3 Macam Hormon Pemicu Stress – Diagnosa dan Penanganannya

2 min read

Macam Hormon Pemicu Stress Pada Manusia

Macam hormon pemicu stress pada manusia – kecewa, marah, gagal, tak dihargai merupakan masalah ekonomi yang masih ada banyak lagi pastinya merupakan sejumlah poin yang bisa mengakibatkan seseorang bisa merasakan stress. Setiap orang pasrinya dapat merasakan stres dalam setiap harinya, entah sedang dimanapun dan melakukan kegiatan apapun yang bisa berdampak pada hormon sistem tubuh manusia.

Banyak orang yang pastinya merasakan hal ini juga dan memang yang kerap merasakan stress ini. Akan tetapi hanya sedikit mereka yang tau bagaimana cara menangani stress ini dalam dirinya sendiri. Stress ini adalah salah satu dampak dari gejala psikologis yang tidak bisa dihindari, yakni tekanan darah menjadi naik. Akan tetapi pastinya dapat diatasi juga kawan. Inilah yang harus kita jalankan sebab bila makin sering kita stress maka akan semakin kerap pula tubuh kita ini terjadi beragam tekanan yang buruk secara langsung dan bisa berdampak buruk langsung dalam hormon manusia yang akan bertugas di otak. Kemudian akan direspon dengan cara memproduksi sejumlah hormon dalam tubuh kita.

Macam Hormon Pemicu Stress Pada Manusia

Hormon hormon itu adalah hormon yang nantinya akan membangun reaksi dalam tubuh kita yaitu Macam hormon pemicu stress pada manusia. Adapun hormon homon ini diantaranya sebagai berikut berhubungan dengan sistem hormon dalam manusia, simak selengkapnya dibawah ini :

1. Hormon adrenalin

Adapun hormon adrenalin ini adalah salah satu jenis homron yang dapat memicu stress. Hormon adrenalin tersebut sendiri hasilnya dari kelenjar adrenal sesudah memperoleh sinyal dari otak untuk reaksi awal saat stress ini muncul, atau bahkan dalam arti lainnya, dapat kita sebut sebagai hormon adrenalin yang sebagai reaksi pertama dari kimiawi ini muncul dari tekanan adrenalin yang akan bekerja sama dengan hormon lainnya, yakni norepinephrine. Dari kedua jenis hormon inilah yang nantinya akan bertanggung jawab guna memutuskan reaksi ini di waktu kita terjadi stress.

Baca Juga :   10 Fungsi Fibrinogen Dalam Plasma Darah : Pengertian dan Faktor Yang Mempengaruhinya

Dimana dalam keadaan yang seperti ini, maka adrenalin akan bekerja guna menstimulasi detak jantung jadi beberapa kali lipat lebih kencang. Jadi, adrenalin ini bisa memberikan sebuah rangsangan pada sistem pula yang mengakibatkan aliran darah menjadi lebih kuat dan mampu mendrong ketegangan otot.

2. Hormon norephinephrine

Hormon ini pun sebagai salah satu penyebab dari munculnya stress. Hormon satu ini sering kali bisa bekerja sama dengan hormona adrenalin yang memberikan pengaruh terhadap reaksi tubuh dari stress. Homon satu ini pun juga bisa di produksi oleh kelenjar adrenal, akan tetapi dengan fungsi yang berbeda dari hormon adrenalin tadi. Adapun fungsinya hormon jenis norepinephrine ini adalah homon yang fungsinya bsia membuat kita menjadi lebih fokus serta tetap terjaga saat terjadinya stress itu. Kita pun bsia diarahkan untuk tetap fokus cemas, khwatir dan juga panik dari apa yang menjadi penyebab stress itu muncul dalam otak dan pikiran kita. Kita pun akan terjadi ketegangan otot, lalu berkeriangat, kesulitan dalam tidur, selalu muncul masalah itu, kemudian gelisah dan masih banyak lainnya.

3. Hormon kortisol

Hormon kortisol ialah sama dengan 2 jenis hormon yang sudah disebutkan diatas tadi, yaitu hormon penyebab stress bagi manusia. Hormon yang satu ini pun diproduksi kelenjar adrenalin. Hormon tersebutlah yang akan bertugas dalam menentukan repon kita dari situasi yang menegangkan dan bsia membuat kita stress. Hormon kortisol ini bsia bekerja sama guna menstimulasi sistem fluida tubuh maupun mesntimulai keadaan cairan dalam tubuh yang nantinya bisa berpengaruh terhadap tekanan darah kalian.

Diagnosa dan penanganan stres

Jika seseorang tidka bisa mengatasi stress secara baik dan stress menjadi panjang, maka dianjurkan berkonsultasi dengan psikater. Terlebih bila sukses ini dialami dengan berulang maka bisa memicu gejala fisik.
Maka mulailah untuk sesi konseling, psikater akan mencari tau penyebabnya supaya bisa ditentukan penanganannya. Jika stressnya ini sudah berpengaruh terhadap organ kerja dalam, maka psikater akan merekomondasikan memerikasakannya sebagai penunjang, misalnya seperti memerika di lab maupun rekam jantung.

Baca Juga :   4 Anatomi Kulit Manusia - Pengertian dan Fungsi Pentingnya Lengkap

Sesudah mengevaluasi masalah, kemudian keadaan mentalnya serta keadaan fisik pasien. Pasikiater ini menentukan tindakan penangananya sesuai. Fokus dari penanganan stress ialah untuk mengubah cara pandang serta respon pasien dari situasi yang jadi penyebab stress.

Metode penanganan stress meliputi perubahan gaya hidup, teknik relaksasi dan psikoterapi.

Perubahan gaya hidup ini mencakup :

  • Berolahraga dengan teratur
  • Menerapkan pola makan bergizi seimbang
  • Membatasi konsumtif kafein
  • Menhindari konsumtif alkohol dan NAPZA
  • Tidur yang lumayan
  • Menjalankan kegiatan yang bisa menyenangkan hati

Selain perubahan gaya hidup, maka usahakan untuk menangani stress pula yang bisa dijalankan dengan menjalankan teknik relaksasi yang bisa meredakan stress, misalnya seperti meditasi, aromaterappi dan yoga.
Di dalam psikoterapi ini, maka spikiater akan mencoba menanamkan kepada pasien selalu mempunyai pandangan positif dalam segala keadaan. Selain tersebut psikiater pun bisa meminta paisen untuk membuat tujuan dalam hidupnya, mulai dari tujaun yang mudah untuk dicapai. Psikoterapi ini bisa dilakukan dalam sejumlah sesi.

Nah, itu tadi pembahasan selengkapnya mengenai Macam hormon pemicu stress pada manusia. Bila kalian mengalami kondsi seperti diatas maka jangan ragu untuk berkonsultasi kepada psikiater jika kalian ini merasa terjaid stress dengan berkepanjangan. Semoga dengan adanya ulasan ini bisa menambah ilmu pengetahuannya dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lainnya. Terima kasih dan sampai jumpa dalam artikel selanjutnya.

Baca juga:

Vitamin E : Cara Kerja dan Fungsinya Terlengkap

Perbedaan Pernapasan Dada Dan Perut Pada Manusia