Ikan Pari (Jenis dan Bahayanya)

2 min read

Ikan Pari (Jenis dan Bahayanya)

Ikan Pari (Jenis dan Bahayanya) – Ikan yang banyak kita jumpai di laut adalah ikan pari. Namun apakah anda tahu tentang jenis dan bahayanya ikan pari? Ikan Pari termasuk jenis ikan berbentuk pipih yang memiliki sirip dada lebar dengan ekor berukuran kecil mirip cemeti atau cambuk. Sebenarnya ikan pari juga tergolong sebagai ikan bertulang rawan maupun yang disebut dengan elasmobrancii dan bersifat kosmopolitan.

Terdapat spesies 300 lebih ikan pari telah tersebar pada perairan sub tropis, pada perairan tropis maupun perairan antartika. Ikan pari yang bergerak didalam air tampak seperti terbang karena gerakan sirip dada atau (pectoral fins) berbentuk pipih melebar atau (depressed). Ikan pari juga bernafas dengan celah insang.

Jenis ikan pari memiliki populasi rendah sebab selalu menurun setiap tahun. Sehingga, tidak di anjurkan mengkonsumsi ikan pari yang berlebihan. Bukan hanya berdampak untuk keseimbangan ekosistem laut saja, tapi asupan gizi yang di peroleh dari ikan pari yang berlebihan bisa berdampak buruk terhadap kesehatan. Namun, ikan pari dapat dimanfaatkan sesuai porsi serta kegunaannya.

1. Klasifikasi Ikan Pari

Ada beberapa klasifikasi ikan pari menurut jenisnya. Dibawah ini klasifikasi ikan pari secara detail berdasarkan jenisnya :

Baca Juga :   5 Fungsi Ekor bagi Hewan Terlengkap

Kingdom : Animalia
Kelas : Chondrichthyes
Filum : Chordata
Ordo : Myliobatiformes
Subkelas : Elasmobranchii
Genus : Dasyatis
Famili : Dasyatidae

2. Proses Pertumbuhan Ikan Pari Genus Dasyatis

Ikan pari jenis ini memiliki proses pertumbuhan yang dipengaruhi faktor internal maupun faktor eksternal. Yang mana faktor internalnya ialah berbagai aspek yang bersumber pada ikan pari. Contohnya pemanfaatan makanan, serangan penyakit dan kemampuan bertahan hidup. Sedangkan faktor ekspernalnya ialah berbagai aspek dari luar. Contohnya adalah pengaruh lingkungan hidup di perairan, kompetisi dengan ikan pari lainnya maupun kompetisi dengan spesies ikan lain pada perairan itu.

3. Spesies Ikan Pari Genus Dasyatis

Inilah ke 17 ikan pari yang berasal dari genus Dasyatis:

1. Imbricatus,
2. Americana
3. D kuhlii
4. Longa
5. lata
6. Margarita
7. Sabina
8. Bennetti
9. Brevicaudatus
10. Centroura
11. Marmorata
12. Chrysonota
13. Pastinaca
14. Rudis
15. Margarita
16. Thetidis
17. Margaritella

4. Jenis Ikan Pari di Perairan Indonesia

Keberagaman ikan pari yang ada dalam perairan Indonesia memang indah. Apalagi ikan pari juga bisa kita temui di hampir semua bagian dunia. Oleh karena itu, ikan pari tak punah sebab terus berkembang biak menghasilkan berbagai jenis ikan pari di perairan laut.

Dibawah ini jenis jenis ikan pari diperairan Indonesia yang perlu diketahui:

  1. Jenis Ikan Pari Burung (Rhinoptera Javanica)
  2. Jenis Ikan pari kembang (Amphostistius Kuhli)
  3. Jenis Ikan Pari Kelapa (Trygon Sephen)
  4. Jenis Ikan Pari Kampret (Gymnura Micrura)
  5. Jenis Ikan Pari Ayam (Dasyatis Sephen)
  6. Jenis Ikan Pari Totol atau Himantura Varnak
  7. Jenis Ikan Pari Kekeh (Rhinobatus Djiddensis)

Jenis Ikan Pari Terbesar

Selain diatas, ada jenis ikan pari yaitu ikan pari manta. Jenis ini termasuk kedalam spesies ikan pari terbesar di dunia. Ukuran lebar tubuh ikan pari manta ini antara ujung sirip dada hingga ujung sirip adalah 7 meter – 9,1 meter. Sementara beratnya mencapai 3 ton. Pada umumnya ikan pari manta hidup pada wilayah tropis seluruh dunia yang memiliki persebaran luas ditambah bentuk yang sangat unik.

Baca Juga :   Bagaimana Cara Burung Bernapas

5. Bahaya Ikan Pari di Perairan Indonesia

Dibawah ini beberapa bahaya serta cara menghindari ancaman ikan pari:
Sebenarnya ikan pari ialah ikan yang bersifat predator. Selain itu, ikan pari juga memiliki duri penyengat dibagian ekornya. Jika ikan pari terancam, dirinya akan mengayunkan ekor tanpa terkendali. Sehingga tekanan itu akan membuat membran racun pembungkusnya robek. Kemudian racun ini masuk didalam bagian yang terluka. Meskipun sengatan ikan pari tak berakibat fatal langsung, namun racun yang masuk pada tubuh bisa membuat sakit tubuh luar biasa.

Terdapat susunan racun pada sengatan ikan pari yaitu enzim 5 nucleotidase phosphodiesterase & serotonim. Dibawah ini dampak sengatan ikan pari untuk tubuh yang terkena:

  1. Kandungan serotonim mengakibatkan otot polos menjadi terluka parah serta mengakibatkan rasa sakit berlebih.
  2. Menyebabkan kematian pada sel maupun jaringan (dibagian rongga dada & perut).
  3. Kandungan racun yang masuk pada pergelangan kaki bisa menimbulkan amputasi.
  4. Sedangkan duri yang menancap pada jantung Bisa menimbulkan kematian

Tips Menghindari Sengatan Ikan Pari

Untuk itu, jika kita berada di perairan laut dan ingin mencari ikan pari, sebaiknya melakukan pencegahan berikut ini supaya tidak terjadi hal yang menyakitkan seperti diatas. Dibawah ini beberapa tips agar bisa terhindar oleh serangan ganas ikan pari diperairan:

  1. Pakailah baju yang aman
  2. Jangan mendekat wilayah rawan serangan racun ikan pari
  3. Hati hati dengan pasir yang sedikit menyembul sebab bisa jadi itu adalah ikan pari yang berklamuflase pada balik pasir

Pertolongan Pertama jika Tersengat Duri Ikan Pari

Namun bila tubuh anda terlanjur terkena serangan ikan pari, lakukan penanganan tepat agar tidak berujung fatal. Inilah beberapa penanganan yang dapat dilakukan:

  1. Kompres berulang – ulang dengan air hangat atau air panas pada bagian yang terkena racun. Karena racun dari ikan pari mengandung protein yang bisa terurai oleh suhu panas.
  2. Konsumsi obat pereda sakit agar rasa sakit karena sengatan bisa di minimalisir.
  3. Bila duri dari ikan pari menancap di dada ataupun perut, jangan dulu terburu – buru untuk mencabutnya agar tidak mengalami kerusakan jaringan disebabkan oleh duri ikan pari yang bergerigi.
  4. Cepat panggil tim medis supaya luka serangan ikan pari mampu ditangani dengan baik.
Baca Juga :   Hormon Tiroksin Pada Hewan : Pengertian, Karakteristik dan Contohnya Lengkap

Itulah pembahasan tentang Ikan Pari (Jenis dan Bahayanya). Untuk itu, hati hati dan selalu waspada selama berada di perairan. Karena ikan pari yang merasa terancam bisa menyerang siapa saja.

Baca juga:

Organ Terbesar Ditubuh Manusia

Sistem Ekskresi pada Aves dan Pisces