Habitat Protozoa Dan Peran Bagi Kehidupan Manusia

2 min read

Habitat Protozoa Dan Peran Bagi Kehidupan Manusia

Habitat protozoa – ilmu yang mempelajari hewan bersel satu yang hidupnya menjadi parasit manusia bernama protozoologi. Protozoa merupakan jasad renik hewani yang terdiri atas sel, hidupnya sendiri-sendiri dari satu sel sendiri/ mengelompok membentuk koloni. Protozoa ada banyak dialam, seperti air tawar, dalam tubuh organisme lain dan tanah.

Pengertian Protozoa

Protozoa merupakan hewan bersel satu yang hidup menyendiri/ dalam bentuk kelompok. Tiap protozoa adalah kesatuan lengkap, baik dalam susunan/ fungsinya. Sanggup dalam menjalani kehidupan jasad lebih besar yang dilakukan oleh sel sel khusus.

Bentuk Tubuh Protozoa

Banyak protozoa hanya bisa dilihat dibawah mirkoskop. Ukuran tubuhnya diantara 3-1000 mikron. Tubuh protozoa sederhana sekali, terdiri atas sel tunggal (unisel). Akan tetapi, protozoa merupakan sistem serbaguna. Seluruh tugas tubuh bisa dijalani oleh satu sel tanpa tumpang tindih, ada beragam jenis tubuh, misalnya sandal bundar yang memanjang dan mempunyai bentuk tak beraturan dan adapula silia.

Ciri-Ciri Protozoa

Ciri ciri protozoa adalah aktif geraknya dengan silia, mempunyai membran sel zat lipropotein dan tubuhnya bisa berubah-ubah. Sebagian besar protozoa berkembangbiak dengan :

1. Aseksual (vegetatif) dengan :

  • Pembelahan mitosis (biner), yakni pembelahan yang berawal dengan pembelahan inti serta diikuti pembelahan sitoplasma, lalu menghasilkan 2 sel baru. Pembelahan biner dialami amoeba, euglena dan paramaecium.
  • Spora berkembangbiak aseksual di kelas sporozoa dengan membentuk spora lewat proses sporulasi dalam tubuh nyamuk anopheles. Spora yang dihasilkan bernama sporozoid.
Baca Juga :   Pencemaran Air : Pengaruh Detergen Terhadap Aktivitas Ikan Dan Penjelasannya

2. Seksual (generatif) dengan :

  • Konjugasi, peleburan inti sel di organisme yang masih belum jelas alat kelaminnya. Pada paramaecium mikronukleus yang dipertukarkan melebur dengan makronukleus, proses tersebut bernama singami.
  • Peleburan gamet sporozoa (apicomplexa) sudah bisa menghasilkan gamet jantan serta gamet betina. Peleburan gamet tersebut berlangsung dalam bentuk nyamuk.

Ciri Umum Protozoa

• Secara umum tidak bisa membuat makanannya sendiri
• Protozoa mempunyai alat gerak yakni ada yang berbentuk kaki semu, bulu getar (cilia) atau flagel bulu cambuk.
• Hidup secara bebas, parasit atau saprofit
• Organisme bersel tunggal
• Eukariotik atau mempunyai membran nukelus intinya sejati
• Hidup soliter atau berkoloni
• Bisa membentuk sisa guna bertahan hidup.
• Protozoa dapat bertahan hidup dalam lingkungan kering atau basah
• Protozoa tidak mempunyai dinding sel
• Protozoa adalah organisme mikrokopsi prokariot

Habitat Protozoa

Protozoa hidup di air maupun setidaknya ada di tempat yang basah. Mereka secara umum hidup bebas dan ada di lautan, daratan dan lingkungan air tawar. Sejumlah spesies sifatnya parasitik, hidup di organisme inang. Inang protozoa yang sifatnya parasit bisa bebentuk organisme sederhana misalnya algae, hingga vertebrata yang kompleks dan manusia. Sejumlah spesies bisa tumbuh dalam tanah maupaun di permukaan tumbuh-tumbuhan. Seluruh protozoa membutuhkan kelembaban tinggi di habitat apa saja.

Proses Pencernaan Protozoa

Protozoa secara umum memperoleh makanan dengan cara memangsa organisme lain/ partikel organik, baik dengan fagositosis atau pinositosis. Protozoa yang hidup pada lingkungan air, maka oksigen serta air atau molekul kecil bisa berdifusi lewat membran sel.

Senyawa makromolekul yang tidak bisa berdifusi lewat membran bisa masuk ke sel dengan pinositosis. Tetesan cairan masuk lewat saluran di membran sel ketika saluran penuh kemudian masuk di dalam membran yang ikatannya dengan vakuola.

Baca Juga :   Contoh Protozoa Dan Jenisnya Terlengkap

Vakuola kecil terbentuk, lalu dibawa di bagian dalam sel kemudian molekul dalam vakuola dipindahkan di sitoplasma. Partikel makanan yang lebih besar dimakan dengan fagositosis oleh sel yang sifatnya amoeboid dan anggota lain dari kelompok sarcodina.

Partikel dikeliling bagian membran sel fleksibel guna ditangkap lalu dimasukkan dalam sel oleh vakuola besar. Vakuola me ukurannya mengecil lalu terjadi pengasaman.
Lisosom memberikan enzim dalam vakuola makanan itu guna mencernakan makanan, lalu vakuola membesar kembali. Hasil pencernaan makanan akan didispersikan dalam sitoplasma dengan pinositosis, dan sisanya dikeluarkan dari sel.

Cara tersebut yang dipakai protozoa guna memangsa bakteri. Di kelompok ciliata, terdapat organ mirip mulut dipermukaan sel bernama sitosom. Sitosom bisa dipakai untuk menangkap makanan dibantu silia. Sesudah makanan masuk dalam vakuola, maka makanan akan dicerna dan sisanya dikeluarkan lewat sitopig disamping sitosom.

Adaptasi Protozoa

Sebagai predator ia berburu gangang bersel serat atau tunggal, bakteri serta mikrofungi. Protozoa perannya menjadi herbivora serta konsumen dalam rantai dekomposisi rantai makanan. Protozoa pun memainkan peran pentingnya yakni mengendalikan populasi biomassa dan bakteri.
Protozoa bisa menyerap makanan lewat membran sel mereka. Misalnya seperti amuba, berkeliling dan menelan makanan serta bukaan atau mulut pori yang mana mereka menyapu makanan. Seluruh protozoa yang mencerna makanan di dalam perut mereka, misalnya seperti kompartemen yakni vakuola.

Peranan Protozoa Bagi Kehidupan Manusia

Peran Yang Menguntungkan

Protozoa yang hidup di air laut dan air tawar adalah zooplankton yang termasuk bagian sumber makanan hewan air, termasuk udang, kepiting, ikan yang dari segi ekonomi bermanfaat bagi manusia. Peran protozoa bisa mengatur jumlah bakteri alam sebab protozoa merupakan predator bakteri.

Baca Juga :   Pemanasan Global : Pengertian, Penyebab, Dampak, dan Cara Penanggulangannya

Peran Yang Merugikan

Protozoa bisa merugikan manusia, diantaranya : penyebab toksoplasmosis, malaria, penyakit tidur, penyakit kalaazar, penyakit kelamin wanita dan penyakit disentri.
Demikianlah pembahasan mengenai Habitat protozoa. Jadi habitatnya ini di air atau setidaknya pada tempat yang basah. Secara umum ada di lautan, lingkungan daratan dan lingkungan air tawar. Mungkin itu dulu yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat bagi kalian semua.

Baca juga:

Ciri Ciri Sporozoa

6 Lapisan Matahari