Organ Terbesar Ditubuh Manusia

2 min read

Organ Terbesar Ditubuh Manusia

Organ Terbesar Ditubuh Manusia – Apa organ tubuh yang paling besar pada manusia? Ya jawabannya adalah kulit. Selain kulit terdapat organ lainnya yang terbilang besar, yaitu hati, otak, paru-paru dan juga jantung. Kulit menjadi organ paling besar dikarenakan menutupi seluruh tubuh manusia seperti selimut. Dimana apabila direntangkan kulit pada tubuh laki-laki dewasa dengan berat badan sekitar 68 kg dapat mencapai 1,7 meter persegi dengan berat 4 kg.

Semua organ terbesar yang terdapat pada tubuh manusia tersebut melakukan pekerjaan-pekerjaan penting bagi tubuh secara keseluruhan dengan fungsi yang berbeda namun tetap berkesinambungan. Organ hati yang menjadi organ terbesar kedua setelah kulit memiliki peran yang penting dalam melawan infeksi, menetralkan racun, membentuk protein serta hormone, membantu mengumpulkan gula darah dan mengendalikan gula darah.

Penting untuk melakukan perawatan terhadap Organ Terbesar Tubuh Manusia dan organ lainnya yang juga memiliki peran penting dalam kelangsungan hidup. Penjelasan mengenai berbagai organ terbesar tersebut diantaranya:

1. Kulit

Seperti penjelasan di atas, kulit menjadi organ terbesar dalam bagian tubuh manusia. Kulit berperan sangat penting dalam melindungi tubuh dari infeksi, membantu menjaga suhu tubuh dan memberikan rasa sentuhan serta lainnya. Secara umum kulit mempunyai tiga lapisan, yaitu lapisan paling luar (epidermis), lapisan dalam (dermis), dan lapisan paling dalam (hypodermis). Sedangkan fungsi utamanya adalah bertindak sebagai garis utama pertahanan terhadap zat eksternal dan bakteri.

2. Hati

Hati merupakan organ terbesar tubuh manusia. Dimana organ ini terletak pada bagian sisi kanan perut. Organ hati memiliki peran yang sangat penting, yakni meng ubah makanan menjadi nutrisi, membuat protein yang digunakan untuk menghindari darah racun berbahaya pembekuan dan menghapus seperti alcohol dan obat-obatan dari tubuh dalam tubuh. selain itu, hati juga berfungsi dalam penyimpanan lemak serta vitamin yang diperlukan oleh tubuh.

Baca Juga :   Pembentukan Tulang : Pengertian, Macam-Macam, Proses dan Klasifikasinya Lengkap

3. Otak

Otak merupakan pusat sistem saraf dan pengontrol gerakan otot sadar. Organ ini mempunyai berat sekitar 3 kilogram berdasarkan penelitian yang telah dilakukan Washington State University. Dimana otak menjadi pusat dari sistem saraf pusat yang bertanggung jawab untuk mengendalikan semua fungsi metabolisme dalam tubuh. berdasarkan penelitian organ otak mempunyai empat bagian utama, yakni otak besar, otak kecil, batang otak, serta kelenjar pituitary dan hipotalamus. Otak besar merupakan bagian dari otak yang mengontrol gerakan otot sadar dan membentuk sekitar 85% dari berat otak.

Selain itu, 73% dari kandungan otak adalah air. Apabila dihitung berat otak sekitar 2% dari berat badan namun menggunakan 20% dari total energy sertaasupan oksigennya. Bahkan 25 persen kolesterol tubuh berada di dalam otak. Dimana kolesterol merupakan bagian integral dari setiap sel otak. Jika tidak ada kolesterol dalam otak yang memadai maka otak akan mati .

4. Jantung

Jantung menjadi salah satu Organ Terbesar Tubuh Manusia yang berdetak sekitar 100.000 kali dan mampu mengirim 7.500 liter darah mengalir melalui tubuh manusia setiap harinya. Dapat dikatakan bahwa jantung berkerja lembur yang tidak pernah istirahat, sama halnya seperti otak manusia. Otak dan jantung akan bekerja sama untuk menunang kondisi sehat manusia. Namun, terdapat kondisi dimana seseorang dapat mengalami kematian otak atau tidak berfungsi, tapi jantungnya tetap bekerja memompa darah. Bahkan jantung dapat bekerja diluar tubuh, ini karena cara kerja jantung bersifat otonom, tanpa perintah dari otak. Kondisi jantung yang sehat mempunyai ukuran sekitar kepalan tangan orang dewasa.

5. Paru-Paru

Paru-paru merupakan satu-satunya organ manusia yang dapat mengapung. Dengan panjang total saluran udara yang mengalir melewati dua paru-paru adalah 1.500 mil atau sekitar 2.400 kilometer. Kedua paru-paru manusia mengandung 300 hingga 500 juga elveoli. Alveoli sendiri adalah sekumpulan kantong-kantong kecil yang memungkinkan karbondioksida dan oksigen untuk bergerak di antara paru-paru dan aliran darah. Tidak hanya itu saja, diperkirakan permukaan internal paru-paru manusia memiliki luas sama dengan luas area satu sisi lapangan tenis.

Baca Juga :   Fungsi Katup Jantung Pada Manusia

6. Usus Besar

Usus besar menjadi wilayah dari sistem pencernaan dimana limbah akan dikumpulkan serta diolah menjadi kotoran. Panjang dari organ yang satu ini sekitar 5 sampai 6 meter berdasarkan penelitian Perawat Anastesi program di University of Pittsburgh. Menyerap air merupakan salah satu tugas dari usus besar. Selain itu, fungsi dan peran lainnya adalah menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, menyerap vitamin, penyimpanan limbah dan sebagai tempat pengolahan.

7. Usus Halus

Usus halus dapat disebut sebagai usus kecil yang memiliki panjang sekitar 23 kaki pada orang dewasa. Dalam tugasnya usus halus bertanggung jawab dalam mencerna karbohidrat, protein dan lemak. Dimana nutrisi ini diserap melalui usus kecil dan selanjutnya ditransfer ke dalam aliran darah. Usus kecil ini mempunyai villis yang kecil atau proyeksi yang meningkatkan luas permukaan usus kecil dan bertugas untuk meningkatkan laju penyerapan makanan.

Organ besar yang dimiliki manusia suatu sistem terpadu yang berjalan atau bekerja secara teratur dan terorganisir untuk mendukung kelangsungan hidup manusia. Setiap bagian dari organ tersebut, mulai dari kulit, tulang, otak, paru-paru dan jantung serta organ lainnya memiliki peran dan fungsinya masing-masing yang tentunya berbeda. Namun, terlepas dari itu semua organ-organ dalam tersebut apabila tidak ada organ kulit yang melindunginya maka tidak dapat berfungsi dengan semestinya.

Dari penjelasan diatas kita dapat mengetahui bahwa kulit bukan satu-satunya Organ Terbesar di Tubuh Manusia dan masih terdapat organ terbesar lainnya yang mendukung kelangsungan hidup. Semoga ulasab tersebut bermanfaat.

Baca juga:

Sistem Ekskresi pada Aves dan Pisces

Pengertian Transpor Pasif Pada Sel