Mekanisme Pertanian Yang Wajib Diketahui

2 min read

Mekanisme Pertanian Yang Wajib Diketahui

Mekanisme pertanian yang wajib diketahui – sebagian besar masyarakatnya indonesia hidupnya bertani, bahkan sebelum mekanisasi pertanian mulai sudah menjadi trend. Bagi masyarakat indonesia, cara klasik ini akan berpengaruh terhadap aspek waktu (yakni lama pengerjaan) serta hasil yang diperoleh dan banyaknya tenaga yang dibutuhkan dalam cara klasik, munculnya pemikiran pada terobosan baru dalam dunia pertanian. Makanya, disini kita akan membahas mengenai mekanisme pertanian yang wajib diketahui.

1. Alasan keberadaan mekanisasi pertanian

Indonesia sudah jadi budaya di sejumlah daerah, akan tetapi cara klasik ini dianggap sudah kurang menguntungkan pada hal tenaga dan waktu (khususnya dalam hal hasil dna waktu), dan berkembangnya dunia teknologi kita, maka muncul sebuah prinsip mekanisasi pertanian sendiri guna mengatasi hal-hal yang dianggap menjadi masalah dunia pertanian.

Harapannya dengan mekanisasi pertanian para petani tidak terlalu menguras tenaga, selain itu proses pengerjaannya pun bisa lebih cepat dan juga tepat waktu serta hasilnya yang diperoleh dalam waktu lebih cepat dan memuaskan.

Jadi, peran alat dan mesin pertanian ini penting sekali untuk menunjang sistem pertanian dalam setiap tahapan pertanian (mulai engolahan lahan maupun tanah pertanian, pembibitan, lalu penanaman, penyiangan, pemeliharaan, kemudian pemupukan, pemanenan dan bahkan hingga penanganan produk saat panen).

2. Tujuan mekanisasi pertanian

Pada umumnya, tujuan dari langkah mekanisasi ialah :

• Meningkatkan produktifitas pada tenaga kerja pertanian
• Meningkatkan produktifitas pada lahan pertanian
• Menurunkan beban produksi
• Meningkatkan efektifitas, efesinsi, produktifitas, kualitas hasil dna mengurangi beban kerja para petani
• Mengurangi kerusakan dalam produksi pertanian
• Meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi, dll.

Baca Juga :   Inilah Penjelasan Ilmiah Ayam Berkokok Pada Pagi Hari

3. Cara mekanisasi pertanian

Tujuan mekanisasi ini akan tercapai hanya bila pemakaian serta pemilihan alat tepat dan pemakaiannya benar (cara mekanisasi pertanian ini dijalankan secara benar). Selain itu, persiapan saat pemakaian alat pun dibutuhkan sekali. Jadi prinsip utamanya mekanisasi pertania adalah alat memenuhi kebutuhan lahan, bukan sebaliknya. Maksudnya ini kita harus mengenal bagaimana ciri dari lahan pertanian kita, apa yang mereka butuhkan. Barulah kita menentukan alat tepat guna lahan itu.

Persiapan pra pemakaian alat mekanisasi yang perlu dijalankan antara lain yakni :

• Pengolahan lahan
• Pengaturan serta manajemen pengairan yang mencakup irigasi dan drainase
• Pembuatan jalan transportasi daerah pertanian. Hal tersebut untuk memudahkan bila memang perlu alat yang lumayan besar dan memudahkan proses transportasi pengiriman hasil dan keperluan pertanian.
Menurut pengalaman sejumlah negara asia, mekanisasi pertanian berawal dengan :
• Penataan lahan maupun konsolidasi lahan
• Keberhasilan dalam mengendalikan air (drainase dan irigasi)
• Masukan teknologi kimia dan biologis

a. Alat mesin penanam

Alat satu ini bisa membantu dalam proses penanaman. Cara klasik yang kadang dipakai ini yakni tenaga hewan dan manusia. Akan tetapi sekarang ini alat penanam sudah berganti dengan tenaga traktor. Walaupun tenaga penggerak yang dipakai berbeda sekali antara cara klasik dan dalam mekanisasi pertanian namun prinsip kerjanya masih sama. Maksudnya, alat maupun mesin ini memang diperlukan sebagai pemenuhan kebutuhan kita. Prinsip kerjanya mencakup :

• Pembukaan alur maupun membuat lubang
• Mekanisme penjatuhan benih
• Penutupan alur maupun lubang

b. Alat mesin penyiangan

Alat ini dipakai sebagai pembantu petani dalam operasi pasca tanam. Tujuannya untuk memelihara lahan serta tanaman yang sudah ditanam. Prinsip kerjanya yakni :

Baca Juga :   Cara Rehabilitasi Pertanian Yang Benar Dan Tepat

• Memberantas tumbuhan liar maupun parasit yang termasuk tanaman pengganggu
• Memperbaiki tanah dan mempertahankan kadar lengas tanah
• Memacu kerja dari mikroorganisme di dalam tanah supaya lebih aktif
• Mengembangkan kandungan unsur hara tanah
• Menggemburkan tanah

Alat dua jenis diatas tadi yang kompleks dan sederhana dipakai. Untuk yang sederhana bisa dilakukan dengan manual oleh tangan manusia sendiri. Sementara untuk yang lebih kompleks lagi ialah alat yang digerakkan memakai traktor dengan kapasitas kerja 30-35 ha perharinya.

c. Alat mesin pemupukan

Pemupukan dijalankan di dalam dunia pertanian dengan cara memasukkan zat di dalam tanah guna menunjang pertumbuhan serta perkembangan tanaman agar lebih optimal. Ada juga pupuk yang ditambahkan langsung dibagian tumbuhan maupun di saluran irigasi menjadi tambahan nutrisi.

Maka dari itulah peran biologi di dalam bidang pertanian. Sebagai petani, bila kalian faham akan kebutuhan tumbuhan, zat zat terkait dan manfaat pupuk maka kalian bisa memanfaatkan biologi dalam bidang pertanian.
Dalam mekanisasi pertanian, terkenal pula alat tersebut bisa membantu petani dalam menyebarkan pupuknya (dan pasti tetap memperhitungkan cara yang tepat dan benar dalam memberikan pupuk, yakni disiramkan, ditaburkan dan masih banyak lagi lainnya. Mesin pemupukan dalam pertanian modern ini dipakai menjadi tenaga traktor, hal ini bisa mempercepat dan menghemat tenaga.

Selain itu, sebab jenis pupuknya banyak maka perbedaan manfaat dan perbedaan cara pemakaian alat sebagai pemupukan juga tidak hanya ada satu jenis dengan tenaga traktor tersebut. Manusia akan tetap dapat menjalankan pemupukan guna pupuk yang memang harus dipakai.

Misalnya seperti alat pengemprot pupuk otomatis akan tetapi bisa dipakai memakai tangan manusia sendiri. Sebab pemasangan pupuk memang perlu hati-hati sekali, alat satu ini bisa membantu petani dengan nyaman dan aman tak ada yang harus dikhawatirkan.

Baca Juga :   Pengertian Enzim Alosterik, Sifat dan Cara Kerja

Itu saja yang mungkin dapat kami sampaikan mengenai mekanisme pertanian yang wajib diketahui. Kita baik petani atau bukan perlu bersama sama tau mengenai cara menjaga keseimbangan ekosistem dan bagaimana kita menghindarkannya dari pencemaran tersebut supaya alam kita bisa terus berkembang secara baik. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Ciri Dan Contoh Tumbuhan Nonvaskuler Serta Perannya

Fungsi Klorofil Pada Proses Fotosintesis