Sistem Pernapasan Pada Hewan Reptil Dan Penjelasannya

2 min read

Sistem Pernapasan Pada Hewan Reptil Dan Penjelasannya

Sistem pernapasan pada hewan reptil – menurut kelompok makhluk hidup, hewan bisa dibagi menjadi 2 (vertebrata dan invertebrata). Pengklasifikasian tersebut merupakan ada tidaknya vertebrae atau rangka tulang belakang. Hewan vertebrata mempunyai rangka didalam tubuhnya, sedangkan invertebrata luar tubuhnya. Untuk kelas vertebrata ini jenis reptil. Nah, kali ini penulis akan membahas seputar Sistem pernapasan pada hewan reptil.

Ciri Ciri Hewan Reptil

Walau demikian, reptil yang hidup di air tetap melakukan kegiatan utamanya misalnya proses reproduksi didarat. Seperti berikut ini :

  1. Reptil mempunyai rangka tulang belakan jadi diklasifikasikan kedalam hewan vertebrata.
  2. Tergolong hewan darah dingin/ poikiloterm
  3. Mempunyai kulit dengan zat keratin, bertanduk dan tebal. Kulit reptil tebal bisa mencegah mengalami penguapan air berlebihan atau transpirasi. Sejumlah spesies reptil mengganti kulitnya dengan teratur semasa hidupnya. Mempunyai jantung tiga bilik kecuali jantung buaya 4 bilik.
  4. Mmepunyai ginjal metanephric
  5. Sistem respirasi dibantu sebuah organ khusus yakni paru-paru
  6. Sebagian besar reptil merupakan predator dan tergolong hewan karnivora.

Pengelompokan Reptil

Hewan reptil dikelompokkan 4 ordo utama, diantaranya :

  • Ordo crocoddilia misalnya buaya, aligator beserta 3 spesies lain
  • Ordo sphenodontia misalnya tuatara selandia baru terdiri atas 2 spesies
  • Ordo squamata, ordo tersebut adalah ordo spesies paling banyak yakni sekelilingnya 7900 spesies disemua dunia, misalnya hewan yang tergolong ordo squamata ular, kadal dan amphisbaenia.
  • Ordo testudinata terdiri atas 300 spesies tergolong labi-labi, kura-kura dan penyu.

Paru-paru reptil bisa bekerja dengan optimal akan tetap ada sejumlah spesies yang mempunyai pengecualian, diantaranya :

  1. Ordo testudiane atau dikenal sebagai kura-kura
  2. Spesies ulat laut
  3. Spesies hewan reptil yang hidupnya di air.
Baca Juga :   7 Fakta Unik Cara Berkembang Biak Penguin

Mekanisme Pernapasan Reptil

Untuk sistem pernapasan hewan reptil sendiri dibantu dengan gerakan rongga dada. Tak seperti sistem pernapasan manusia, reptil tidak mempunyai sekat diafragma serta pernapasan diatur otot intercostae. Saat otot intercostae berkontraksi maka rongga dada akan membesar serta volume udara akan mengecil kemudian udara masuk lubang hidung dan kemudian diteruskan di laring, trakea serta paru-paru. Saat otot intercostae berelaksasi rongga dada akan mengecil serta udara yang mengandung karbondioksida keluar lewat lubang hidung.

Sama halnya dengan paru-paru hewan mamalia, yakni dinding alveoli telah dikelilingi pembuluh kapiler yang fungsinya menjadi tempat pertukaran udara. Pertukaran udara ini terjadi pada alveoli lalu oksigen akan mengikat di hemoglobin dalam sel arah. Di sejumlah spesies ordo crocodil reptil termasuk pula buaya, pernapasan pun dibantu otot-otot hati maupun visera. Di buaya, otot tersebut berhubungan langsung dengan tulang rusuk. Di waktu otot visera ini berkontraksi rusuk bergerak di depan dan menghisap udara yang masuk dalam rongga dada. Gerakan otot ini sama seperti dengan gerakan waktu menarik piston.

Sebagian besar reptil tidak mempunyai palatum atau atap rongga mulut sekunder. Hal tersebut memicu reptil menahan nafas saat menelah makanan. Spesies lain misalnya buaya sudah berevolusi dan mempunyai rongga mulut sekunder yang memungkinkan mereka tetap bernapas ketika menyelam. Sedangkan itu, ular bisa mengembangkan trakeanya jadi lebih luas, dan mungkin ular bisa menelan mangsanya tanpa merasa sesak napas.

Berikut ini mekanisme pernapasan pada reptil dengan ringkas :

  1. Fase inspirasi – terjadinya otot tuang rusuk berkontraksi > membesarnya rongga dada > mengembang paru-paru > masuknya 02 lewat lubang hidung > rongga mulut > anak tekak > trakea panjang > bronkiolus dalam paru-paru > pengangkutan O2 oleh darah menuju seluruh tubuh.
  2. Fase ekspirasi – terjadinya otot tulang rusuk berelaksasi > mengecilnya rongga dada > mengecil paru-paru > proses CO2 dari jaringan tubuh ke jantung lewat darah > paru-paru > bronkiolus > panjangnya trakea > anak tekak > rongga mulut > dan lubang hidung.
    Sistem pernapsan reptil ialah salah satu sistem penting dalam tubuh hewan reptil. Gangguan dialami ketika alat pernapasan reptil bisa berdampak buruk pada kelangsungan hidupnya. Reptil hidup di air dan darat jadi berdampak pada pencemaran uadara dan berakibat fatal untuk kelangsungan spesies.
Baca Juga :   Ciri-Ciri Hewan Arachnida Terlengkap Beserta Penjelasannya

Ekosistem Hewan Reptil

Reptil hidup bebas di alam dan menghirup oksigen secara langsung di udara. Hal ini memungkinkan reptil memperoleh suplay oksigen yang lumayan. Oksigen yang didapatkan hewan dari udara dihasilkan lewat proses fotosintesis dalam tumbuhan.

Sistem pernapasan reptil ini tak jauh bedanya dengan sistem pernapasan pada manusia dan sistem pernapasan pada hewan vertebrata lain walaupun alat-alat pernapasan pada reptil masih sederhana daripada dengan alat alat pernapasan manusia.

Bagian bagian paru reptil pun berbeda dengan bagian paru-paru manusia. Sistem pernapasan reptil dibantu dengan organ utamanya yaitu paru-paru. Paru-paru merupakan organ yang efektif di dalam proses respirasi sebab paru-paru sebagai perantara masuknya oksigen dan juga pernapasan secara langsung dalam keadaan lembab tanpa banyak kehilangan air.

Oksigen yang masuk ini di dalam paru-paru kemudian akan masuk di jantung dan sistem transportasi mengedarkannya di seluruh tubuh. Reptil memerlukan oksigen guna mendapatkan energi yang dipakai untuk bergerak. Energi ini dihasilkan lewat proses glikolisis, siklus krebs serta sistem transport elektro yang berlangsung di dalam mitokondria.

Mungkin itu saja yang bisa kami sampaikan mengenai sistem pernapasan pada hewan reptil. Jadi, sistem pernapasannya reptil ini tak jauh bedanya dengan sistem pernapasan manusia serta sistem pernapasan pada hewan vertebrata lainya, walaupun alatnya pernapsan reptil ini sederhana. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Fungsi Organ Tubuh Manusia Bagian Dalam

Ciri Ciri Ubur Ubur dan Penjelasannya