Sistem Pernapasan pada Ikan Bertulang Sejati dan Penjelasannya

3 min read

Sistem Pernapasan pada Ikan Bertulang Sejati dan Penjelasannya

Sistem Pernapasan pada Ikan dan Penjelasannya – Sistem pernapasan pada ikan berbeda dari hewan Amphibi karena ikan hanya hidup di air tidak didua alam meskipun amphibi juga memiliki salah satu organ pernapasan yang sama dengan ikan. Sistem pernapasan pada ikan bergantung pada satu organ utama yang disebut insang. Insang pada ikan memiliki fungsi untuk mengikat oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida sebagai hasil respirasi.

Organ pada insang memiliki hubungan langsung dengan pembuluh darah sehingga memungkinkan terjadinya pertukaran langsung antara oksigen dan karbon dioksida. Insang terletak di dua sisi tubuh ikan pada bagian depan. Bisa dikatakan bahwa insang adalah salah satu dari bagian – bagian tubuh hewan yang penting khususnya pada ikan.

Insang pada ikan dapat menarik oksigen lebih maksimal daripada paru-paru bahkan jika kadar oksigennya dalam air dibawah 21% atau 210ppm. Insang terdiri dari filamen-filamen yang langsung terhubung dengan air dan didesain agar air dapat terus masuk dan mengalirkan udara. Pada ikan pertukaran udara berlangsung secara otomatis tanpa perlu menunggu sisa udara lama dikeluarkan dan ikan tidak perlu membuang energi banyak untuk proses ini.Hal inilah yang menyebabkan kerja insang lebih efisien dari fungsi paru – paru manusia.

Insang terdiri dari gill filament atau lembaran insang yang terstruktur dan juga memiliki permukaan yang luas untuk menyerap oksigen. Penyaluran pernafasan ikan dilakukan lewat epitel khusus bernama lamella dengan filamen insang epithelium respiratorik. Tekstur epitelium itu sangat tipis dengan ukuran yang menyesuaikan wadahnya.

Baca Juga :   6 Daur Hidup Cacing Pita dan Jenis - Jenisnya Lengkap

Pada ikan biasanya terdapat 4 lembar insang yang ada pada setiap sisi tubuh, Ikan hiu dan Ikan pari memiliki 5 insang sedangkan beberapa spesies bahkan memiliki 6 atau 7 lembaran insang. Cabang ilmu Biologi yang mempelajari ikan disebut Ikhtiologi.

Bagian – Bagian Insang

Berikut ini ada beberapa bagian yang menyusun insang pada ikan, yaitu :

  1. Lengkung insang yang tersusun dari tulang rawan
  2. Rigi – rigi insang letaknya berada di depan lengkung insang. Rigi insang ini tersusun oleh beberapa tulang dan fungsinya untuk menyaring air
  3. Lembaran insang letaknya dibelakang bagian lengkung insang. Lembaran insang biasanya memiliki warna merah karena mengandung pembuluh darah. Lembar insang berbentuk menyerupai sisir. Tiap lembaran insang memiliki filamen, disetiap filamen terdiri dari banyak lembaran tipis atau disebut lamella.

Bentuk Insang

Ada dua macam bentuk insang pada ikan sesuai dengan jenisnya yaitu :

  1. Insang dengan operkulum atau tutup insang. Jenis insang ini dapat ditemui pada ikan bertulang sejati atau Osteichthyes seperti gurame, bandeng dan lainnya. Operkulum terdiri dari beberapa bagian yaitu opercle, preopercle, interopercle, and subopercle. Fungsi posterior operculum ini adalah menjaga air maupun oksigen pada ikan supaya tak keluar lagi ketika proses respirasi berlangsung. Fungsi lainnya ialah menjaga tekanan airnya.
  2. Insang tanpa tutup atau operkulum. Jenis insang ini dimiliki oleh ikan bertulang rawan atau Chondrichthyes seperti hiu dan juga pari. Tipe insang ini memiliki struktur khusus bernama septum interbranchiale. Nah, struktur bernama Septum interbranchiale inilah yang merupakan jaringan ikat & otot yang yang ada diantara setiap lembaran insang pada ikan.

Fungsi Insang

Insang juga memilki beberapa fungsi lain diantaranya yaitu :

  1. Mengatur keseimbangan asam basa
  2. Mengatur regulasi ion
  3. Eksresi nitrogen
  4. Menyaring makanan
Baca Juga :   Sistem Pernapasan Pada Ikan - Pengertian, Bagian, Bentuk, Fungsi dan Cara Kerja

Air yang telah tercemar oleh polutan lingkungan seperti amonia, logam berat, nitrit, pestisida ataupun zat berbahaya lain, hal tersebut akan mengganggu proses pernapasan pada ikan dan juga berakibat fatal meracuni tubuh ikan yang kemudian dikonsumsi oleh manusia. Insang pada ikan juga dapat terkontaminasi oleh bakteri yang juga berakibat merugikan manusia

Cara Kerja Insang

  1. Proses pernapasan ikan dimulai dengan membukanya mulut ikan kemudian tertutupnya operkulum. Air yang kaya oksigen akan masuk dan terdorong ke dalam mulut ikan dan melalui insang.
  2. Molekul oksigen tersebut akan ditangkap oleh Haemoglobin pada jaringan pembuluh darah dalam insang lalu diedarkan ke seluruh tubuh ikan.
  3. Karbondioksida dan buangan respirasi lainnya juga akan dilepaskan bersamaan melalui insang.
  4. Lalu ikan menutup mulutnya lalu membuka tutup insang sehingga air masuk lewat insang ini.

Alat Bantu Pernapasan Pada Ikan

Beberapa ikan juga memiliki alat bantu pernapasan diantaranya adalah :

  • Labirin – Labirin ialah salah satu alat bantu pernapasan pada ikan tetapi tidak semua ikan memiliki labirin. Labirin adalah perluasan insang pada bagian atas yang memiliki bentuk lipatan dan membentuk rongga yang tidak beraturan. Beberapa ikan yang memiliki labirin diantaranya adalah ikan lele ( Clarias batrachus )dan gabus ( Channa striata ). Labirin berfungsi untuk menyimpan cadangan oksigen yang nantinya akan digunakan jika ikan berada pada daerah atau lingkungan yang kadar oksigen rendah.
    Untuk beberapa ikan seperti ikan cupang ( Betta sp )mampu mengambil oksigen langsung dari atmosfer dengan menggunakan labirin sehingga labirin pada ikan memiliki fungsi seperti paru – paru pada manusia.
  • Arborescene – Beberapa spesies ikan seperti lele, gurame atau nila juga memiliki struktur tambahan yang disebut dengan arborescejne. Arborescene adalah struktur tambahan pada insang yang memiliki warna merah dan berbentuk seperti bunga karang. Hal ini akan membantu ikan melakukan pernapasan dilingkungan berkadar oksigen rendah sekalipun.
  • Diverticula – Ikan yang hidupnya didaerah tropis seperti gabus ( Channa striata ) biasanya memiliki struktur tambahan yang disebut dengan diverticula. Diverticula terletak pada daerah pharynx.
Baca Juga :   10 Contoh Hewan Asiatis Dan Penjelasannya Lengkap

Sistem Pernapasan Pada Ikan Bertulang Sejati

a) Fase inspirasi ikan

Gerak menutup insang disamping dengan selaput tutup insang yang masih tetap menempel membuat rongga mulut ikan bertambah besar. Namun sebaliknya celah bagian belakang insang akan tertutup. Sehingga, tekanan udara pada rongga mulut ikan menjadi lebih kecil dibandingkan tekanan udara luarnya. Celah mulut ikan yang membuka membuat adanya aliran air masuk di dalam mulutnya.

b) Fase ekspirasi ikan

Sesudah air masuk pada mulut ikan, maka celah mulut akan menutup. Sementara Insang akan kembali pada posisi semula yang diikuti oleh proses membukanya celah pada insang. Sementara itu, air pada mulut ikan akan mengalir lewat celah-celah insang serta menyentuh lembar – lembar insang. Nah, disinilah terjadinya pertukaran udara. Darah akan melepaskan CO2 di dalam air kemudian akan mengikat O2 yang berasal dari air.
Di fase inspirasi, kandungan O2 serta air akan masuk pada insang. Selanjutnya kandungan O2 akan diikat oleh pembuluh kapiler darah lalu dibawanya ke jaringan-jaringan tubuh ikan yang memerlukan. Dan sebaliknya, di fase ekspirasi, kandungan CO2 akan dibawa darah dari jaringan yang selanjutnya bermuara pada insang, kemudian dari insang akan diekskresikan keluar dari tubuh ikan.

Nah, itulah pembahasan tentang Sistem Pernapasan pada Ikan dan Penjelasannya secara lengkap. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Contoh Jaring Makanan Di Danau, Laut Dan Sawah Terlengkap

Makalah Anatomi Mata Bagian Luar dan Dalam dan Penjelasan Lengkapnya