Sistem Peredaran Darah Pada Aves Beserta Gambarnya

3 min read

Sistem Peredaran Darah Pada Aves Beserta Gambarnya

Sistem Peredaran Darah Pada Aves Beserta Gambarnya – Aves atau burung umumnya memiliki sistem peredaran darah yang hampir sama hewan mamalia. Yang sedikit membedakan hanyalah sistem yang terjadi pada burung dikenal dengan sebutan sistem peredaran darah tertutup atau sistem peredaran darah ganda. Pada setiap satu siklusnya darah akan melewati jantung sebanyak dua kali. Sistem peredaran ini juga hampir sama dengan mekanisme peredaran darah pada manusia.

Pada Aves atau burung jantung memiliki bentuk kerucut dengan sebuah lapisan pelindungnya. Terdapat empat ruangan yang ada di dalam jantung, yaitu terdiri dari serambi kanan (atrium dekster), serambi kiri (atrium sinister), bilik kanan (ventrikel dekster), dan bilik kiri (ventrikel sinister). Keempat ruangan pada jantung aves tersebut telah didesain sedemikian rupa sehingga oksigen dan karbondioksida tidak akan pernah tercampur di dalam satu ruangan.

Sistem peredaran pada mahkluk ini dimulai ketika darah yang mempunyai kandungan karbondioksida ini dialirkan dari seluruh tubuh menuju ke jantung, tepat di serambi kanan ke bilik kanan. Selanjutnya darah yang ada di bilik kanan akan disebarkan menuju paru-paru. Urutan selanjutnya darah dengan kandungan oksigen yang ada d dalam paru-paru akan dialirkan menuju serambi kiri (atrium sinister) menuju bilik kiri (ventrikel sinister) dan kemudian akan diedarkan menuju aorta.

Baca Juga :   10 Contoh Hewan Amfibi Terlengkap Beserta Penjelasannya

Sistem Peredaran Darah Pada Aves

Singkatnya terdapat dua sistem yang terjadi pada burung atau aves, yaitu:

  • Peredaran darah kecil – darah dan kandungan karbondioksida yang berasal dari seluruh akan dialirkan ke serambi kanan (atrium dekster) yang nantinya darah tersebut akan melewati bilik kanan (ventrikel dekster).
  • Peredaran darah besar – darah yang telah tercampur oksigen yang berasal dari ventrikel dekster tersebut akan disalurkan keseluruh bagian tubuh aves.

Sebelum kita mengetahui dan mempelajari Sistem Peredaran Darah Pada Aves Beserta Gambarnya maka tidak salah bagi kita untuk membaca ulasan mengenai pengelompokkan spesies aves.

Cara Mengelompokkan Spesies Aves

Semua kelompok hewan tentu saja membutuhkan habitat hidup untuk hewan-hewan tersebut tinggal sebagai penyongkong keberlangsungan hidupnya. Kelompokkan hewan burung yang memiliki nama ilmiah aves ini membutuhkan lingkungan yang sehat serta bebas dari berbagai macam polusi. Memang pada umumnya burung memiliki habitat hidup yang beragam, mulai dari hutan, taman, kebun, padang rumput, perairan dan juga padang pasir.

Lingkungan yang terbebas dari beragam polusi dapat memperpanjang masa hidup sekelompok burung. Selain itu, tingkat adaptasi terhadap berbagai kompetisi antar sesama burung serta bagaimana kemampuan hewan tersebut dapat menghadapi seleksi alam menjadi beberapa faktor yang juga dapat mempengaruhi kelangsungan hidup.

Burung yang termasuk dalam golongan hewan vertebrata menjadi salah satu hewan yang mempunyai spesies terbanyak dibandingkan dengan hewan lainnya. Banyak ilmuwan yang telah menetapkan 3 cara untuk menentukan setiap spesies burung. Mereka sepakat untuk mengelompokkan aves dengan menitikberatkan pada ekologi dan tingkah lakunya. Ketiga kelompok tersebut diantaranya:

1. Spesies burung dilihat dari kemampuannya

Kelompok pertama pengelompokkan spesies burung dapat dilihat dari kemampuannya. Kemampuan tersebut meliputi kemampuan burung dapat terbang dan kemampuan burung yang tidak dapat terbang. Kategori ini menentukan dan menjelaskan banyak burung yang beragam spesies.

Baca Juga :   4 Sebab Gigitan Serangga Membuat Kulit Memerah Dan Gatal

2. Perilaku anak burung yang baru saja menetas

Sejak burung mulai menetas akan dikualifikasikan berdasarkan perilaku pertama kali yang diperlihatkannya. Ada dua jenis perilaku yangumumnya akan muncul pada anak burung yang baru saja menetas, yaitu Altricial dan Precocial. Precocial sikhususkan sebagai sebutan untuk anak burung yang scara langsung dapat meninggalkan sarangnya setelah proses penetasan selesai. Bahkan anak burung jenis ini dapat mencari makanannya sendiri setelah keluar dari telur. Sementara altricial adalahs ebutan untuk anak burung yang setelah menetas masih rapuh, belum memiliki bulu, dan masih membutuhkan induknya untuk dapat bertahan hidup. Seperti untuk mencari makan dan untuk menghangatkan tubuhnya hingga ia telah mampu untuk terbang.

3. Penyebaran ekosistem burung

Seluruh ekosistem haruslah seimbang agar populasi semua hewan dapat terjaga, termasuk populasi burung yang umumnya paling banyak. Habitat hidup burung akan menentukan jenis spesies dari aves, yaitu berhabitat di lautan, atau di daratan serta spesies burung yang bertengger.

Karakteristik Tubuh Aves Pada Setiap Spesies

Meskipun setiap Sistem Peredaran Darah Pada Aves Beserta Gambarnya itu sama dengan hewan mamalia, akan tetapi pada dasarnya aves memilikinkarakteristik tubuh yang berbeda setiap spesiesnya. Ciri-ciri fisik atau karakteristik yang dimiliki aves, yaitu sebagai berikut.

  • Hewan yang memiliki dua kaki dengan sisik mirip reptile dan seluruh tubuhnya ditutupi bulu lebat
  • Termasuk dalam golongan hewan vertebrata, yakni hewan yang memilii tulang belakang.
  • Memiliki bentuk leher yang fleksibel
  • Ukuran otak yang cukup besar
  • Memiliki rahang bawah dengan susunan yang lebih kompleks
  • Mempunyai paruh, akaan tetapi tidak terdapat gigi

Umumnya spesies burung yang hidup diberbagai tempat mempunyai ciri-ciri seperti di atas. Namun, ada ciri-ciri khusus yang dimiliki spesies burung tergantung dari habitat hidupnya, seperti burung yang hidup di daratan, di air atau burung yang memiliki tengger.

Baca Juga :   Ciri-Ciri Hewan Reptil Terlengkap Beserta Penjelasannya

1. Burung yang berhabitaat di daratan

Spesies burung yang satu ini memiliki ciri khusus yaitu dengan cakar yang kuat dipakai untuk mencari makan, hanya terbang pada jarak tertentu saja dan jika menghadapi musuhnya lebih banyak dengan berlari.

2. Burung yang berhabitat di lautan atau perairan

Spesies burung yang hidup diperairan memiliki ciri khusus yaitu memiliki kaki yang berselaput dengan paruh yang runcing dan panjang. Sayap yang dimilikinya dapat digunakan untuk berenang di air dan dapat juga untuk terbang di udara.

3. Burung bertengger

Yang termasuk dalam spesies burung ini adalah burung pemangsa dan arboreal, seperti elang, gagak, merpati, pelatuk dan lainnya. Burung pemangsa lebih memiliki kaki yang kuat, sementara burung arboreal lebih memanfaatkan pepohonan sebagai tempat hidupnya atau pijakannya.

Nah, itulah Sistem Peredaran Darah Pada Aves Beserta Gambarnya serta penjelasan lain yang berkaitan dengan aves. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.

Baca juga:

Peranan Coelenterata Dalam Kehidupan Manusia

40+ Contoh Tumbuhan Dikotil Beserta Nama Latinnya