Sifat Sifat Enzim dan Penjelasannya Lengkap

2 min read

Sifat Sifat Enzim dan Penjelasannya Lengkap

Sifat Sifat Enzim dan Penjelasannya – dapat dipelajari berdasarkan karakteristiknya. Enzim merpakan sebuah molekul protein bersifat kompleks hasil produksi sel hidup sekaligus memiliki fungsi utama sebagai biokatalisator. Selain itu, enzim juga dapat membantu & mendukung percepatan reaksi dengan melakukan penurunan anergi aktivasi. Kemudian dapat membuat sebuah reaksi yang berlangsung secara baik pada suhu dan juga kondisi yang tepat. Untuk lebih jelasnya, berikut pembahasan tentang Sifat Sifat Enzim dan Penjelasannya.

Sifat Sifat Enzim

Ada suatu molekul berwujud substrat hingga dapat dimaksimalkan seluruh perubahannya sampai menjadi molekul berwujud lebih sederhana lagi, yaitu berbentuk produk yang siap melakukan proses penyerapan tubuh manusia.
Pada proses berlangsungnya reaksi biokimia itu, enzim – enzim pun sudah dapat melakukan percepatan sebuah lintasan metabolisme.

Setelah itu, enzim akan beraktifitas dengan melakukan reaksi bersama – sama dengan molekul pada substrat. Adapun spesifitas enzim termasuk sangat tinggi terhadap substratnya. Jadi, substrat adalah reaktan yang sudah diproses dalam reaksi yang kemudian dikatalisasikan oleh enzim sendiri.

1. Enzim Digunakan Sebagai Katalisator

Sifat enzim yang pertama ialah sebagai katalisator. Suatu enzim adalah katalis yang dapat dipakai dalam melakukan perubahan suatu laju reaksi dengan tanpa berperan langsung maupun ikut serta Pada proses reaksinya. Bila tak ada keberadaan enzim, tentu pada suatu reaksi dirasa sulit dilakukan. Beda lagi bila ada enzim, tentu akan membuat kecepatan reaksi enzim meningkat sangat pesat yang awalnya 107 hingga 1013 kali.

Baca Juga :   Elnino : Pengertian, Dampak dan Proses Terjadinya Lengkap

Contohnya seperti enzim katalase ini yang memiliki kandungan ion besi atau (Fe) yang dapat melakukan penguraian hingga 5 juta molekul terutama senyawa hidrogen peroksida (H2O2) dalam setiap menit di 00C. Senyawa hidrogen peroksida Cuma dapat mengalami proses penguraian dari atom besi. Namun waktu yang dibutuhkan satu atom besi dalam menguraikan sejumlah molekul hydrogen peroksida ialah pada kurun waktu sekitar 300 tahunan. Lalu satu molekul katalase dengan kandungan 1 atom besi dapat mengalami proses penguraian hanya dengan waktu 1 detik saja.

2. Enzim Bekerja Secara Spesifik dan Selektif

Yang dimaksud dengan cara kerja yang lebih spesifik ialah sebuah enzim cuma dapat melakukan proses pengubahan zat – zat tertentu. Bisa dikatakan jika enzim tersebut cuma bisa ikut andil untuk mempengaruhi sebuah reaksi saja serta tak dapat memberi pengaruh pada reaksi lainnya yang tidak termasuk kedalam bidangnya.
Sehingga, satu enzim bersifat khusus dalam satu substrat saja. Misalnya pada enzim katalase Cuma dapat melakukan hidrolisis pada H2O2 yang menghasilkan H2O serta O2.

3. Enzim Mempunyai Sifat Bolak – Balik

Semantara sifat-sifat enzim selanjutnya ialah dapat membantu pekerjaan dengan bolak-balik. Alasannya ialah dapat ikut melakukan reaksi meskipun tanpa pengaruh dengan hasil akhirnya serta dapat melakukan pembentukan lagi tentang hasil reaksinya yaitu menjadi enzim.

Saat enzim ikut melakukan reaksi, seluruh struktur kimia dalam enzim juga akan berubah, namun untuk proses akhir reaksi yang telah dilakukan, seluruh struktur kimia enzim dapat mengalami pembentukan lagi ke dalam bentuk semula.

Misalnya saja pada enzim lipase dimana bisa melakukan perubahan dari lemak yang menghasilkan asam lemak maupun gliserol. Tapi sebaliknya, pada enzim lipase juga bisa melakukan penyatukan antara gliserol dengan asam lemak hingga menjadi lemak semula.

Baca Juga :   Jenis Protozoa Penyebab Penyakit Pada Manusia

Selain itu, enzim bukan Cuma mampu melakukan penguraian pada molekul yang sifatnya kompleks, namun juga mampu melakukan pembentukan pada molekul kompleks yang berasal dari molekul-molekul bersifat sederhana zat penyusunnya (yaitu pada proses reaksi bolak-balik diatas).

4. Enzim Bisa Dikatakan Seperti Protein

Sifat enzim lainnya ialah memiliki sebagian besar sifat protein. Dengan begitu, sangat dpengaruhi pH maupun suhu. Jika suhunya relatif rendah, maka pada protein enzim berlangsung sebuah proses bernama koagulasi. Sedangkan pada suhu relatif tinggi maka dalam protein enzim berlangsung sebuah proses bernama denaturasi.

5. Enzim Mempunyai Sifat Termolabil

Salah satu hal yang bisa mempengaruhi aktivitas enzim adalah suhu. Sehingga jika suhunya rendah, maka kinerja enzim pun akan melambat. Sementara jika suhunya tinggi, maka otomatis kinerja enzim pun akan semakin cepat. Tetapi jika kondisi suhunya terlalu tinggi, enzim secara otomatis melakukan proses denaturasi.

6. Hanya diperlukan dalam jumlah sedikit

Disebabkan enzim memiliki fungsi yang dipakai untuk katalisator, tapi tidak ikut dalam kegiatan reaksi, membuat jumlah yang digunakan untuk bahan katalis pun tak memerlukan terlalu banyak. Umumnya satu molekul enzim dapat melakukan aktivitas kerjanya berulang kali, pada keadaan molekul tersebut tak mengalami kerusakan.

7. Enzim Merupakan Koloid

Dikarenakan enzim umumnya terbentuk oleh komponen – komponen protein, berarti sifat-sifat pada enzim pun akan masuk pada kategori koloid. Sebuah enzim memiliki bagian permukaan diantara partikel yang sangat besar sehingga mengakibatkan bidang aktivitasnya jadi ikut besar pula.

8. Enzim Mampu Menurunkan Energi Aktivasi

Sebuah proses reaksi kimia dapat terjadi jika molekul di dalamnya memiliki energi internal cukup yang di manfaatkan guna membawanya sampai ke bagian puncak energi kemudian menuju bentuk reaktif bernama tahap transisi.

Baca Juga :   Fungsi Pelvis Pada Ginjal Paling Penting

Adapun energi aktivasi sebuah reaksi adalah jumlah energi berbentuk kalori yang diperlukan untuk membawa seluruh bagian molekul yang terdapat dalam 1 mol senyawa pada suhu tertentu lalu menuju sebuah tingkat transisi yang berupa (perantara) di titik puncak yang menjadi batasan energy tersebut.

Bila sebuah proses reaksi kimia yang dimasukkan katalis contohnya enzim, membuat energi aktivasi mampu dikontrol penurunannya dengan mudah sampai reaksinya bisa berjalan menurut ritme lebih cepat.

Itulah pembahasan lengkap tentang Sifat Sifat Enzim dan Penjelasannya semoga bermanfaat.

Baca juga:

Osmotik Adalah ( Apa Itu, Pengertian, dan Arti)

Fungsi Tulang Dada Dan Rusuk