Reaksi Biologi Pada Tubuh Saat Anda Makan Makanan Berformalin

3 min read

Reaksi Biologi Pada Tubuh Saat Anda Makan Makanan Berformalin

Reaksi Biologi Pada Tubuh Saat Anda Makan Makanan Berformalin – Berbicara tentang makanan tentu saja tidak lepas dari makanan yang diawetkan. Biasanya banyak orang yang kurang bertanggung jawab memakai zat yang berbahaya sebagai bahan untuk mengawetkan makanan, salah satunya adalah formalin. Formalin sendiri merupakan bahan kimia yang biasa digunakan untuk membasmi bakteri atau dapat berfungsi sebagai disinfektan dan tentu saja apabila dikonsumsi akan sangat berbahaya. Zat kimia yang satu ini termasuk kedalam golongan kelompok disinfektan yang cukup kuat serta mampu membasmi berbagai bakteri pembusuk, cendawan, penyakit ataupun kapang. Mengenai penjelasan dan membahasan lebihnya akan disampaikan Reaksi Biologi Pada Tubuh Saat Anda Makan Makanan Berformalin.

Pengertian Formalin dan Fungsinya

Seperti penjelasan di atas, formalin dapat diartikan sebagai bahan atau zat kimia yang termasuk kedalam golongan disinfektan serta tidak berwarna dan mempunyai bau yang keras. Apabila tidak sengaja tertelan maka dianjurkan untuk minum air putih sebanyak mungkin dan memuntahkan isi lambungnya. Bahkan zat ini jika tertelan dapat mengeraskan jaringan tubuh, maka dari itu zat kimia yang satu ini sangat sering digunakan untuk mengawetkan mayat afar tidak cepat membusuk. Beberapa fungsi dari formalin, yaitu:

• Bahan pembuat pupuk biasanya dalam bentuk urea
• Dapat mencegah korosi untuk sumur minyak
• Sering digunakan sebagai pengawet mayat
• Digunakans ebagai bahan pengadwet kosmetik dan pengeras kuku
• Sebagai zat disinfektan yakni untuk membasmi lalat dan serangga pengganggu lainnya
• Biasanya digunakan juga dalam memberikan lapisan pengeras gelatik dan kertas dalam dunia fotography.

Baca Juga :   Pengertian Enzim Alosterik, Sifat dan Cara Kerja

Penggunaan zat formalin untuk mengawetkan makanan disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari harganya yang cukup murah, terjangkau, mudah ditemukan dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Apalagi biasanya zat jenis ini sering digunakan untuk mengawetkan makanan. Menurut Penelitian Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) formalin terdapat pada berbagai jenis makanan yang sehari-hari kita konsumsi, seperti misalnya bakso, ikan asin, mie basah dan juga tahu. Bahkan terakhir kali formalin juga ditemukan pada kikil, yakni makanan yang menjadi favorit beberapa masyarakat Indonesia. Untuk itu dalam hal ini dibutuhkan kesadaran dan kerja sama semua masyarakat agar tidak menggunakan zat tersebut.

Apabila dikonsumsi zat formalin dapat menyebabkan dampak negative bagi tubuh manusia karena diketahui sebagai zat beracun, mutagen (penyebabkan perubahan sel, jaringan tubuh), karsinogen (penyebab kanker), iritatif dan korosif. Bahkan uap dari formalin sendiri sangat berbahaya apabila terhirup oleh hidung dan masuk kedalam pernafasan. Apabila digunakan sebagai campuran obat mata atau mengenai mata secara langsung, formalin dapat menimbulkann irirtatif. Apalagi menurut BPOM formalin juga dapat diserap oleh kulit, maka dari itu pemilihan kosmetik dengan bahan yang terdapat campurann formalin atau zat kimia lainnya yang berbahaya harus dihindari. Kerusakan pada kulit bisa terjadi apabila terkena paparan secara berlebih bahkan dapat menyebabkan dermatitis alergi.

Jadi, dapat kita bayangkan apabila formalin disuntikkann atau dicampurkan ke makanan yang anda konsumsi. Maka tentu saja akan sangat berbahaya bagi kesehatan serta keselamatan kita. Namun dari dulu hingga saat ini penggunaan formalin tetap dapat kita jumpai dan temukan dalam berbagai makanan yang umumnya dijual di pasaran. Seperti penjelasan di atas, bakso merupakan makanan favorit sebagian besar masyarakat dan makanan yang satu ini menjadi salah satu makanan yang juga terpapar oleh bahan pengawet tersebut. Reaksi Biologi Pada Tubuh Saat Anda Makan Makanan Berfomalin dapat dijelaskan di bawah ini.

Baca Juga :   Membran : Pengertian, Teori, Material Penyusun Dan Kinerjanya Lengkap

1. Konsumsi dalam jangka pendek

Dampak buruk bagi kesehatan bisa didapatkan apabila mengkonsumsi atau terpapar zat formalin. Penggunaan secara langsung dapat mengakibatkan paparan kronik dan atau paparan akut yang berlaku dalam jangka pendek. Awal mula dampak yang dirasakan oleh tubuh seseorang yang mengkonsumsi makanan berformalin yakni dapat merasakan sakit kepala, mual-mual, radang hidung (rhinitis), gangguan pernafasan yang berupa sesak nafas kronis atau batuk kronis.

Tidak hanya itu dampak buruk lainnya yang dapat ditimbulkan adalah gangguan saraf. Gangguan pada saraf dapat menyebabkan susah tidur, mudah lupa, sensitive dan dapat menyebabkan sulit berkonsentrasi. Bahkan pada wanita apat menyebabkan gangguan menstruasi dan ifertilitas. Mengkonsumsi makanan mengandung formalin apabila kandungan formalin melebihi 50 ppm dapat menyebabkan seseorang mengalami penyakit bronchitis kronis, pneumonia hingga kematian. Sementara apabila cairan formalin mengenai mata dengan kadar sekitar 100 ppm dapat menyebabkan mata mengalami cedera optic yang parah hingga kehilangan penglohatan.

2. Konsumsi dalam jangka panjang

Sementara apabila dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang, formalin dapat menyebabkan dampak buruk untuk kesehatan, baik itu secara paapran akut atau paparann kronik dalam jangka panjang. Bahkan konsumsi bahan pengawet tersebut dalam jangka lama bisa menyebabkan kanker, iritasif pada tubuh, mutagen, serta korosif.

Tidak hanya memberikan dampak buruk pada manusia, namun dampak buruk ini juga dapat dialami oleh binatang yang mengkonsumsi formalin, yaitu dapat menyebabkan kanker kulit dan kanker paru. karena binatang bisa saja mengkonsumsi makanan secaras embarangan apabila tidak ada yang memeliharanya, sehingga kemungkinan besar juga dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung formalin. Pada kasus gangguan pernafasan, apabila korban masih dapat berjalan maka bawa segera ke lokasi terbuka dengan udara segar. Sementara korban yang sudah tidak mampu berjalan harus dipindahkan secara hati-hati dengan mencari perawatan medis sesegera mungkin.

Baca Juga :   Hubungan Kekuatan Fisik Dengan Kesehatan Otak dan Cara Meningkatkan Kemampuan

Itulah Reaksi Biologi Pada Tubuh Saat Anda Makan Makanan Berfomalin. Dimana dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan dan dapat dialami mereka yang terlalu bengkonsumsi atau terkena formalin dalam jangka waktu yang lama. Semoga dapat memberikan informasi dan bermanfaat.

Baca juga:

Macam Macam Osmosis Dan Difusi

Antibodi : Pengertian, Struktur, Fungsi dan Pembentukannya