Pengertian Lingkungan Hidup – Unsur, Faktor Kerusakan dan Upaya Pelestariannya

2 min read

Pengertian, Unsur, Faktor Kerusakan dan Cara Mangatasi Lingkungan Hidup

Pengertian lingkungan hidup lengkap – Di dalam kehidupan manusia ini tidak dapat berpisah dengan lingkungannya. Baik lingkungan sosial maupun lingkungan alam. Kita membutuhkan udara untuk bernapas di lingkungan sekitar. Saat kita minum, makan atau segala sesuatunya tentu membutuhkan lingkungan. Pada bahasan kali ini akan dikupas tentang makalah pengertian lingkungan hidup lengkap.

Pengertian Lingkungan

Pengertian lingkungan ialah semua sesuatunya yang terdapat di sekitar manusia yang berpengaruh terhadap kehidupan manusia baik secara langsung ataupun tidak langsung. Lingkungan dapat dibagi jadi lingkungan abiotic dan lingkungan biotik. Apabila kalian ada disekolah, bentuk dari lingkungan biotiknya berbentuk teman-teman sekolah, ibu bapak ibu guru dan karyawan. Sementara lingkungan abiotic berwujud udara, kursi, gedung sekolah, papan tulis, serta berbagai benda macam mari yang terdapat disekitar.

Lingkungan Hidup

Lingkungan hidup diartikan sebagai kesatuan ruang pada seluruh benda serta sekelompok makhluk hidup, termasuk pula didalamnya manusia serta perilakunya yang berlangsung peri kehidupan serta kesejahteraan manusia dan hidup yang lain. Unsur-unsur lingkungan hidup serta dibagi jadi 3, yakni :

Baca Juga :   Pencemaran Air : Pengaruh Detergen Terhadap Aktivitas Ikan Dan Penjelasannya

1. Unsur hayati (biotik)

Unsur hayati (biotik), yakni unsur lingkungan hidup yang terdiri atas makhluk hidup. Misalnya manusia, jasad renik, tumbuh-tumbuhan serta hewan. Apabila kalian ada dikebun sekolah, sehingga lingkungan hayatinya didominasi tumbuhan. Akan tetapi, bila kalian ada di dalam kelas, ini artinya dominan manusia atau teman-teman.

2. Unsur sosial budaya

Unsur sosial budaya, yakni lingkungan sosial serta budaya yang dibuat manusia yang termasuk sistem nilai, gagasan serta keyakinan dalam perilaku menjadi makhluk sosial. Kehidupan masyarakat bisa mencapai keteraturan berkat terdapat sistem nilai serta norma yang diakui serta dotaati segenap anggota masyarakat.

3. Unsur fisik (abiotic)

Unsur fisik (abiotic), yakni unsur lingkungan hidup yang terdiri atas benda-benda tak hidup, misalnya air, tanah, iklim, udara dll. Adanya lingkungan fisik paling besar perannya untuk kelangsungan hidup dalam segenap kehidupan di bumi.

Kerusakan Lingkungan Hidup

Menurut faktor penyebabnya ini, bentuk kerusakan lingkungan hidup dibagi jadi 2 jenis diantaranya :

1. Bentuk kerusakan lingkungan hidup sebab peristiwa alam

Beragam bentuk bencana alam yang pada akhirnya melanda di Indonesia sehingga memicu dampak rusaknya lingkungan hidup. Peristiwa alam ini dampaknya pada kerusakan lingkungan hidup, diantaranya :

  • Letusan gunung berapi
    Letusan gunung berapi ini dialami sebab kegiatan magma dalam perut bumi sehingga memicu tekanan kuat keluar lewat puncak gunung berapi. Bahaya yang akan ditimbulkan dari letusan gunung berapi diantaranya berbentuk :
    • Hujan abu vulkanik, gangguan pernapasan
    • Lava panas, mematikan segalanya
    • Awan panas, mematikan makhluk hidup
    • Gas, beracun
    • Materoal padat, (kerikil, pasir, batuan) bisa menimpa perumahan
  • Gempa bumi
    Gempa bumi merupakan getaran kulit bumi yang dapat diakibatkan sebab sejumlah hal, antara lain kegiatan magma (kegiatan gunung berapi), mengalami turun tanah, dan pergerakan lempeng di samudra.
  • Angin topan
    Bahaya angin topan ini dapat diprediksi lewat foto satelit dengan menggambarkan kondisi atmosfer bumi, dan juga kecepatannya. Serangan angina topan bisa memicu kerusakan lingkungan hidup yang berbentuk : perobohan bangunan, rusakanya areal perkebunan dan pertanian, dll.
Baca Juga :   6 Dampak Pencemaran Udara Terhadap Lingkungan dan Pencegahannya Lengkap

2. Kerusakan lingkungan hidup sebab faktor manusia

Sejumlah bentuk kerusakan ini disebabkan faktor manusia, diantaranya :

  • Terjadinya pencemaran, akibat dari kawasan industri
  • Terjadinya banjir, akibat buruknya pembuangan air
  • Terjadinya tanah longsor, akibar rusaknya hutan

Upaya Kelestarian Lingkungan Hidup Pada Pembangunan Berkelanjutan

Melestarikan lingkungan hidup adalah kebutuhan yang tidka dapat di tunda lagi serta bukan hanya sebagai bentuk tanggung jawab dari pemimpin maupun pemerintah. Pembangunan berwawasan lingkungan ialah suatu bentuk upaya peningkatan daya kualitas pemerintah manusia dengan bertahap menggunakan perhatian khusus dari faktor lingkungan.
Bentuk upaya ini diantaranya :

1. Pelestarian tanah ( datar, tanah, lahan miring/ perbukitan )

Bencana tanah longsor dan juga banjir ini dialami dengan menunjukkan sebuah kejadian yang berhubungan dengan masalah tanah. Tanah longsor disebagbkan tidak adanya lagi unsur penahan lapisan tanah sehingga memicu kerusakan.
Usaha ini caranya dengan menggalakan kegiatan penanaman pohon/ penghijauan kembali atau disebut dengan reboisasi pada tanah gundul.

2. Pelestarian udara

Unsur vital bagi kehidupan sebab di setiap organisme bernafas membutuhkan udara yang kandungannya beraneka ragam gas. Upayanya diantaranya :

  • Menggalakan penanaman pohon maupun tanaman hias disekeliling kita.
  • Mengusahakan pengurangan emisi/ pembuangan gas dari sisa pembakaran.
  • Mengurangi/ menghindari pemakaian gas dari rusaknya lapisan ozon atmosfer gas Freon yang dipakai untuk pendingin AC atau kulkas dan di pakai pada beragam produk kosmetik

3. Pelestarian hutan

Eksploitasi hutan secara terus menerus akan berlangsung sudah semenjak dari dulu sampai saat ini yang tidka diimbangi penanaman kembali. Usaha ini bisa dijalankan dengan melestarikan hutan yakni :

  • Reboisasi kembali hutan gundul
  • Melarang pembabatan hutan dengan sewenang wenang
  • Menerapkan sistem tbang pilih pada menebang pohon
  • Menerapkan sistem tebang tanaman pada kegiatan penebangan hutan
  • Menerapkan sanksi berat untuk mereka yang melanggar
Baca Juga :   Pemanasan Global : Pengertian, Penyebab, Dampak, dan Cara Penanggulangannya

4. Pelestarian laut dan pantai

Adapun upaya ini diantaranya :

  • Melakukan reklamasi pantai
  • Pelarangan pengambilan batu karang
  • Melarang penggunaan bahan peledak
  • Melarang penggunaan harimau

5. Pelestarian flora fauna

Diantaranya :

  • Mendirikan cagar alam
  • Melarang perburuan liar
  • Menggalakkan kegiatan penghijauan

Demikianlah pembahasan makalah pengertian lingkungan hidup lengkap. Jadi, lingkungan hidup bisa dibagi unsur biotik, abiotic dan sosial budaya. Semoga dengan adnaya artikel ini membantu bagi kalian yang membutuhkan informasinya. Terima kasih.

Baca juga: