Lapisan Kulit Manusia Dan Fungsinya

2 min read

Lapisan Kulit Manusia Dan Fungsinya

Lapisan Kulit Manusia Dan Fungsinya – Kulit merupakan lapisan terluar dari tubuh makhluk hidup, baik manusia ataupun mamalia. Dari kulit yang dimiliki antara manusia dan mamalia yang membedakan hanyalah keberadaan bulu-bulu yang terdapat menutupi organ tersebut. Walaupun kulit manusia tertutupi oleh folikel rambut, akan tetapi rambut tersebut sekilas tidak terlihat. Berbeda halnya jika bulu yang terdapat pada mamalia, bulu-bulu tersebut menutupi kulit sangat jelas terlihat.

Kulit menjadi organ terbesar dan terluas dengan luas permukaan sekitar 1,5 hingga 2 m2 yang terdapat pada orang dewasa dengan tebal mencapai 2 sampai 3 cm. kulit terdiri dari 650 kelenjar keringat, 60.000 melanosit ribuan ujung saraf, dan 20 pembuluh darah. Dibawah ini Lapisan Kulit Manusia Dan Fungsinya yang perlu anda ketahui.

Epidermis

Epidermis adalah lapisan kulit paling luar yang dapat disebut sebagai kulit ari. Lapisan terluar ini memiliki ketebalan yang berbeda-beda dan tahan akan air. Pada telapak tangan dan juga kaki mempunyai lapisan kulit yang tebal dengan ketebalan sekitar 400-600 µm. Sementara pada bagian selain telapak tangan dan kaki mempunyai kulit yang tipis dengan ketebalan hanya sekitar 75 hingga 150 µm. lapisan kulit epidermis adalah lapisan kulit yang ternyata tidak mempunyai pembuluh darah.

Susunan Lapisan Epidermis

Dimana lapisan ini tersusun dari beberapa sel utama, yaitu:

  • Sel markel, yakni sel epidermis lokal yang berada pada lapisan basal epidermis dan selubung epitel folikel rambut yang memiliki fungsi sebagai reseptor sensorik.
  • Sel keratinosit, merupakan sejenis sel yang ditemukan pada lapisan terluar kulit yang memiliki tugas untuk menghasilkan keratin, yakni rambut, protein pembentuk kulit, dan kuku.
  • Melanosit merupakan sel-sel yang terletak pada epidermis serta bertanggung jawab dalam memproduksi melanin, yakni zat yang memberikan warna pada kulit.
  • Sel Langerhans merupakan sel-sel yang terletak pada penile epithelium yang mempunyai peran dalam proses imunologi kulit.
Baca Juga :   Gizi Buruk : Gejala, Tanda-Tanda Klinis, Bahaya Dan Cara Pencegahannya

Peran Lapisan Epidermis

Lapisan kulit epidermis yang menjadi lapisan terluar kulit manusia mempunyai fungsi dan peran sebagai berikut:

  • Untuk melindungi kulit dan sebagai penghalang dari mikroba atau atogen berbahaya.
  • Melindungi tubuh dari risiko stress oksidan yang diakibatkan paparan sinar UV ataupun bahan kimia lainnya.
  • Berperan dalam memberikan ketahanan mekanis pada tubuh
  • Menjaga agar kulit kita tetap terhidrasi
  • Berperan dalam memberikan warna pada kulit dan mengakibatkan warna kulit setiap orang berbeda-beda.

Lapisan Dermis

Lapisan kedua dari Lapisan Kulit Manusia Dan Fungsinya adalah Dermis. Dermis adalah lapisan kulit yang terletak dibawah lapisan epidermis. Dimana kedua lapisan ini terhubung oleh suatu membrane yang dinamakan basal. Jika dibandingkan dengan epidermis, lapisan kulit Dermis memiliki ketebalan yang lebih, yaitu kurang lebih sekitar 2,5 mm.

Lapisan dermis tersusun dari beberapa komponen structural seperti halnya kolagen (sejenis protein yang menyumbang 30% dari keseluruhan protein dalam tubuh), serat elastis, serta matrix ekstrafibilar. Matrix ekstrafibilar sendiri adalah zat ekstraseluler yang terdiri dari glukosaminoglikan, proteoglikan dan glikoprotein. Selain komponen tersebut, dalam lapisan dermis terdapat mechanoreceptor yang mempunyai fungsi sebagai pemberi rasa sentuhan serta thermoreceptor yang berperan dalam memberi rasa panas.

Lapisan dermis ini dari strukturnya terdiri dari dua lapisan, yakni:

  • Stratum papilare yang disebut sebagaai bagian perbatasan dengan epidermis yang memiliki kandungan jaringan terminal kapiler.
  • Lapisan reticular yang menjaadi bagian dengan letak dibawah papiler serta mempunyai ukuran yang lebih tebal. Lapisan ini terusun dari jaringan ikat yang tidak teratur. Selain itu, dalam lapisan ini juga terdiri dari akar rambut, kelenjar sebaceous, kelenjar keringat, reseptor, pembuluh darah, serta kuku.

Dimana lapisan dermis ini terdiri dari 3 sel utama, yaitu fibroblast, makrofag, dan adiposity. Lapisan dermis ini meruakan tempat dimana ujung akhir syaraf sensorik berada. Ujung saraf tersebut diantaranya:

  • Paccini
  • Ruffini
  • Krause
  • Meisner
  • Lempeng merkel
  • Ujung syaraf
Baca Juga :   Konsep Jaringan Makanan Dan Contohnya

Lapisan Hypodermis

Hypodermis merupakan lapisan bagian yang terletak di bawah lapisan dermis atau dapat juga disebaut sebagai lapisan ketiga. Lapisann hipodermis menjadi lapisan yang banyak mengandung lemak. Dimana lemak ini berfungsi sebagai cadangan makanan, melindungi tubuh terhadap benturan, serta menahan paanas pada tubuh. selain itu, lapisan ini menjadi lapisan terdalam dari kulit manusia yang didalamnya terdapat pembuluh darah, limfa, dan saraf yang sejajr dengan permukaan kulit.

Apabila dilihat secara umum, hypodermis mempunyai berbagai macam fungsi, yaitu:

  • Berperan dalam membantu menyangga tubuh bagian dalam terhadap adanya benturan.
  • Memberikan bentuk pada tubuh manusia
  • Berperan sebagai lumbung atau penyedia cadangan makanan
  • Berfungsi dalam membantu mempertahankan suhu tubuh

Lapisan hypodermis terdiri dari empat unsur utama, diantaranya:

  1. Jaringaan atau lapisan lemakyang mempunyai ketebalan dengan ekdalaman yang bervariasi. Dimana lapisan paling tebal berada pada bagian pantat, dan lapisan paling tipis berada pada bagian kelopak mata.
  2. Jaringan ikat dibawah kulit mempunyai fungsi sebagai penyangga tubuh bagian dalam dari adanya benturan. Selain itu, berperan dalam membentuk kontur tubuh dan sebagai cadangan makanan.
  3. Fibroblast merupan unsur lapisan hypodermis yang bertanggung jawab untuk menghasilkan kolagen yang nantinya akan disalurkan ke lapisan dermis untuk memperkuat kulit.
  4. Pembuluh darah serta limfe yang menjadi saraf-saraf berjalan sejajar dengan permukaan kulit.

Jika kita menjumpai warna kulit dan ketebalan kulit yang berbeda-beda itu disebabkan karena adanya perbedaan ras, usia, genetic, jenis kelamin dan faktor lainnya. Akan tetapi, terlepas dari semua itu, pada umumnya kulit manusia terdiri dari 3 lapisan utama, yaitu lapisan epidermis, dermis dan hypodermis. Demikian ulasan mengenai Lapisan Kulit Manusia Dan Fungsinya semoga bermanfaat.

Baca Juga :   Fungsi Hormon Progesteron pada Wanita saat Masa Kehamilan

Baca juga:

Perbedaan Alga Dan Tumbuhan

Perbedaan Ekosistem Dan Komunitas