Pertambangan – Pengertian, Dampak dan Usaha Pengendaliannya

2 min read

Pengolahan Limbah Pertambangan Secara Biologis

Pengolahan limbah pertambangan secara biologis – pengolahan limbah merupakan salah satu kegiatan terpadu yang mencakup kegiatan pengurangan (minimization), segregasi/ segregation, penanganan/ handling, pemanfaatan dan juga pengolahan limbah.

Dengan begitu maka bisa dicapai hasil yang optimal, sejumlah kegiatan yang mencakup pengolahan limbah harus dijalankan dan tak hanya mengandalkan kegiatan pengolahan limbah saja. Berikut ini akan kami bahas seputar Pengolahan limbah pertambangan secara biologis.

Pengertian Pertambangan

Pertambangan dalam arti umum memiliki hubungan dengan aktivitas eksplorasi yang dijalankan guna memaksimalkan adanya sumber daya alam jadi dapat lebih bermanfaat untuk kehidupan manusia.
Indonesia mempunyai beragam jenis bahan tambang yang ada diberagam daerah. Minyak bumi, emas, gas alam, batubara, biji besi, serta aspal adalah macam macam bahan tambang yang dipunyai indonesia. Salah satu macam bahan tambah yang lumayan banyak serta tersebar ketersediaannya di indonesia tinggi sekali.

Emas hampir dipasarkan serta diperdagangkan hampir di seluruh pasar perdagangan bahan tambang di semua dunia. Nilai investasi emas bisa meningkatkan setiap mengalami perdagangan emas dengan jumlah yang lumayan besar. Apalagi, bila dilihat dengan lebih jauh lagi maka emas bisa memberikan kontribusi berbentuk devisa yang besar sekali untuk sejumlah negara pengekspor emas.

Emas tidak ada di lapisan tanah yang lumayan dalam dari permukaan bumi maupun permukaan tanah. Dapat disebut pula bahwa bahan tambah jenis tersebut letaknya di permukaan tanah, daerah aliran sungai yang isinya endapan-endapan mineral, dan bahkan pada daerah hilir sungai yang termasukakhir dari arah aliran air sungai kemungkinan saja sebagai tempat berkumpulnya arah aliran sejumlah sungai yang membawa endapan endapan mineral.

Baca Juga :   Dampak (Positif dan Negatif) Penggunaan Pestisida Bagi Kehidupan Manusia

Emas adalah salah satu jenis mineral yang mempunyai manfaat banyak. Jenis mineral tersebut bisa dipakai menjadi bahan konduktor pengantar panas di sejumlah jenis alat elektronik. Akan tetapi, fungsi emas yang utama ialah menjadi bahan perhiasan berbentuk kalung, emas, cincin dan masih banyak lagi lainnya. Sehingga, berdasarkan garis besarnya, emas mempunyai beragam manfaat bagi kehidupan manusia.

Dampak Akibat Kegiatan Pertambangan

Berdasarkan united nations environment progamme (UNEP, 1999) mengklasifikasikan sejumlah dampak yang memicu dari kegiatan pertambangan berikut ini :

  1. Kerusakan habitat serta biodiversity di lokasi pertambangan
  2. Perlindungan ekosistem (habitat/ biodiversity) pada sekeliling lokasi pertambangan
  3. Perubahan landskap (gangguan visual) kehilangan pemakaian lahan
  4. Stabilisasi site serta regabilitasi
  5. Limbah tambang, pembuangan tailing serta mengalami longsoran fasilitas tailing
  6. Peralatan yang tak dipakai, limbah padat, dan limbah rumah tangga
  7. Emisi udara
  8. Debu
  9. Perubahan iklim
  10. Konsumsi energi

Proses pembuangan tailing ini sendiri wajib memperhatikan solusi tepat sekali dalam usaha pencegahan jadi tak menimbulkan rembesan, pengolahan fraksi cair tailing, kemudian pencegahan erosi angin, serta mencegah pengaruhnya dari sejumlah hewan liar.

Isu-isu penting yang harus dipertimbangkan di dalam evaluasi alternative pembuagan tailing mencakup :

  • Karakteristik yang berkaitan dengn geokimia
  • Daerah rawan gempa maupun bencana alam yang lain dengan mempengaruhi keamana lokasi serta desain teknis
  • Reklamasi sesudah pasca tambang

Usaha Pengendalian Dampak Kegiatan Tambang

Mengingat besarnya dampak yang diakibatkan oleh kegiatan tambang, maka dibutuhkan usaha-usaha pengelolaan yang sudah terencana dan juga terukur. Pengelolaan lingkungan pada sektor pertambangan kadang menganut prinsip best management practice US EPA di tahun 1995 sudah merekomondasikan sejumlah usaha yang bisa dipakai menjadi usaha pengendalian dampak kegiatan tambang dari sumber daya air, vegetasi serta hewan liar.
Sejumlah usaha pengendalian ini ialah :

  • Pemakaian sebuah sistem yang dapat menahan proses sedimen jadi resiko banyaknya sedimen yang mungkin keluar terhadap area pertambangan bisa diminimalkan
  • Menjalankan usaha yang dapat menghindarkan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan kontruksi selama masih dalam keadaan kritis
  • Penanggulangan sejumlah zat berbahaya misalnya seperti halnya sianida supaya tidak bisa menjadi penyebab utama banyaknya hewan yang mati sebab mendekati area pekerjaan. Jadi kelestarian juga akan tetap terjaga melalui cara memasang pembatas. Dengan begitu maka akses masuknya hewan misalnya burung maupun hewan liar lainya dapat diminimalisir.
  • Perhatikan pula jalur yang kemungkinan dipakai oleh hewan liar dalam upaya bermigrasi. Larangan berburu hewan liar pada kawasan tambang
Baca Juga :   Radikal Bebas, Oksidan dan Antioksidan : Pengertian dan Fungsinya Terlengkap

Di dalam aktivitas sebelum produksi bisa dijalankan dengan cara menjalankan proses pemilihan bahan baku dengan baik, berkualitas serta tingkat kemurnia bahannya yang tinggi. Saat produksi telah dijalankan, maka fungsi alat proses jadi penting guna menghasilkan produk dengan konsumsi air serta energi yang minimum, selain itu diusahaka mencegah adanya bahan yang bercecer serta keluar dari sistem produksi.

Untuk memperoleh emas yang ada di permukaan tanah maupun yang letaknya didaerah aliran sungai tak terlalu sulit. Maka pencariannya hanya menggunakan sejumlah alat sederhana. Teknik pencarian serta pengolahan limbahnya sederhana sekali. Akan tetapi, untuk emmperoleh emas yang ada di dalam lapisan tanah menggunakan kedalaman khusus, maka pencarian emas harus dipakai sejumlah teknologi serta teknik lumayan sulit. Survery lokasi adalah bagian dari kegaitan awal yang harus diketahui jumlah keberadaan emas, posisi maupun letak emas serta kedalaman emas terhadap permukaan tanah. Daerah yang mempunyai ketersediaan emas sebagai sumber pencarian hasil eksplorasi emas.

Itulah tadi Pengolahan limbah pertambangan secara biologis. Proses pengolahan limbah dapat disebut menjadi langkah terakhir yang dapat dijalankan dengan cacatan sebelumnya telah melewati tahap pengoptimalan pemanfaatan limbah ini guna diberagam kebutuhan jadi mempunyai nilai yang lebih. Pengolahan limbah ini tujuannya untuk menurunkan dari tingkat pencemaran yang ada di dalam limbah jadi aman guna dibuang menuju ke lingkungan. Semoga bermanfaat

Baca juga:

Jam Biologis yang Buruk Suasana Hati

Vitamin D : Cara Kerja dan Fungsinya Lengkap