Sistem Ekskresi pada Aves dan Pisces

3 min read

Sistem Ekskresi pada Aves dan Pisces

Sistem Ekskresi pada Aves dan Pisces – pada makhluk hidup mempunyai organ tubuh yang memiliki fungsi yang beda. Kinerjanya juga akan berpengaruhi antara satu dengan yang lainnya. Nah, kinerja organ itulah yang dinamakan dengan sistem. Di dalam tubuh kita setidaknya ada beberapa sistem diantaranya system pernafasan, pencernaan dan ekskresi. Namun untuk pembahasan kali ini mengenai sistem ekskresi pada aves dan pisces terdiri dari organ ginjal, paru paru serta kulit.

1. Ginjal

Sama halnya dengan manusia, ternyata aves juga punya organ ginjal untuk system ekskresinya. Sepasang ginjal pada tubuh burung berwarna coklat dan bertipe metanefors. Cirri khas ginjal tersebut ialah tak punya segmen khusus, tak ada inefrostoma dan mempunyai glomerulus berjumlah banyak.
Di antara kedua ginjal tersebut juga saling mempengaruhi kinerjanya pada tubuh burung. Tugas ginjal tersebut ialah mengambil zat yang berasal dari sisa berbentuk darah namun berupa urine.

Aves juga tak memiliki kandung kemih ataupun vesikaurinair. Dengan begitu saluran ureternya secara langsung yang menuju ke kloaka. Sedangkan kloaka ialah ujung dari tiga saluran yang terdapat pada burung, yakni saluran urine, kotoran dan reproduksi.
Sehingga aves Cuma punya satu lubang pembuangan pada tubuhnya dan dinamakan dengan kloaka. Itu bisa dikatakan sangat praktis, namun jika ada kerusakan saluran tersebut, pastinya bisa mengakibatkan kematian burung.

Baca Juga :   Klasifikasi Enzim : Pengertian dan Sifat Sifatnya Lengkap

2. Paru Paru

Aves bernafas mengandalkan organ paru-paru. Jumlah paru paru pada aves adalah sepasang yang berada di bagian rongga dada. Paru parunya juga dilindungi oleh tulang rusuk sama dengan manusia. Tugas utama paru paru ialah untuk mengeluarkan gas karbon dioksida hasil proses metabolisme sel tubuh aves.

Proses Pernapasan Aves

Sementara jalur pernafasan pada aves diantaranya:

  • Awalnya udara masuk lewat lubang hidung di paruhnya
  • Lalu udara tersebut akan masuk pada tubuh aves lewat trakea
  • Setelah itu, trakea membawa udara masuk ke paru-paru guna melakukan proses metabolisme.
  • Lalu udara tersebut diolah dan dikeluarkan menjadi senyawa CO2.

Disamping itu, pada tubuh aves ada empat pasang pundi udara maupun yang kerap disebut dengan kantung udara. Umumnya bisa menyebar sampai ke bagian perut, sayap, dan leher. Ada hubungan erat antara kantung udara dengan paru-parunya, yakni mampu membuat pernafasan burung lebih efisien.

Fungsi Kantung Udara Pada Aves

Kantung udara juga punya tugas lain seperti dibawah ini:

  • Bisa meringankan tubuh burung saat terbang
  • Bisa memperkeras suara burung, caranya dengan memperbesar ruang siringnya.
  • Bisa membantu burung mempertahankan suhu badannya sekaligus bisa mencegah suhu panas berlebih dalam keadaan tertentu
  • Dapat membantu pernafasan burung ketika terbang. Caranya dengan menyimpan cadangan oksigen ketika di udara.

3. Kulit

Selanjutnya adalah kulit yang termasuk juga kedalam sistem eksreksi burung. Kulit pada umumnya juga melapisi tubuhnya. Namun kulit burung yang berfungsi khusus tersebut bisa di jumpai di tubuh burung bagian belakang. Yakni pada ekor burung maupun uropygium.
Di bagian ini ada sedikit kulit dan terdapat kelenjar minyak. Nah, pada kelenjar minyak tersebutlah yang berfungsi menghasilkan minyak lalu disalurkan kesemua bagian tubuh aves supaya bulunya tak cepat basah jika terkena air.
Disamping, kelenjar minyak ini juga memiliki fungsi dalam menyimpan cadangan makanan berbentuk lemak supaya kebutuhan burung dapat tetap terpenuhi.

Baca Juga :   Apa Itu Homestatis? Tentang Kestabilan Tubuh

Ekskret dalam saluran eksreksinya bersifat semisolid seperti pasta. Sehingga urine yang keluar bersama dengan feses. Sementara ekskret tersebut mengandung asam urat ataupun 2,6,8-trioxpurine bersifat sulit larut dalam air, kekurangan toksik, bila dipakai mengekskresi sesuatu memerlukan sedikit air supaya tidak mengakibatkan kerusakan dalam embrionya serta tidak membentuk endapan kristal.

Namun jika ada endapan tersebut, kemungkinannya burung menjadi sakit serta membutuhkan penanganan yang lebih lanjut.
Harus diingat jika ada beberapa burung hidup di lingkungan kering, misalnya burung gurun pasir. Untuk burung tipe ini mempunyai cara adaptasi sendiri yang tak sama dengan burung dilingkungan sekitar kita.

Burung tersebut beradaptasi dengan mengubah senyawa limbah mengandung nitrogen menjadi senyawa asam urat yang tak mudah larut sehingga bisa diekskresikan walaupun tak banyak air dalam tubuhnya.

Sistem Ekskresi pada Pisces

Pada ikan juga ada 3 alat ekskresi, yang berupa insang, kulit dan juga sepasang ginjal. Untuk lebih jelasnya, ikuti penjelasan dibawah ini.

A. Insang

Ikan pastinya mempunyai insang yang terletak di tubuh bagian depan atau dibagian kepalanya. Namun letaknya masing masing ikan juga berbeda. Insang tersebut mempunyai fungsi utama Untuk alat gerak serta tempat keluarnya CO2 dengan H2O. Bukan hanya itu saja, insang juga berfungsi untuk stabilitas tubuh ikan ketika berenang dalam air. Namun jika salah satu insang mengalami luka, ikan pun akan kesulitan untuk berenang.

B. Kulit

Sama dengan aves, ternyata ikan juga mempunyai kulit di semua bagian tubuhnya. Fungsi kulit pada ikan pun sama dengan kulit aves, yakni mengeluarkan lendir di semua bagian tubuhnya supaya tubuh ikan licin serta tidak meresap air. Disamping itu, fungsi kulit juga bisa memudahkan ikan bergerak dalam air saat berenang.

Baca Juga :   Fungsi Tulang Dada Dan Rusuk

C. Ginjal

Organ ginjal yang ada pada ikan memang tidak sama dengan yang lainnya, hal itu karena ginjal ikan bisa berkembang jadi 2 tipe ginjal, yakni:

  1. Mesonefros. Yakni ginjal yang mengalami perkembangan ketika embrional, namun ketika ikan telah dewasa, maka ginjal tersebut tidak berfungsi
  2. Opistonefros. Organ ginjal pengganti mesonefros, dengan bentuk yang mirip ginjal manusia namun bentuknya kecil.

Sementara ginjal ikan bekerja untuk menyaring sisa metabolisme tubuh yang terbuang dan menyerap zat tubuh yang masih diperlukan lalu akan diedarkan kembali lewat peredaran darah sekaligus untuk mengatur kekentalan urine pada ikan supaya menjaga stabilitas pada tekanan osmotik tubuh ikan.

Nah, itulah pembahasan tentang Sistem Ekskresi pada Aves dan Pisces yang dapat kita pelajari dengan baik. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Pengertian Transpor Pasif Pada Sel

Lapisan Kulit Manusia Dan Fungsinya