Proses Pertumbuhan Tanaman Nanas Dan Penjelasannya

2 min read

Proses Pertumbuhan Tanaman Nanas Dan Penjelasannya

Proses pertumbuhan tanaman nanas dan penjelasannya – nanas adalah tanaman buah berwujud semak yang mempunyai nama ilmia ananas comosus. Ada lagi nama di daerah sunda bernama “danas” dan untuk sumatera “neneh”. Berdasarkan bahas inggrisnya dikenal dengan pineapple dan smeentara orang sepanyol mengenalnya sebagai pina. Oke sobat, kali ini kita akan mengenal tentang Proses pertumbuhan tanaman nanas dan penjelasannya.

Proses Pertumbuhan Tanaman Nanas Dan Penjelasannya

Nanas asalnya dari negara brasillia (amerika selatan) yang sudah di domestikasi di sana sebelum masa colombus. Di abad yang ke 16 orang spanyol membawa nana tersebut menuju ke filiphina dan semnanjung malaysia, kemudian masuk di indonesia di abad ke – 15 (15999).

Di indonesia, mulanya ini hanya menjadi tanaman pekarangan dan akan meluas di kebunkan pada lahan kering (tegalan) pada semua wilayah nusantara. Tanaman tersebut kini dipelihara pada daerah tropik dan juga subtrospik.
Sama halnya dengan proses pettmbuhan tanaman secara umum, proses pertumbuhan yang dialami pada nanas ini diantaranya berikut :

1. Tahap awal pertumbuhan

Ketika air masuk di dalam biji, maka sejumlah enzim akan mulai aktif jadi bisa menghasilkan beragam jenis reaksi kimia. Kerja enzim tersebut diantaranya adalah :
• Mengaktifkan metabolisme di dalam biji dengan cara mensintesis cadangan makanan untuk persediaan cadangan makanan pada waktu perkecambahan berlangsung yang digunakan guna berkecambah.

2. Perkecambahan

Perkecambahan ialah munculnya plantula (sebuah tanaman kecil) dari dalam biji yang termasuk hasil dari pertumbuhan serta perkembangan embrio. Pada perkembangan embrio ini ketika berkecambah ada bagian plumula serta perkembang sebagai bagian bagiannya batang, sementara radikula akan menjadi akarnya.

Baca Juga :   Tumbuhan Paku (Pteridophyta): Pengertian, Klasifikasi, Reproduksi, Jenis dan Manfaatnya Terlengkap

3. Pertumbuhan primer

Sesudah fase perkecambahan, selanjutnya akan diikuti pertumbuhan dari 3 sistem jaringan meristem primer yang letaknya di akar serta batang. Di fase tersebutlah maka tumbuhan akan membentuk akar, batang kemudian daun. 3 sistem jaringan primer tersebut membentuk diantaranya berikut :

  • Protoderm yakni lapisan paling luar yang nantinya akan membentuk jaringan epidermis
  • Meristem dasar yang akan mengembang sebagai jaringan dasar yang akan mengisi lapisan korteks dalam akar diantaranya epidermis dan style
  • Prokambium yakni lapisan dalam yang nantinya akan berkembang sebagai silinder pusat yakni floem dan xilem
  • Pertumbuhan primer dalam akar
  • Akar muda yang sudah keluar dari biji akan segera masuk di dalam tanah, kemudian akan membentuk sebuah sistem perakaran tanaman. Di ujung akar yang masih mudah ini, ada 4 daerah pertumbuhannya.
    Daerah pertumbuhan di bagian ujung akar yang masih muda :
    1. Tudung akar (kaliptra)
    Tudung akar maupun kaliptra fungsinya menjadi pelindung dari benturan fisik ujung akr dari tanah sekeliling pertumbuhan. Fungsi lain dari ujung akar yakni memudahkan akar supaya akar bisa menembus di bagian tanah sebab tudung akar yang lengka dengan sekresi cairan polisakarida.
    2. Meristem
    Meristem ialah bagian dari ujung akar yang selnya tersebut senantias menjalankan pembelahan dengan mitosis. Meristem (jaringan meristem) tersebut terletak di bagian belakang tudung akar. Di tumbuhan dikotil, sejumlah sel tudung akar yang rusak akan di gantikan dengan sejumlah sel baru yang dihasilkan oleh sejumlah sel meristem primer terhadap perkembangan sejumlah sel meristem apikal.
    3. Daerah pemanjangan sel
    Daerah pemanjangan sel ini letaknya ada di bagian belakang daerah meristem. Sejumlah sel hasil pembelahan meristem akan tumbuh serta berkembang memanjang di daerah tersebut. Kegaiatn pertumbuhan serta perkembangan memanjang terhadap sel akan memicu pembelahan sel pada daerah tersebut sehingga menjadi lebih lambat terhadap bagian lainnya. Pemanjangan sel ini beperan penting guna membantu daya tekan akar serta proses pertumbuhan memanjangnya akar.
    4. Daerah diferensiasi
    Di bagian daerah ini, sejumlah sel hasil pembelahan serta pemanjangan akan berkelompok sesuai dengan samanya struktur. Sejumlah sel ini yang mempunyai kesamaan struktur lalu akan mendapatkan tugas untuk membentuk jaringan khusus.
    5. Pertumbuhan primer pada batang
    Pertumbuhan serta perkembangan primer dalam batang mencakup daerah pertumbuhan (di titik tumbuh), daerah diferensiasi dan daerah pemanjangan. Meristem apikal dalam batang dibentuk oleh beberapa sel yang selalu membelah di bagian ujung tunas yang kadang dikenal dengan nama kuncup. Di dalam kuncuplah maka ruas batang serta tonjolan daun kecil (primordia) mempunyai jarak pendek sekali sebab jaraknya intermodus (antar ruas) pendek sekali. Pertumbuhan, pembelahans serta pemanjangan sel mengalami di dalam intermodus.
Baca Juga :   Perkembangbiakan Generatif Tumbuhan : Pengertian, Alat, Jenis, Bagian - bagian dan Contohnya lengkap

4. Pertumbuhan sekunder

Sesudah meristem primer sudah membentuk jaringan permanen, lalu meristem sekunder akan terjadi pertumbuhan sekunder. Pertumbuhan sekunder hanya dialami dalam tumbuhan dikotil yakni pembentukan kambium yang bentuknya dari parenkim maupun kolenkim.

5. Lingkaran tahun dalam batang dikotil

Tanaman nanas bisa tumbuh dalam kondisi iklim yang basah ataupun kering, baik bertipe iklim A, B, C ataupun D, E, F. Tiple iklim A yang ada di daerah basah sekali, kemudian B hanya daerah basah, lalu C ada di daerah lumayan basah, sementara D daerahnya sedang, E daerah lumayan kering dan terkahir F di daerah kering.

Jadi, itu saja yang dapat kami sampaikan mengenai Proses pertumbuhan tanaman nanas dan penjelasannya. Pada umumnya tanaman nanas tersebut tolerah terhadap kekeringan dan mempunyai kisaran curah hujan luas sekitar 1000-1500 mm/ tahunnya. Namun, tanaman nanas tidak bisa toleran terhadap hujan bersalju sebab rendahnya suhu. Tanaman ini pun bisa tumbuh baik dengan carahaya matahari kurang lebih 33-71% terhadap kelangsungan maksimumnya. Terima kasih sudah membaca dan semoga bermanfaat.

Baca juga: