Peredaran Darah Pada Serangga Beserta Gambarnya

3 min read

Peredaran Darah Pada Serangga Beserta Gambarnya

Peredaran Darah Pada Serangga Beserta Gambarnya – Serangga merupakan hewan yang termasuk dalam jenis veretebrata. Akan tetapi dalam hal sistem peredaran darah serangga sangat berbeda dengan hewan vertebrata atau hewan mamalia lainnya. Organ peredaran darah yang dimiliki serangga terdiri dari jantung dan arteri. Jantung yang dimiliki serangga berbentuk tabung dan memanjang. Dalam jantung serangga terdapat gelembung-gelembung pembuluh darah. Pembuluh darah tersebutlah yang membawa hemofilimfa keseluruh bagian tubuh serangga. Sementara hemofilimfa itu sendiri adalah cairan yang terdiri atas darah dan interstisial. Uraian selanjutnya akan dibahas mengenai Peredaran Darah Pada Serangga Beserta Gambarnya.

Peredaran Darah Pada Serangga

Jenis peredaran darah yang dimiliki serangga adalah memakai sistem peredaran darah terbuka. Hemolimfa yang keluar dari jantung, nantinya akan dialirkan keseluruh tubuh serangga dengan bantuan aorta. Kemudian hemolimfa yang dialirkan tersebut akan masuk kedalam rongga tubuh. Dimana hemolimfa yang berada di dalam rongga tubuh selanjutnya akan dikembalikan lagi menuju jantung dengan bantuan atau perantara ostia. Tidak hanya itu, hemolimfa yang dimiliki serangga mempunyai fungsi untuk menyebarkan nutrisi serta sisa dari metabolisme dalam tubuh serangga. Selain sebagai penyebar nutrisi nyatanya hemolimfa juga memiliki fungsi lainnya, yaitu:

  • Berfungsi sebagai sarana yang dipakai untuk mentransfer panas
  • Termasuk bagian dari organ pelindung
  • Dapat juga berfungsi sebagai pelumas
  • Berperan dan berfungsi sebagai mediaum hidraulik
Baca Juga :   Ciri Ciri Hewan Anoa Terlengkap Beserta Penjelasannya Lengkap

Tahukah anda bahwa serangga memiliki warna darah yang tidak biasa. Darah yang dimiliki hewan vertebrata ini memiliki warna yang bening. Hal ini disebabkan darah pada serangga tidak memiliki kandungan haemoglobin yang berperan dalam mengikat oksigen sehingga warna darah pada hewan serangga berwarna bening. Dalam hal sirkulasi oksigen dan karbondioksida di dalam tubuh serangga memakai organ yang disebut trakea. Trakea ini merupakan salah satu sistem utama yang terdapat dalam tubuh serangga. Uraian selanjutnya akan dibahas mengenai morfologi serangga yang perlu untuk diketahui.

Morfologi Yang Dimiliki Serangga

Serangga tiga bagian utama dalam tubuhnya yang terdiri atas kepala, dada dan perut. Ketiga bagian tersebut yang membentuk tubuh serangga selain dari banyaknya kaki dan beberapa sayap yang dimilikinya. Penjelasan rincinya adalah sebagai berikut:

1. Kepala

Umumnya kepala serangga memiliki bentuk kotak dengan adanya mulut, mata dan juga antenna. Terdapat sekitar tiga hingga tujuh ruas yang ada pada kepaala serangga yang berfungsi sebagai pengumpul makanan, penerimaa rangsang, serta memproses semua informasi di otak. Beberapa ilmuwan telah memberikan kategori pada kepala serangga yang didasarkan pada beberapa tipe seagai berikut.

  • Hypognatus, merupakan posisi mulut yang mengarah ke bawah dengan posisi tungkai.
  • Prognatus, adalah posisi bagian mulut yang mengarah ke depan, umumnya terdapat pada serangga jenis pemangsa.
  • Opistognatus, jenis ketiga dilihat dari posisi mulut yang mengarah ke belakang yang terletak diaantara sela-sela tungkai.

2. Antenna

Antenna yang dimiliki serangga berfungsi sebagai penerima rangsanyan yang ada di lingkungan sekitarnya. Rangsangan tersebut meliputi suhu, bau ataupun rasa. Antena yang ada pada serangga terdiri dari tiga ruas.

3. Mata

Terdapat dua jenis mata yang dimiliki serangga dewasa, mata majemuk dan mata tunggal. Mata maajemuk tersusun atas sistem lensa dan sejumlah sensori. Sementara jenis mata tunggal dapat juga dijumpai pada larfa serta limfa.

Baca Juga :   Sistem Pencernaan Serangga : Pengertian, Struktur, Bagian - Bagian dan Fungsinya Lengkap

4. Dada

Toraks merupakan sebutan dari dada yang dimiliki oleh serangga. Sistem pernafasan yang dimiliki serangga terdapat di dalam toraks tersebut. tiraks atau dada yang dimiliki serangga terdapat tiga bagian, diantaranya:

  • Protoraks (segmen depan toraks)
  • Mesotoraks (segmen toraks tengah)
  • Metatoraks (segmen toraks belakang)

5. Kaki atau tungkai

Sementara tungkai atau kaki pada serangga terdiri dari 6 ruaas. Pembagian ruas-ruas kaki tersebut adalah:

  • Ruas dasar atau disebut dengan foksa
  • Ruas kesil biasanya terdiri dari dua ruas setelak koksa yang disebut dengan trokhater.
  • Ruas pertama yang memiliki ukuran panjang pada bagian tangkai disebut sebagai femur.
  • Bagian ruas kedua yang panjang adalah tibia.
  • Ruas-ruas kecil yang terletak setelah tibia adalah tarsus.
  • Terakhir kuku-kuku dengan struktur yang mempunyai bantalan disebut dengan pretarsus.

6. Perut

Serangga memiliki perut yang disebut dengan abdomen. Abdomen ini terdiri dari 11 segmen.

7. Alat reproduksi

Alat reproduksi pada serangga ini berperan sebagai kopulasi dan peletakkan telur. Kopulasi yang terdapat pada serangga jantan disebut dengan aedeagus yang berfungsi untuk menyalurkan spermatozoa dari testes. Sementara bagian reproduksi pada serangga betina dinamakan spermateka yang berfungsi sebagai penerima spermatozoa. Serangga akan mengalami metamorphosis atau perubahan bentuk. Dimana proses metamorphosis yang dialami hewan terdiri dari proses metamorphosis sempurna dan metamorphosis tidak sempurna. Akan tetapi bagi hewan serangga mempunyai rangkaian metamorphosis yang beragam.
Terdapat 4 tahap metamorphosis yang umumnya terjadi pada serangga, sebagai berikut:

  • Ametabola, digunakans ebagai sebutan untuk serangga yang tidak mengalami metamorphosis.
  • Paurometabola, istilah ini untuk sebutan bagi serangga mengalami metamorphosis secara bertahap.
  • Hemimetabola, merupakan sebutan untuk seranggaa yang mengalami metamorphosis tidak sempurna.
  • Holometabola, merupakan sebutan untuk jenis serangga yang megalami metamorphosis sempurna.
Baca Juga :   Alat Pernapasan Bintang Laut Dan Penjelasannya Lengkap

Keberadaan dari serangga telah tersebar di seluruh penjuru dunia. Terdapat ribuan spesies serangga yang telah teridentifikasi jenisnya. Para ilmuwan telah beresepakat mengelompokkan serangga dalam filum Antrophoda yang merupakan kelompok hewan dengan ciri utama kaki beruas. Spesies serangga ini juga telah dikelompokkan menjadi 3 bagian, yaitu subfilum triolobita (serangga yang hidup di laut), subfilum chelicerata (serangga predator yang

memiliki kelenjar racun), dan subfilum mandibulata (dikelompokkan dalan 3 golongan, crustacean, myriaphoda, dan insect).

Nah, itulah uraian tentang Peredaran Darah Pada Serangga Beserta Gambarnya semoga penjelasan tersebut bermanfaat dan menambah wawasan.

Baca juga:

Kelebihan Perkembangbiakan Vegetatif di Bandingkan Generatif pada Tumbuhan

Biologi Sistem Dan Penjelasannya