Sistem Pernapasan Hewan Mamalia : Definisi, Proses, Ciri dan Contohnya Lengkap

2 min read

Definisi, Ciri dan Proses Sistem Pernapasan Pada Hewan Mamalia Beserta Contohnya

Sistem pernapasan mamalia – sistem pernapasan ialah salah satu sistem paling vital. Hal ini merupakan aktivitas untuk memasukkan oksigen menuju dalam tubuh serta mengeluarkan CO2 keluar dari tubuh menggunakan bantuan alat. Nah dalam hal ini alat yang dimaksud pada alat pernapasan mamalia. Mamalia sendiri mempunyai alat pernapasan sempurna berbentuk paru-paru.

Hewan mamalia ialah vertebrata yang bagian tubuhnya tertutup dengan rambut berbulu, bulu itu untuk lapisan terluar hewan misalnya kelas aves, yakni burung. Banyak sekali jenis hewan mamalia yang hidup disekitar kita dengan beragam variasi yang berbeda dan mempunyai keunikan sendiri dan masing-masingnya berbeda.
Berikut ini adalah penjelasan pada sistem pernapasan mamalia, antara lain :

Dasar Definisi Proses Pemasukan Oksigen

Respirasi adalah proses untuk memasukkan oksigen yang berasal dari sekitarnya dan membuang CO2. Mamalia adalah hewan yang mempunyai tingkat evolusi lebih sempurna daripada kelas lain misalnya amfibi, aves ataupun reptile.

Hewan kelas amfibi memang mempunyai paru – paru, namun belum sempurna atau dalam arti lain masihsederhana serta kurang elastic guna terpenuhinya fisiologis dalam tubuhnya, sehingga amfibi membutuhkan alat bantuan berbentuk kulitnya dalam menjalankan aktivitas respirasi itu. Daripada kelas amfibi, dalam kelas mamalia telah mengalami perkembangan secara sempurna.

Baca Juga :   Ciri-Ciri Hewan Vertebrata Terlengkap Beserta Penjelasannya

Dalam sistem respirasi mamalia yakni alurnya hidup yang dipunya mamalia terkandung tulang – tulang turbinal berkelok-kelok. Jadi, memperluas dari permukaan olfaktori. Laringnya mempunyai atap serta terpisah. Fase aktif pada pernapasannya sendiri dikenal dengan inspirasi yang mengalami perataan mulai dari diafragma serta elevasi dalam tulang – tulang iga serta gerakannya melengkung keluar. Ada dua jenis respirasi, yakni respirasi eksternal dan respirasi internal.

Proses Memasukkan Oksigen ke Dalam Hewan Mamalia

Untuk proses ini terdapat 2 fase, yakni fase ketika memasukkan oksigen (inspirasi) dan fase mengeluarkan CO2 (ekspirasi. Inspirasi ialah proses aktif yang mengalami kontraksi dalam otot inspiratory. Ototo inspiratory ialah otot antara tulang iga dengan tulang bagian diafragma. Kontraksi ini yang dapat menyebabkan peningkatan volume rongga dada.

Pada proses ini, paru-paru akan mengembang serta memunculkan tekanan negative didalam. Jadi, udara disekitar dimasukki oleh paru-paru. Sementara proses ekspirasi/ proses pengeluaran CO2 ini prosesnya lebih pasif. Hal ini dikarenakan proses ekspirasi mengalami relaksasi pad aotot inspiratory saja, sehingga terjadi pengerutan dalam dinding alveoli.

Proses Fisiologi pada Kegiatan Pemasukan Oksigen

Pada saat karbondioksida terjadi peningkatan, yang mana mamalia terjadi proses aktif pada kegiatannya sehingga kemoreseptor (pusat respirasi) yang terdapat dimedula terjadi rangsangan. Hal inilah yang mengakibatkan impuls syaraf akan menjalar ke sepanjang serabut eferen dalam organ efektor (ada di otot dada, pembuluh darah dan jantung). Lalu organ efektor ini mengakibatkan proses yang lebih kompleks kembali, yakni mengalami peninkatan ventilitaso serta pelepasan CO2.

Impuls lalu sampai di jantung serta pembuluh darah pada jaringan terjadi penimbunan CO2 yang akan mendorong munculnya respon sehingga mempermudah pelepasan C02 dari dalam tubuh. hal inilah yang membuat peningkatan pasokan oksigen pada tubuh.

Baca Juga :   Jenis Hewan yang Memiliki Sidik Jari Seperti Manusia

Lantas kenapa pasokan Oksigen dan CO2 ini harus seimbang?

Untuk mamalia, pasokan oksigen serta pembuangan CO2 ini harus sesuai dengan kebutuhan dari hewan. Ketika mengalami metabolism dan peningkatan maka kebutuhan oksigen serta pembentukan CO2 akan meningkat. Pada saat itulah darah tidak memperoleh cukup oksigen dalam pemenuhan kebutuhannya, sehingga mamalia akan mengalami hipoksia (kondisi kekurangan oksigen). Tidak hanya itu, mamalia pun bisa terjadi asfiksia dimana kondisi yang tidak memperoleh oksigen dalam jaringan tubuhnya serta menyebabkan kematian.

Begitu pula sebaliknya, apabila kadar dari oksigen di dalam tubuh mamalia ini terlalu besar, maka ia akan mengalami oksidasi yang tak diharapkan. Hal ini bisa mengakibatkan kehancuran dalam sel-sel tubuh mamalia. Dengan demikian, pasokan oksigen yang tak memadai bisa mengakibatkan penimbunan oksigen. Apabila mengalami penimbuna dalam tubuh mamalia, maka akan terjadi gangguan. Misalnya seperti gangguan dalam metabolism.

Ciri Ciri Hewan Mamalia

Mamalia mempunyai ciri-ciri berikut ini :

  • Untuk hewan betina, mempunyai kelenjar air susu atau dikenal degan grandula mammae yang berkembang secara baik.
  • Anggota gerak depan mamalia ini sudah mempunyai modifikasi baik untuk berlari, berenang, terbang dan menggali lubang.
  • Untuk jari-jarinya ada cakar, kukur serta jenisnya.
  • Untuk bagian kulitnya mempunyai kelenjar minyak serta kelenjar keringat.
  • Untuk bagian giginya dibagi menjadi empat tipe, diantaranya gigi taring, gigi seri, pre-molar serta molar.

Contoh Contoh Hewan Mamalia

Berikut ini adalah daftar hewan mamalia menurut sub kelas dengan mendekati jenisnya, diantaranya :

  1. Platypus, ada di Negara Australia
  2. Kelelawar, ditemui tersebar banyak di Australia dan Asia
  3. Primata, ada di asia tenggara
  4. Kukang, ada di amerika
  5. Tikus-tupai-landak-bever-hamster, ada di semua hampir tempat
  6. Kelinci-pika serta jenis lain, ada hampir di seluruh tempat
  7. Kucing dan anjing, ada di hampir seluruh tempat
  8. Gajah, ada di asia tenggara dan afrika
  9. Dugong, ada di lautan india
  10.  Zebra-tapir-keledai, ada di Malaysia dan Indonesia
  11. Kerbau-sapi-kuda nil, ada di hampir seluruh tempat
Baca Juga :   9 Hewan Invertebrata : Ciri dan Contohnya Lengkap

Demikianlah penjelasan tentang sistem pernapasan mamalia. Dengan kita lebih memahami fungsi utama dalam proses respirasi ini maka kita menjadi lebih faham bagaimana hewan-hewan khususnya mamalia memasok oksigennya serta membuang karbondioksidanya. Selain itu, fungsi dari respirasi ini guna menjaga keseimbangan elektrik serta pH di dalam cairan tubuh mamalia.

Baca juga: