5 Kerugian Mollusca Bagi Kehidupan Manusia dan Contohnya Terlengkap

3 min read

Kerugian Mollusca Bagi Kehidupan Manusia Beserta Contohnya

Kerugian Mollusca bagi kehidupan manusia – Mollusca dalam bahasa yunani artinya lunak. Mollusca merupakan tergolong hewan invertebrate yang mempunyai tubuh lunak dan multiseluler. Anggota yang termasuk Mollusca ini mencapai hingga 100.000 sepesies dan malakologi, yakni ilmu yang mempelajari khusus Mollusca tersebut.

Setiap hewan atau tumbuhan tentu mempunyai manfaat, peran dan kerugian bagi manusia serta lingkungannya. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang kerugian Mollusca bagi kehidupan manusia yang jarang diketahui keberadaanya.

Kerugian Mollusca Bagi Kehidupan Manusia

1. Merusak Bangunan Kapal

Teredo navalis pun bisa dikenal dengan shipworm adalah hewan air asin yang mirip udang. Namanya ini lumayan terkenal sebab bisa memakan kayu dan mampun menghancurkan, inilah kenapa sebagian orang memberikan nama rayap laut, yakni bagian dari Mollusca atau eulamellibranchiata pada keluarga teredinidae.

Kayu yang tenggelam maupun ada di dalam air laut, misalnya kayu kayu dermaga/ pelabuhan dan kapal kayu bermungkinan sebgai tempat teredo novalis akan merusak kayu. Sejumlah langkah yang bisa dilakukan dalam pencegahan resiko ini seperti penggunaan bahan tembaga guna melapisi di bagian bawah kapal kayu. Cristopher Columbus pada sejarah telah diketahui bahwa dia menyelenggarakan cara tersebut di kapalnya.
Fenomena besar yang diakibatkan dari teredo nevalis ini, menarik perhatian dunia yang terjadi di belanda. Rayap laut menyebabkan terjadinya krisi pada abad 18 dengan cara merusak kayu serta tanggul dari kayu dipinggir lautan. Baru-baru ini sekelompok dari Mollusca menjadi sebab ambruknya minor di sepanjang sungai Hudson.

Baca Juga :   Proses Munculnya Lendir Dari Tubuh Bekicot Secara Alami dan Manfaatnya

2. Menjadi Inang Perantara Cacing Hati

Daur hidup cacing hati mempunyai inang khusus yakni siput bercangkang misalnya lymnaea (Mollusca; siput air tawar) pada saat hidup cacing tersebut ada dalam tahap mirasidium sesudah menetas pada feses dan terbawa oleh alam, cacing tersebut akan mencari inangnya. Yakni para Mollusca khususnya siput air tawar yang bercangkang lymnaea.

Saat berada di tubuh siput tersebut, mirasidium terjadi proses paedogenesis. Jadi akak larva banyak membentuk larva banyak. Sesudah itu cacing hati ini akan keluar di alam bebas. Nah, disinilah ia akan menyebabkan infeksi makhluk hidup. Infeksi tersebut dapat mengakibatkan rusaknya hati dengan tanda daya nafsu makan berkurang, turunnya berat badan dan keadan parah pada (serangan kambing & domba) sehingga bisa memicu penyakit hati.

3. Musuh Petani

Keong mas termasuk bagian Mollusca, yang menjadi musuh para petani. Sebab hal ini dapat merusak padi serta sangat merugikan bagi petani. Caranya keong mas ini merusak pada adalah dengan memarut pada jaringan tanaman serta memakannya. Berdasarkan hendarsih, ia tidak hanya memakan padi yang masih muda namun jenis tanaman yang lunak lainnya. ia akan memarut di bagian pangkal batang yang berada di bawah air memakai lidahnya. Saat telah patah, maka patahan dari tanaman itu akan dimakannya.

4. Menjadi Hama Perusak Tanaman

Hewan yang mempunyai cangkang pula ini akrab disebut dengan bekicot. Bekicot ialah salah satu hewan yang sangat diindifikasi sangat merugikan Mollusca. Bekicot mempunyai lapisan kitin di bagian punggungnya. Secara umum hama ini akan menyerang tanaman dengan tanda bekas gigitan bergigi.
Tetapi, para petani ini sulit dalam memergoki bekicot pada saat beraksi. Sebab ia aktif pada waktu malam hari dan lebih betak ketika di daerah yang sangat lembab. Pada siang hari kadang ia akan bersembunyi pada tempat tempat sejuk.

Baca Juga :   Mollusca - Pengertian, Ciri, Peranan atau Manfaatnya Lengkap

5. Resiko Konsumsi Mollusca

Bagi kalian pecinta Mollusca ini risiko terakhir ialah dengan konsumi yang berlebihan. Lantas hewan apa saja Mollusca berbahaya tersebut? Berikut ulasan lengkapnya :

Jenis Hewan Mollusca Berbahaya Dikonsumsi Berlebih

a. Kerang

Kelompok Mollusca memang dianggap mengandung protein tinggi. Namun, hati-hatilah saat mengonsumsinya, dal selektif dalam memilih. Kerang ada yang mengandung racun sehingga berdampak buruk bagi tubuh. kerang yang layak dikonsumsi ialah kerang air tawar.

b. Keong Menyebabkan Cacingan

Keong sawah ialah satu satunya perantara daric acing trematoda. Sebab, keong menjadi perantara ini secara otomatis di dalam keong pastinya masih hidup.keong yang sudah terpenuhi cacing lalu diolah dengan cara masih kurang benar, maka bisa embantu para cacing ini di tubuh manusia. Sehingga terjadilah sebuah infeksi dalam usus manusia.

Klasifikasi Mollusca Dan Ciri-Cirinya

1. Amphineura

Amphineura adalah bagian dari Mollusca yang memiliki delapan cangkang dari zat kapur. Hewan tersebut memiliki bentuk tubuh yang bulat mirip pipi dan telur. Ia bernafas menggunakan insang dan sistem pencenaannya ini lengkap, dimulai dari mulut hingga ke anus.

2. Cephalopoda

Chepalopoda ialah kelompok Mollusca dengan kaki berada di kepala. Habitatnya ada di laut sehingga ia menggunakan insang untuk bernafas. Sistem pernapasannya pun lengkap, dan ia mampu melakukan perubahan warna pada tubuhnya. Anggotanya diantaranya cumi-cumi dan gurita.

3. Gastropada

Gastropada ialah hewan yang gerak menggunakan perut. Ia mempunyai bentuk tubuh simetri bilateral dan dilindungi dengan cangkang. Ia pun mempunyai tentakel pada bagian kepalanya yang dipakai menjadi penciuman dan penglihatan.

4. Scaphopada

Jenis yang ini mempunyai cangkang pula,tetapi seperti terompet yang berlubang kecil di ujungnya untuk menyesuaikan diri pada habitatnya.

Baca Juga :   Jenis Hewan yang Memiliki Sidik Jari Seperti Manusia

5. Bivalvia

Bivalvia ialah hewan yang mempunyai cangkang berlapis lapis yang diantara lapisannya untuk membentuk mutiara. Ia bernafas dengan insang dan sistem peredaran darahnya secara menutup.
Sesudah tahu tentang kerugian Mollusca bagi kehidupan manusia, maka bisa diambil kesimpulannya kita harus lebih berhati hati saat memanfaatkan hewan tersebut sebelum kita mengenalnya lebih jauh. Semoga dengan adanya tulisan ini dapat memberikan wawasan kalian mengenai Mollusca. Terima kasih!

Baca juga: