzim Lipase?

Apa Saja Jaringan Pada Lambung