Sistem Hormone Pada Reptile : Pengertian, Ciri dan Contohnya Lengkap

2 min read

Pengertian, Ciri dan Contoh Sistem Hormone Pada Reptile

Sistem hormone pada reptile – mirip dengan manusia, pada tubuh hewan pun terdapat sejumlah kelenjar yang dihasilkan dari endoktrin vertebrata. Misalnya seperti hormone insulin, hormone testosterone, dan hormon esterogen. Selain itu, hormone ini akan disekresikan menuju dalam aliran darah yang ada. Tetapi ada juga hormone yang tidak dapat ikut mengalir dalam darah tersebut, yakni hormone echtohormon. Lalu bagaimana dengan sistem hormone pada hewan ini? Nah, pada kesempatan kali ini hanya akan membahas tentang sistem hormone pada reptile.

Pengertian Hewan Reptile

Hewan reptile ialah sekelompok binatang melata yang tergolong dalam satu jenis hewan vertebrata atau hewan bertulang belakang dengan mempunyai darah dingin serta mempunyai kulit yang kering atau bersisik dan seluruhnya menutupi permukaan tubuh hewan itu. Selain itu, dalam sejumlah ordo dan sub – ordonya, otomatis akan mengelupas sendiri bagian sisik tersebut, baik menyeluruh maupun sebagian saja. Sistem respirasi pada hewan reptile mempunyai perbedaan dengan hewan jenis lainnya.

Nama reptile sendiri diadopsi dari bahasa inggris, yakni termasuk terjemahan dari bahasa yunani yakni “reptum” yang berarti melata. Hewan reptile tersebut pun dikenal menjadi hewan yang berdarah dingin pada kelas reptile yang tandanya mempunyai paru paru, sisi maupun kulit kering di sepanjang bagian tubuhnya, kerangka tulang dan mempunyai hati dengan ventrikel tunggal serta dua atrium. Hal ini sifatnya adalah sama di seluruh jenis hewan reptile.

Sistem Hormone Pada Reptile

Sistem endoktrin atau sistem hormone yang ada pada reptile terdiri atas pengeluaran hormone penting bagi fungsi tubuh yang normal. Seperti contohnya, ular mempunyai kelenjar endoktrin yang sama pada hewan mamalia. Misalnya yakni hormone tiroid, kelenjar adrenal dan hormone paratiroid.

Baca Juga :   Alat Pernapasan Bintang Laut Dan Penjelasannya Lengkap

Adapun mengenai kelenjar tiroid ada di daerah tenggorokan ( esofagus ) yang bertanggung jawab guna pertumbuhan dan perkembangan pada hewan umumnya, diantaranya seperti pada shedding normal kulit.
Sementara paratiroid ini ialah struktur yang dipasangkan dengan berlokasi dekat kelenjar tiroid. Tugasnya yakni membantu dalam proses metabolisme kalsium serta sistem peredaran darah pada hewan reptile. Nah, inilah alasannya kenapa hormone dan juga sistem hormone ini sangat penting sekali dalam proses pertumbuhan maupun perkembangan bagi hewan reptile.

Ciri-Ciri Hewan Reptile

Berikut ini merupakan ciri ciri dari hewan reptile, antara lain :

  1. Hampir seluruh dari hewan jenis reptile ini berdarah dingin
  2. Reptile menghirup udara serta bernafas menggunakan paru paru
  3. Hewan reptile ini otaknya berukuran relative dengan tubuh mereka, serta jauh lebih kecil jika dibanding dengan tubuh mamalia pada umumnya
  4. Tubuh reptile ditutupi dengan sisik atau mempunyai pelat tulang eksternal misalnya seperti cangkang
  5. Hewan reptile memakai beragam metode guna mempertahankan diri pada situasi dengan alam liar, misalnya seperti kamuflase, menghindari, mendesis dan juga menggigit.

Contoh Hewan Reptile

Berikut ini ada sejumlah contoh yang tergolong dalam jenis hewan reptile. Contoh dibawah ini bercampuran dengan berbagai ordo-ordo, diantaranya :

  1. Penyu hijau
    Penyu hijau ini bagian dari jenis penyun laut dengan ukuran tubuh besar. Jenis reptile ini bisa ditemukan di seluruh wilayah laut subtropics dan tropis. Penyu hijau bisa mudah ditemui wilayah samudra pasifik dan samudra atlantik.
  2. Penyu sisik
    Penyu inilah yang sudah terancam kepunahan, dan ia diketahui hanya hidup dibeberapa belahan dunia saja. Penyu sisik bisa ditemui pada kawasan laut atlantik serta di wilayah perairan indo pasifik.
  3. Penyu lekang
    Penyu lekang ialah jenis reptile yang mempunyai ciri hampir sama pada penyu hijau. Namun, di bagian kepala penyu lekang ini lebih besar dibanding penyu hijau. Bagian karapaknya pun lebih ramping serta mempunyai sudut. Penyu lekang tergolong jenis penyu yang dilindungi Negara Indonesia.
  4. Buaya muara
    Buaya muara bisa dijumpai di Negara misalnya seperti srilangka, india, kepulauan, Bangladesh, Indonesia dan masih banyak lagi lainnya. jenis buaya ini terbesar sendiri dan mempunyai bobot sangat berat jika dibanding buaya jenis lainnya.
  5. Buaya siam
    Berdasarkan pendapat dari sejumlah penelitian, bahwa buaya siam ini adalah buaya yang asalnya dari wilayah siam juga. Namun, habitat dari buaya siam ini adalah di sungai dan suka memangsa hewan seperti angsa, burung dan ikan.
  6. Buaya Mindoro
    Buaya Mindoro dapat dijumpai didaerah sulawesih tenggara dan timur. Buaya ini mempunyai tubuh mirip buaya lainnya. tetapi untuk sistem pernapasannya sendiri dilakukan dengan eksoskeleton dan endoskeleton.
  7. Buaya irian
    Buaya irian adlaah buaya yang Cuma bsia dijumpau pada pulau papua nugini dan irian. Ciri pada tubuhnya berwarna gelap dan tubuhnya berukuran kecil daripada buaya muara.
  8. Fierce Snake atau Inland Taipan
    Jenis ular tersebut ialah salah satu jenis reptile yang bisa ditemui pada benua Australia serta jaran ditemui pad benua lainnya. Jenis ular ini dinobatkan menjadi ular yang sangat mematikan di dunia. Sebab bisa pada ular jenis ini lebih dari 50 kali mematikan daripada king kobra.
Baca Juga :   Sistem Peredaran Darah Reptil : Pengertian dan Fungsinya Lengkap

Selain dari contoh yang disebutkan diatas masih ada beberapa lagi contoh dari hewan reptile, antara lain :

  1. Bunglon
  2. Alligator
  3. Kadal
  4. Komodo
  5. Kura kura

Itulah sejumlah contoh pada hewan reptile secara umum yang dapat kita jumpai di Negara atau wilayah tertentu.
Demikianlah ulasan tentang sistem hormone pada reptile yang dapat penulis sajikan untuk kalian semua. Jadi, kesimpulannya bahwa sistem hormone ini baik pada manusia maupun hewan sangat berperan penting dalam proses pertumbuhan dan juga perkembangannya. Semoga bermanfaat.

Baca juga: