Pengertian Enzim Alosterik, Sifat dan Cara Kerja

2 min read

Pengertian Enzim Alosterik, Sifat dan Cara Kerja

Pengertian Enzim Alosterik, Sifat dan Cara Kerja – enzim termasuk katalis yang bertugas merubah laju reaksi sebuah senyawa. Enzim juga bertugas sebagai katalisator ataupun perantara aktivasi. Sementara kecepatan kinerja enzim bisa dipengaruhi molekul molekul lainnya yaitu pemicu (activator) ataupun penghambat (inhibitor) dan keduanya itu dinamakan dengan efektor.

Enzim yang memiliki struktur sempurna & aktif dapat mengkatalisis bersama koenzim yang dinamakan holoenzim. Disamping itu, enzim juga mempunyai sisi aktif yaitu bagian molekul enzim sebagai lokasi substrat membentuk enzim lebih kompleks hingga menghasilkan hasil akhirnya. Nah dibawah ini lebih lengkap tentang Pengertian Enzim Alosterik, Sifat dan Cara Kerja.

Pengertian Enzim Alosterik

Sementara enzim alosterik ialah enzim yang mempunyai titik kontrol. Dalam beberapa jalur metabolisme, yang menjadi produk akhir ialah yang ada kaitannya dengan titik kontrol serta bukan dari sisi aktif enzim. Tipe enzim tersebutlah yang dinamakan dengan enzim alosterik.

Bentuk enzim alosterik tersebut ialah berupa protein serta mempunyai sejumlah sub unit protein. Dalam masing masing sub unit protein tersebut mampunyai 1 ataupun lebih sisi aktif. Pengontrol enzim alosterik ini ialah molekul efektor (baik activator & inhibitor) yang berhubungan dengan bagian tertentu dari enzim itu sendiri. Hal tersebut memicu perubahan serta mempengaruhi kecepatan kinerja enzim.

Sifat Sifat Enzim Alosterik

Pada enzim alosterik mempunyai sejumlah sisi titik aktif saling berhubungan serta kooperatif. Hal tersebut membuat enzim alosterik punya ketergantungan dengan substraknya serta menghasilkan hasil akhir katalitik yang lebih bervariasi guna memberi respon adanya perubahan kecil didalamnya.
Perubahan itu terjadi dalam konsentrasi efektor. Sehingga molekul efektor tersebut mampu membuat enzim jadi lebih aktif ataupun kurang aktif. Dibawah ini sifat- sifat dari enzim alosterik:

Baca Juga :   Zygomycota : Definisi, Struktur, Ciri, Reproduksi Dan Manfaat

Pada enzim alosterik juga punya sisi katalik yang berhubungan dengan substrat yang sudah merubahnya. Sisi pengatur pada enzim alosterik untuk mengikat metabolit ialah modulator/ efektor. Sementara sisi substrak yang terdapat pada alosterik sifatnya spesifik terhadap modulatornya.

Pada dasarnya enzim alosterik berukuran lebih besar serta lebih kompleks dibandingkan dengan enzim lainnya. Selain itu, enzim alosterik juga mempunyai 2 atau lebih polipeptida. Sifat enzim alosterik memang menyimpang dan nyata dibanding tingkah laku klasik dari Michaelis-Menten. Itulah yang membedakan antara enzim alosentrik dengan enzim lain.

Cara Kerja Enzim Alosterik

Dalam aktivitas katalisis, memang pada enzim alosterik mempunyai penghambat ataupun stimulan bernama modulator. Modulator disini dibedakan kedalam 2 jenis yakni sisi positif (menstimulasi sisi aktif dari enzim) serta sisi negatif (menghambat sisi aktif dari enzim). Bentuk modulator bisa berupa hasil akhir karabolisme ataupun katabolisme, produk metabolic, dan zat metabolik.

Jika sisi alosterik diisi modulator negatif, dan keadaan tersebut meningkat pada sel, maka enzim tersebut akan berubah tidak aktif ataupun kurang aktif. Sehingga yang akan terjadi ialah molekul tersebut dimatikan. Jika modulator negatif itu terlepas oleh sisi aktifnya, maka konsentrasi modulator Pada sisi alosterik sel akan menurun. Selanjutnya enzim jadi aktif lagi atau hidup.

Ada juga enzim alosterik yang diaktifkan oleh molekul modulatornya. Akan tetapi modulator aktif tidaklah produk akhir serangkaian enzim, namun sejumlah metabolit lainnya berfungsi untuk isyarat molekular guna mempercepat enzim. Pada umumnya modulator alosterik kerap disebut dengan homotropik sebab substrat & modulatornya sangat mirip. Alosterik pun mempunyai dua ataupun lebih dari pengikat substrat. Nah, sisi pengikat tersebut bertugas untuk sisi katalitik serta sisi pengaturan.

Baca Juga :   Pengertian Radiasi Adaptif Dan Contoh Terlengkap

Fungsi enzim alosterik mampu bereaksi pada suatu keadaan dimana akumulasi substrat akan berlebih sehingga harus dirubah kedalam reaksi selanjutnya. Jenis enzim alosterik lainnya, ialah golongan yang telah dihambat oleh modulator. Itu dilakukan oleh molekul selain substrat. Kinerja enzim tersebut ialah mekanisme aktif- tidaknya jenis enzim alosterik yang menyamai mekanisme aktif- tidaknya sebuah hemoglobin dari difosfogliserat.

Pada enzim alosterik, terdapat sisi pengikatan dari molekul pengatur yang berada di sub unit yang beda yakni sub unit katalitik atau (C) serta submit pengatur atau (R). Peningkatan molekul pengatur positif nantinya akan di komunikasikan terhadap unik katalitik yang akan menjadikan sub unit katalitiknya aktif. Selanjutnya mempunyai kemampuan dalam mengikat substat bersama afinitas yang cukup tinggi. Dalam penguraian modulator oleh sub unit pengaturnya, enzim akan berubah menjadi tidak aktif ataupun kurang aktif.

Pada enzim alosterik mempunyai 2 ataupun lebih modulator dan bisa saling mempengaruhi & berlawanan yangmana satu dari modulator enzimnya memiliki sifat menjadi pengaktif. Sedangkan satunya bersifat menjadi penghambat. Setiap modulator tersebut mempunyai sisi alosterik spesifik, namun jika terisi enzim bisa mempercepat kinerja dari kataliriknya ataupun bahkan memperlambat reaksinya.

Proses Penghambatan Balik pada Enzim Alosterik

Pada proses metabolisme sel, beberapa enzim akan bekerja sama membentuk suatu rangkaian & sistem berurutan supaya metabolisme didalam tubuh berjalan lancar sesuai dengan kinerjanya masing masing. Dalam sistem enzim, hasil pertamanya berbentuk substrat untuk enzim berikutnya.

Pada masing masing enzim ada minimal satu enzim pemacu penentu kecepatan reaksinya. Enzim pemacu tersebut bukan cuma mempunyai fungsi katalitik saja, melainkan juga dapat menurunkan aktivitas dari katalitik. Karena enzim pemacu itu, maka kecepatan metabolik dapat diatur dengan berurutan dalam setiap menitnya serta merubah menurut kebutuhan energi sel yang diperukan oleh pertumbuhan dan juga perbaikan sel.
Itulah pembahasan tentang Pengertian Enzim Alosterik, Sifat dan Cara Kerja secara lengkap. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :   Fungsi Enzim Tripsin Pada Sistem Pencernaan Manusia

Baca juga:

Ikan Pari (Jenis dan Bahayanya)

Sifat Sifat Enzim dan Penjelasannya Lengkap