Sistem Pernapasan Pada Kupu-Kupu

2 min read

Sistem Pernapasan Pada Kupu-Kupu

Sistem pernapasan pada kupu-kupu – Kupu-kupu kerap dijadikan sebagai lambang metamorfosis sempurna. Hidupnya mereka dimulai dari menjadi ulat yang serupa dengan cacing berkaki serta berubah serangga bersayap indah.
Makhluk warna warni ini berubah struktur tubuhnya semua selama masa transisi tersebut yang terjadi dalam kempopongnya. Berikut ini akan kami pelajari mengenai Sistem pernapasan pada kupu-kupu guna meningkatkan pemahaman kalian mengenai anatomi mungil serangga.

1. Perut

Di bagian perut ini adalah bagian yang bentuknya kerucut dari tubuh kupu-kupu. Ia akan melebarkan sayapnya dengan melampaui kaki serta menyimpan sejumlah organ yang bertanggungjawab untuk bernafas.

2. Respirasi pasif

Kupu-kupu tidak memakai organ organ pernapasan aktif sama halnya dengan paru-paru yang diwajibkan para hewan untuk menghirup napasnya memakai otot khusus. Sebaliknya, kupu-kupu memanfaatkan bentuk respirasinya yang pasif, yang tidak membutuhkan pasrtisipasi aktif kupu-kupu. Pernapasan pasif ini memakai proses kimia guna mengambil oksigen.

3. Spirakel

Spirakel ini merupakan mekanisme yang mana kupu-kupu akan mengambil oksigenn serta mengeluarkan karbondioksida. Spirakel letaknya di sepanjang tubuh, namun khususnya fokus di sisi perut. Sejumlah spirarki ditujukan guna mengambil oksigen, sedangkan yang lain dipakai mengeluarkan karbondioksida.

Baca Juga :   Kupu Gajah : Karakteristik, Fase dan Habitat Beserta Penjelasannya Lengkap

4. Tabung trakea

Tabung trakea dijumpai di semua tubuh kupu-kupu dan mereka yang bertanggungjawab dalam mengalihkan oksigen di beragam bagian tubuh. Sebab oksigen tak diangkut lewat darah (misalnya hewan dengan peru-paru), tabung trakea merupakan satu-satunya cara untuk oksigen yang dibawa spirenta guna mencapai tubuh kupu-kupu.

Anatomi bagian kupu kupu

  1. Bagian kepala (head), di kepala kupu-kupu ada mata, mulut serta sepasang antena menjadi alat sensor.
  2. Kupu-kupu mempunyai mulut bentuknya tabung dengan menggulung mirip belalai yang fungsinya untuk mengambil sari bunga (nektar)
  3. Untuk bagian dada (thorax), di bagian dada kupu-kupu ini ada 3 sepasang kaki serta 4 buah sayap. Di dadanya ada sejumlah otot guna menggerakkan sayap dan kakinya.
  4. Di bagian perut (abdomen). Jantung, sistem pencernaan serta organ kelamin pun ada di bagian tersebut. Peredarannya darah ini terbuka

Kupu-kupu tergolong ke dalam jenis serangga yang kelasnya dikelompokkan menjadi orde lepidoptera. Kupu-kupu tergolong kedalam hewan yang membantu penyerbukan tumbuhan yang dikenal dengan nama polinator. Kupu-kupu hidup di hampir semua penjuru dunia. Sama dengan yang lain, tubuh kupu-kupu ini ditopang kerangka luar “exoskeleton” yakni tempat sejumlah otot serta organ dalam telah melekat di sisi bagian dalam. Kepala serta dadanya lengkap dengan sejumlah otot yang perannya menjadi alat gerak dari bagian bagian sayap dan mulut. Lalu sebagian besarnya rangka luar berbentuk lapisan kitin yang tak tembus air dan laut di dalam asam organik.

Anatomi kupu-kupu

Kebanyakan kupu-kupu memiliki struktur tubuh (anatomi yang sama). Tubuh kupu-kupu dewasa terdiri atas 3 bagian, mulai kepala (head), dada (thorax) dan terakhir perut (abdomen).
Berikut penjelasan lengkapnya :

1. Kepala (head)

Kepala merupakan bagian dari serangga yang isinya otak, 2 mata kompon, probosis serta faring (tenggorokan yang mana sebagai awal dari sebuah sistem pencernaan), dan terdapat 2 antena yang memasang dikepala.

Baca Juga :   6 Jaringan Penyokong Pada Hewan Beserta Gambarnya Terlengkap

2. Antena (antennea)

Antena merupakan alat sensor yang ada dikepala serangga dewasa. Antena tersebut dipakai kupu-kupu guna mencium serta menjaga keseimbangan. Kupu-kupu memiliki 2 antena yang ada diujung dan membulat untuk antennal club.

3. Mata kompon (compounc eye)

Mata kompon kupu-kupu terdiri atas lensa banyakhexagonal sama halnya dengan mata kompon serangga lain, sejumlah kupu-kupu hanya bisa melihat warna merah, kuning dan hijau saja.

4. Probosis (proboscis)

Kupu-kupu dewasa yang menghisap nektar bunga serta cairan lain dengan memakai probosis maupun mulut penghisap yang sama dengan sedotan spiral. Saat tidak dipakai, maka probosis ini akan menggulung melingkar mirip selang air.

5. Palp labial (labial palps)

merupakan pembantu nektar kupu-kupu guna menentukan apakah sesuatu itu termasuk makanan maupun bukan

6.Dada (thorax)

Merupakan bagian diantara kepala dan perut dimana sayap dan kaki terpasang.

7. Sayap depan

Yakni sepasang sayap yang ada diatas sendiri

8. Sayap belakang

Merupakan sepasang sayap yang ada di bawah sendiri

9. Kaki (legs)

Kupu kupu memiliki sepasang kaki yang pendek di depan serta 2 sepasang kaki lebih panjang di belakangnya. Kaki, khususnya sepasang yang ditengah ini lengkap dengan sensor penciuman yang dapat membuat kupu-kupu bisa “merasakan” kandungan kimia di tempatnya hinggap.

10. Perut (abdomen)

Perut ini adalah bagian ekor serangga yang memiliki segmentasi yang mempunyai organ vital misalnya jantung, tubuh maupun pembuluh malphigi guna dijadikan alat ekskresi (pembuangan sisa metabolisme dan benda tak berguna lain, organ reproduksi serta sebagian besar sistem pencernaan.

Jadi, dari pembahasan diatas tadi bisa disimpulkan bahwa hewan ini mempunyai 3 bagian tubuh, yakni kepala, dada dan juga perut. Masing-masing tersebut mempunyai kompleksitas sendiri.
Sehingga disini pula kita bis atau mengenai kupu-kupu yang mempunyai 2 mata, pastinya ini sebagai fata unik dan juga menarik, sebab jarang sekali orang orang tau bahwa kupu-kupu ini mempunyai dua mata yang saling mendukung satu dengan lainnya.
Kupu-kupu pun bernafas memakai saluran di dada, selain itu tempat ini merupakan tempat mengambil oksigen dengan jumlah yang banyak, sebab kupu-kupu ini memerlukan oksigen guna menjalankan pergerakan.

Baca Juga :   Fungsi Stigma Pada Serangga Paling Lengkap

Nah, itu tadi mengenai informasi tentang Sistem pernapasan pada kupu-kupu. Semoga bermanfaat bagi kalian dan sampai jumpa pad artikel berikutnya.

Baca juga:

Organ Pernapasan Ular

Jenis-Jenis Energi Dan Contohnya