Otak Besar : Pengertian, Struktur, Fungsi dan Cara Kerjanya Lengkap

2 min read

Otak Besar : Pengertian, Struktur, Fungsi dan Cara Kerjanya Lengkap

Otak besar : pengertian, struktur, fungsi dan cara kerja – otak merupakan bagian tubuh terpenting manusia. Otak juga sebagai pusat semua aktifitas syaraf serta organ dalam manusia. Bahkan otak juga bekerja jauh lebih cepat dibandingkan manusia sendiri. Manusia juga tak akan mampu tumbuh berkembang tanpa organ otak.

Bagian bagian otak juga punya tugas masing masing, dan semuanya saling ada kaitannya, saling berkomunikasi melalui jutaan sel syaraf dalam otak tersebut. Salah satunya adalah otak besar. Berikut ini pembahasan lengkap tentang Otak besar : pengertian, struktur, fungsi dan cara kerja.

Pengertian Otak Besar

Salah satu bagian otak yang perlu kita ketahui adalah otak besar. Sebanrnya Otak besar ataupun disebut dengan cerebrum merupakan bagian terbesar otak dengan berat sekitar 1 kg untuk orang dewasa. Bagian tersebut adalah 2/3 bagian berat seluruh otak.

Susunan dari otak besar adalah otak kanan dengan otak kiri. Masing masing bertugas untuk mengontrol fungsi tubuh menurut belahannya. Dikarenakan otak besar termasuk bagian terbesar otak, maka berfungsi penting untuk tubuh manusia yakni menjadi bagian utama dari sistem syaraf serta menjadi pusat pengirim informasi sampai ratusan ribu menuju ke semua bagain tubuh manusia.

Baca Juga :   4 Anatomi Kulit Manusia - Pengertian dan Fungsi Pentingnya Lengkap

Struktur Otak Besar

Dibawah ini beberapa struktur otak besar. Struktur otak besar sendiri terbagi kedalam 2 jenis diantaranya:

1. Bagian luar / korteks cerebrum

Adalah lapisan tipis yang memiliki warna abu abu dengan milyaran sistem saraf didalamnya. Sel saraf antara satu dengan lainnya juga saling berhubungan dalam membentuk untaian rantai supaya informasi yang diterima sel saraf bisa diterima kemudian diteruskan lewat komunikasi. Pada bagian luar ini terdiri atas tiga bagian diantaranya:

  1. Sensorik, yakni area yang bertugas mengartikan informasi rangsangan misalnya rangsangan cahaya, suara dan pengecapan.
  2. Motorik, pada bagian ini memiliki tugas untuk mengendalikan otot supaya terjadi sebuah gerakan. Hal ini seperti saat kita menginjak benda keras, membuat kaki menjauhi benda keras tersebut.
  3. Asosiasi, yakni suatu area yang bertugas untuk merekam memori/ pengalaman, kecerdasan, kemauan, serta fungsi bahasa.

2. Bagian Dalam / Ganglia Dasar

Bagian yang kedua adalah bagian dalam yang merupakan area yang memiliki warna putih lebih tebal. Fungsinya untuk mengkoordinasi gerakan yang dilakukan dengan tak sadar contohnya fungsi kognitif serta emosi. Naik dan turunnya emosi seseorang dapat dipengaruhi oleh otak bagian dalam ini.

3. Lobus

Selanjutnya adalah lobus yang memiliki bagian sebanyak empat bagian yaitu:

  1. Lobus frontal, bagian ini berada di depan yang bertugas untuk mengatur kinerja saraf motorik misalnya untuk bicara, berfikir, serta emosi.
  2. Lobus parietal, bagian ini berada di bagian atas, yang menjadi pusat penerima rangsang contohnya rangsangan suhu maupun rangsangan rasa sakit.
  3. Lobus temporal. Bagian ini berada di bawah yang menjadi pusat pendengaran serta bahasa.
  4. Lobus oksipital berada di belakang, yang menjadi pusat penglihatan manusia.

Fungsi Otak Besar

Otak besar memiliki fungsi mengatur hampir semua aktifitas manusia yang berperan dalam gerak sadar, memori, emosi, fungsi belajar, alat indra, fungsi tubuh ( misalnya organ, detak jantung, tekanan darah, dan keseimbangan tubuh). Dari otak besar akan memproses seluruh informasi sensorik seseorang. Seperti tindakan sadar, dibawah sadar, dan perasaan akan diproduksi dari sini. Organ otak besar juga bertanggung jawab dengan berbagai bentuk kemampuan & kecerdasan manusia.

Baca Juga :   Kelainan Pada Ovarium Wanita dan Cara Mencegahnya

Cara Kerja Otak Besar

Berikutnya adalah cara kerja otak besar yakni menerima stimulus dari rangsangan yang diterima oleh tubuh. Bila dianggap penting bagi otak, otak pun akan menempatkan stimulus ini didalam memori berjangka panjang. Namun bila dianggap tak penting, hanya disisakan jejak sedikit saja dan tak begitu diprioritaskan. Berbagai ingatan, pengalaman, maupun memori yang dipelajari oleh manusia dari lahir sampai dewasa dapat disimpan dengan rapi otak yang siap dipanggil setiap waktu dibutuhkan.

Cara kerjanya juga dipengaruhi nutrisi yang dikonsumsi, teman, gen, lingkungan, dan kebiasaan ataupun pola hidup kesehariannya. Nutrisi tersebut bisa memperlancar kerja sel otak besar yang dapat menerima informasi serta rangsangan secara baik serta memperlancar peredaran darah.
Selain itu, pola hidup sehat sangat berpengaruh dalam kinerja otak besar yakni memberi stamina yang lebih serta memperlancar aliran oksigen & nutrisi yang masuk kedalamnya.

Tips Menjaga Fungsi Cerebrum

Karena pentingnya otak bagi kita, maka sangat penting untuk menjaganya agar tetap bekerja dengan baik. Berikut ini beberapa tips untuk menjaga kinerja otak besar:

1. Konsumsi makanan yang baik untuk otak.

Jenis makanan yang didalamnya mengandung lemak omega 3 serta antioksidan yang cukup baik dalam menjaga otak agar tetap sehat. Jangan melakukan diet rendah lemak, sebab otak membutuhkan lemak agar bisa tetap bekerja secara maksimal.

2. Gunakan helm dan pelindung kepala.

Saat bepergian ataupun bekerja di wilayah yang berisiko, maka selalu pakailah pelindung kepala demi menghindari terjadinya benturan di kepala. Karena bisa mengakibatkan menurunnya kinerja otak besar.

3. Stimulasi otak besar dengan permainan.

Ada beberapa jenis permainan yang bagus untuk mengasah otak Misalnya Sudako, puzzle, dan teka-teki silang yang mampu merangsang otak besar agar bisa bekerja lebih baik serta menghindari dari terjadinya penurunan fungsi otak besar.

Baca Juga :   Sistem Saraf Pusat dan Saraf Tepi Pada Manusia - Pengertian Beserta Fungsinya Lengkap

4. Perbanyak membaca.

Nah, hal yang paling efektif untuk menjaga agar otak besar tetap bekerja maksimal adalah membaca. Aktifitas penambah wawasan tersebut juga dihubungkan dengan menurunannya risiko demensia serta penyakit Alzheimer.
Nah, itulah penjelasan tentang Otak besar : pengertian, struktur, fungsi dan cara kerja. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

7 Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh Secara Alami

Cara Mengecek Kadar Oksigen Tanpa Menggunakan Bantuan Alat