Sistem Peredararan Darah Pada Ikan : Pengertian dan Fungsi beserta Gambarnya

3 min read

Pengertian dan Fungsi Sistem Peredararan Darah Pada Ikan beserta Gambarnya

Sistem Peredararan Darah Pada Ikan beserta Gambarnya – Ikan tergolongan hewan vertebrata yang siklus peredaran darahnya mirip sistem peredaran darah katak, aves bahkan juga manusia. Ikan mempunyai sistem peredaran darah yang tertutup serta peredaran darah tunggul. Fungsinya yaitu guna mengangkut makanan menuju seluruh tubuh serta membuang sisa metabolisme dalam tubuh. Adapun beberapa organ tubuh ikan dan salurannya yang berperan didalam sistem peredaran darah. Untuk lebih jelasnya simak ulasan tentang Sistem Peredararan Darah Pada Ikan beserta Gambarnya  dibawah ini.

Peredarah Darah Pada Ikan

1. Jantung

Letak jantungnya ikan di bagian posterior lengkung insang depan rongga badan serta di atas Ithmus. Jantung ikan terdiri atas :

  • Atrium : ialah sebuah ruangan didalam jantung ikan berdinding tipis. Darah yang terdapat dalam atrium akan melewati antrioventikular lalu masuk dalam rongga ventrikel. Antrioventikular mempunyai semacam katup/ klep yang bisa mencegah aliran darah sehingga kembali ke rongga atrium.
  • Ventrikel : ialah sebuah ruangan didalam jantung ikan berdinding tebal. Ventrikel hanya akan menerima darah yang menyalur ke atrium, selanjutnya darah akan dipompa dengan memakai aorta ventral menuju insang hingga menyebar menuju seluruh tubuh.
  • Sinus Venosus : ialah ruangan tambahan yang ada di dalam jantung ikan dengan berdinding tipis dan juga nyaris tanpa mengandung jaringan otot. Sinus venosus berfungsi menampung darah yang mengalir pada vena kardial anterior serta posterior melewati vena hepatica.

2. Conus Arteriosus

Ikan dengan jenis Elasmobranci mempunyai conus arteriosus yang dapat berfungsi dan berkembang secara baik tetapi ikan jenis ini tak mempunyai bulbus arteriosus. Sementara ikan jenis Teleostei mempunyai conus arteriosus yang berstruktur sangat kecil serta memiliki bulbus arterious yang dapat tumbuh serta berfungsi secara baik.

3. Arter

Arteri ialah pembuluh darah didalam tubuh ikan. Arteri dalam tubuh ikan fungsinya untuk menyalurkan darah dari insang menuju seluruh tubuh. Pembuluh darah arteri ini mengandung banyak oksigen guna diedarkan menuju seluruh tubuh ikan. Arteri didalam tubuh ikan terdiri atas tiga buah lapisan, yakni intima, endothelium, serta subendothelium.

4. Vena

Vena ialah pembuluh darah yang berada didalam tubuh ikan dan fungsinya sebagai pembuluh darah yakni baik yang aliran menuju ke jantung. Vena mempunyai dinding lebih tipis daripada arteri tetapi ukuran rongganya lebih besar. Dinding vena paling elastis dan aktif ketika berkontraksi sehingga dapat memompa darah hingga ke jantung.

5. Kapiler

Kapiler ialah tempat percabangan pada salurah darah didalam tubuh ikan yang fungsinya sebagai tempat pertukaran antara jaringan/ sel dengan darah. Kapiler yang berada dalam tubuh ikan ada 3 macam, yakni kapiler kontinyu, kapiler diskontinyu dan kapiler berpori.

Komponen Pembentuk Darah pada Tubuh Ikan

Darah mempunyai peranan besar didalam menyebarkan beberapa nutrisi, lalu mengedarkan beberapa zat-zat kimia, dan membawa sejumlah sisa metabolisme serta dapat mengangkut oksigen & karbondioksida.

Darah mempunyai komponen pendukung yang dapat membantu ikan dalam mempertahankan dirinya dari beragam serangan penyakit. Komponen yang ada dalam darah terdiri atas trombosit dan juga plasma darah.
Adapun penjelasan mengenai sel darah yang terbentuk plasma darah, diantaranya :

1. Erythrocyte

Erythrocyte ialah sel darah merah yang berada dalam tubuh ikan. Keberadaannya menyebabkan darah ikan warnanya merah. Hemoglobin fungsinya mengangkut oksigen menuju seluruh tubuh ada di dalam erythrocyte. Jumlah erythrocyte pada tubuh ikan sekitar antara 20.000-3.000.000/mm3.

2. Leucocyte

Leucocyte ialah sel darah putih yang berada didalam tubuh ikan. Leucocyte mempunyai dua kelompok sel bernama granulacyte dan juga agranulacyte. Granulacyte memiliki beberapa butir (granula), sementara agranulacyte tidak mempunyai butir-butir (granula). Leucocyte ialah unsur atau bagian dalam pembuluh darah, tetapi memiliki fungsi utama yang berada di luar pembuluh darah. Di dalam Leucocyte ada enzim yang bisa menimbulkan reaksi kimia.

3. Thrombocyte

Thrombocyte ialah sel darah yang ada di dalam tubuh ikan yang mempunyai ukuran lebih kecil pada erythrocyte. Thrombocyte ialah penghasil utama pada thrombokinase.

Keadaan Hematrokit pada Tubuh Ikan

Hematrokit ialah kadar volume eritrosit dalam darah ikan. Hematrokit termasuk volume eritrosit yang dipisahkan dari plasma darah serta dinyatakan dalam bentuk pesen. Hematrokit juga sebagai perbandingan antara seluruh volume darah dengan sel darah merah. Hematrokit bisa menentukan tingkat kesehatan pada ikan. Kondisi hematrokit didalam darah ikan bisa menurun ketika ikan mengalami stres sebab perubahan atau pencemaran pada lingkungan di habitat ikan.

Faktor lainnya yang berfungsi dalam nilai hematrokit pada darah ikan ialah umur, nutrisi, jenis kelamin, dan ukuran tubuh serta masa pemijahannya. Menurut para peneliti, jika kadar hemotrokit didalam darah ikan banyaknya 22% saja, maka ikan tersebut sedang keadaan anemia/ tidak sehat. Kadar hemotrokit didalam darah ikan paling dinamis, sekitar antara 5 – 60%.

Didalam beragam literatur disebutkan, bila dalam hemotrokit dalam darah ikan akan semakin berkurang maka bisa mengindikasikan ikan tidak makan, sebab adanya kontaminasi, kurangnya asupan vitamin/ terinfeksi penyakit dan kandungan protein pakan telah rendah.

Fungsi pada sel darah putih serta sel darah merah dalam tubuh ikan sama pada fungsi sel darah merah tubuh manusia. Sel darah merah ikut serta menjadi indikator untuk menentukan kesehatan tubuh, serta sebagai diagnosa kelainan pada sistem darah manusia & hewan. Hewan vertebra & invertebrata mempunyai mekanisme pertahanan diri dalam tubuhnya melalui produksi sel darah dan begitu pula yang terjadi dalam tubuh ikan.

Demikian uraian tentang Sistem Peredararan Darah Pada Ikan beserta Gambarnya. Jadi, sistem peredaran darah ikan ini sama dengan mirip sistem peredaran darah katak, aves bahkan juga manusia. Setiap ekosistem hewan memerlukan tempat hidup layak. Kita sebagai manusia harus lebih meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga dari keseimbangan ekosistem yang terdapat di muka bumi ini, sehingga memberikan dampak positif pada kehidupan di muka bumi.

Baca juga: