Morfologi Bunga Sepatu : Pengertian, Klasifikasi, Manfaat dan Fungsinya Terlengkap

2 min read

Morfologi Bunga Sepatu dan Fungsinya Terlengkap

Morfologi Bunga Sepatu dan Fungsinya – bunga sepatu yang biasa dikenal sebagai tanaman hias, biasanya dapat tumbuh mencapai hingga 3 meter dan batangnya pun memiliki diameter kurang lebih 9 cm. Biasanya batangnya berwarna ungu ketika muda dan putih ketika tua. Memiliki bentuk daun yang unik, memiliki bagian tepi yang tidak rata, ujungnya yang runcing dan memiliki lebar sekitar 5-10 cm. Morfologi bunga sepatu dan fungsinya yang terdiri dari klasifikasi(kelompok), manfaat dan fungsinya akan dibahas pada artikel kali ini. Berikut pembahasannya.

Klasifikasi Bunga Sepatu

Berikut klasifikasi dari bunga sepatu :

  • Kingdom : Plantae
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Famili : Malvaceae
  • Ordo : Malvales
  • Genus : Hibiscus
  • Spesies : Hibiscus rosa sinensis L

Penjelasan dari klasifikasi diatas adalah bahwa bunga sepatu merupakan bagian dari tumbuhan kingdom Plantae yang terdiri atas berbagai jenis tanaman, sedangkan kelasnya Magnoliopsida sendiri didasarkan pada tumbuhan yang bijinya terbelah dengan ciri yang sama, lalu divisi Magnoliophyta didasarkan pada tumbuhan dengan jenis dikotil, kelasnya Malvaceace didasarkan pada tumbuhan yang biasanya dibudidayakan untuk tanaman hias, ordonya Malvales didasarkan jenis tumbuhan tersebut, pada kasus ini jenisnya adalah bunga, maka masuk ordo Malvales, sedangkan genus Hibiscus adalah nama marga dari tanaman tersebut dan spesies adalah nama latinnya.

Manfaat

Bunga sepatu yang memiliki begitu banyak nutrisi dan senyawa kimia tersebut ternyata juga memiliki berbagai manfaat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Adapun manfaatnya adalah sebagai berikut :

  1. Obat Kencing Bernanah
    Bunga sepatu juga dapat dijadikan sebagai obat herbal untuk mengobati kencing bernanah dengan memanfaatkan bunganya.
  2. Obat Batuk Berdarah & Lendir
    Bunga sepatu juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati batuk berdarah dan berlendir.
  3. Obat Demam
    Bunga sepatu juga dimanfaatkan untuk mengobati demam, dapat memanfaatkan bunga sepatu dengan cara merebus daunnya sebanyak 5 lembar bersama 1 lembar daun pepaya, dan menambahkan sedikit garam untuk menyamarkan rasa pahitnya.
  4. Obat Gondongan
    Untuk menyembuhkan gondongan, dapat memanfaatkan daun dan bunga dari bunga sepatu.
  5. Obat Bronkitis
    Bunga sepatu juga digunakan untuk meringankan penyakit bronkitis. Caranya adalah dengan menghaluskan 2 bunga sepatu yang di seduh dengan air hangat dicampur dengan sedikit garam. Untuk hasil yang maksimal, konsumsilah 2x dalam sehari.
  6. Obat TBC
    Penyakit TBC merupakan penyakit yang cukup mengganggu bagi sebagian besar orang. Untuk mengobatinya kita dapat memanfaatkan bunga sepatu. Caranya adalah dengan menghaluskan 3 bunga sepatu, lalu campurkan dengan 1 sendok madu bersama 1/2 gelas air yang hangat. Untuk hasil yang maksimal, konsumsilah 3x dalam sehari.
  7. Melancarkan Haid
    Bagi kaum hawa, haid merupakan sesuatu yang rutin mereka alami setiap bulannya. Bagi beberapa kaum hawa, banyak yang mengalami kram perut ataupun nyeri ketika haid.
  8. Obat Jerawat
    Jerawat yang muncul di wajah tentunya sangat mengganggu penampilan. Tidak perlu menggunakan obat yang mengandung banyak zat kimianya, karena kali ini kita dapat menggunakan cara alami untuk menyembuhkannya. Caranya adalah dengan memotong kecil – kecil 3 bunga sepatu, lalu rendam dalam 1 gelas air dalam waktu semalam. Air rendaman bunga sepatu dapat digunakan untuk pencuci wajah yang berjerawat. Untuk hasil yang lebih bagus, bisa ditambahkan 1 sdm madu. Untuk hasil maksimal, lakukan hal tersebut setiap bangun tidur.
  9. Obat Bisul
    Untuk mengobati bisul, kita tidak perlu menggunakan obat dengan kandungan yang bermacam-macam, karena kita dapat menyembuhkannya dengan cara tradisional. Caranya dengan memotong kecil-kecil 5 lembar daun bunga sepatu dan juga 2 bunga sepatu. Setelah itu, campurkan kedua potongan tersebut dan letakkan pada bagian bisul tersebut. Setidaknya lakukan hal tersebut minimal 2x dalam sehari, akan tetapi apabila cukup parah lakukan secukupnya saja.
  10. Menyuburkan Rambut
    Untuk menyuburkan rambut, kita dapat menggunakan bunga sepatu. Caranya adalah remaslah bunga sepatu sebanyak 15 buah yang berwarna putih yang dicampur dalam 1 gelas air hangat. Setelah tercampur merata, tuangkan air tersebut diatas kepala dan ratakan hingga kulit kepala dengan cara memijatnya
  11. Meningkatkan HDL dan Menurunkan Gula Darah
    Bagi para penderita diabetes, Anda dapat memanfaatkan bunga sepatu untuk menurunkan kadar gula darah. Caranya adalah dengan merebus 2-3 bunga sepatu dalam 2 gelas air hingga mendidih dan menyisakan 1 gelas saja. Minumlah setidaknya 1x dalam sehari untuk menurunkan kadar gula darah dalam tubuh serta untuk meningkatkan level HDL dalam tubuh.
Baca Juga :   6 Fungsi Benang Sari pada Tumbuhan Terlengkap

Fungsi

Bunga sepatu selain dimanfaatkan untuk menyembuhkan berbagai penyakit, ternyata juga memiliki fungsi lainnya di berbagai negara. Berikut diantaranya yaitu :

  1. Di Negara China bunga sepatu biasa dimanfaatkan untuk bahan pewarna alami dalam makanan.
  2. Di Negara India bunga sepatu biasa digunakan sebagai bahan untuk menyemir sepatu, serta sebagai persembahan untuk dewi-dewi yang beragama Hindu.
  3. Di Negara Jepang bunga sepatu biasanya dijadikan tanaman hias dan untuk ditanam di makam.
  4. Di Negara Indonesia sendiri bunga sepatu banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias, obat tradisional dan dijadikan sebagai teh.
  5. Di Kepulauan Pasifik sendiri bunga sepatu biasa dijadikan makanan dengan mengolahnya menjadi salad.

Itulah morfologi bunga sepatu dan fungsinya yang terdiri dari pembagian klasifikasinya, manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari serta fungsinya di berbagai penjuru negara. Semoga pembahasan tentang morfologi bunga sepatu dan fungsinya ini dapat menambah wawasan.

Baca juga: