Glomerulus Pada Ginjal

2 min read

Glomerulus Pada Ginjal

Glomerulus pada Ginjal – mungkin bagi sebagian orang belum begitu mengenal yang namanya glomerulus. Sebenarnya organ tersebut merupakan komponen terpenting dari ginjal. Glomerulus dapat ditemukan pada ginjal. Sedangkan struktur glomerulus memiliki bentuk bola berukuran kecil, yang terdiri dari pembuluh darah dan kapiler secara aktif terlibat untuk menyaring darah guna membentuk urin. Selain itu, Glomerulus juga termasuk struktur kunci pembentuk nefron, yakni unit fungsional organ ginjal. Berikut ini penjelasan lengkap tentang glomelurus pada ginjal.

Hubungan Glomerulus dengan Penyakit Ginjal

Terdapat banyak penyakit bisa mempengaruhi kinerja ginjal yang dapat menyerang glomeruli, yang merupakan unit kecil dari organ ginjal letak darah dibersihkan. Sementara itu, penyakit yang terjadi dalam glomerulus dapat diakibatkan oleh beberapa faktor genetik maupun lingkungan. Disamping itu, penyakit ini dapat digolongkan kedalam 2 kategori utama diantaranya:

  1. Glomerulonefritis yang menggambarkan peradangan dalam jaringan membran organ ginjal yang berguna untuk filter, kemudian untuk memisahkan limbah dengan cairan ekstra aliran darah.
  2. Sedangkan Glomerulosklerosis yang menggambarkan suatu jaringan parut ataupun pengerasan yang terjadi dalam ginjal oleh pembuluh darah kecil.

Walaupun glomerulonefritis dengan glomerulosklerosis mempunyai penyebab yang tidak sama, namun kedua sebab tersebut dapat mengakibatkan terjadinya gagal ginjal.

Hubungan ginjal dengan glomerulus.

Bentuk kedua ginjal tersebut anatominya mirip kacang yang berada tepat di bawahnya tulang rusuk, satu pada sisi tulang belakang. Kedua ginjal tersebut bertugas untuk menyaring 120 sampai 150 liter darah guna menghasilkan 1 hingga 2 liter urin, yang terdiri atas limbah dengan cairan ekstra.

Baca Juga :   Sistem Ekskresi Pada Manusia : Pengertian, Bagian - Bagian, Fungsi dan Gangguannya

Aliran darah yang masuk pada ginjal melewati arteri cabang pada ginjal di kelompok kecil dari pembuluh darah. Pada setiap kluster terdapat kurang lebih 1 juta glomeruli (yang merupakan kumpulan glomerulus) ataupun filter di setiap ginjal. Glomerulus tersebut melekat dipembukaan tabung cairan serta terkumpul pada sebuah tempat bernama tubulus.

Pada mulanya darah akan disaring dulu dalam glomerulus, setelah itu, cairan serta limbah ekstra akan masuk kedalam tubulus sehingga menjadi urin. Terakhir saluran air urin yang berasal dari ginjal pada sistem ekskresi kandung kemih melewati tabung lebih besar bernama ureter.

Penyakit glomerulus mengganggu fungsi ginjal

Adanya penyakit glomerulus bisa merusak glomeruli, yang mengakibatkan protein tak Bisa disaring bahkan sel darah merah pun menjadi bocor didalam urin. Terkadang penyakit glomerulus pun akan mengganggu proses pembersihan limbah oleh organ ginjal. Kemudian hilangnya protein darah yakni albumin pada urin bisa menyebabkan tingkat penurunan pada aliran darah tersebut.

Pada darah yang normal, albumin bertugas layaknya spons, yakni menarik cairan ekstra pada tubuh di dalam aliran darah, yang mana ginjal akan membersihkannya. Namun saat albumin bocor ke dalam aliran urin, maka darah akan kehilangan kemampuannya dalam menyerap cairan ekstra yang berasal dari tubuh. Sehingga cairan dapat menumpuk pada luar sistem peredaran darah seperti di tangan, wajah, kaki, ataupun pergelangan kaki sehingga mengakibatkan pembengkakan.

Gejala penyakit glomerular yang dapat kita kenali

Terdapat beberapa tanda maupun gejala penyakit dari glomerular yang termasuk didalamnya seperti berikut ini:

  1. Albuminuria, merupakan sejumlah besar protein yang terdapat didalam urin
  2. Hematuria, merupakan darah yang terdapat didalam urin
  3. Berkurangnya aliran filtrasi glomerulus pada penyaringan limbah yang tak efisien oleh darah
  4. Hypoproteinemia, merupakan protein darah rendah
  5. Yang berikutnya ada Edema, ialah pembengkakan yang terjadi pada bagian tubuh seseorang.
Baca Juga :   10 Gangguan Pada Sistem Reproduksi Wanita dan Cara Mengatasinya

Beberapa gejala diatas bisa menjadi tanda awal terjadinya penyakit ginjal. Namun bagaimana bisa diketahui? Contohnya apakah seseorang mempunyai proteinuria? Sejumlah gejala diatas mempunyai tanda-tanda, ataupun manifestasi yang tampak, diantaranya seperti dibawah ini:

  1. Proteinuria bisa mengakibatkan urin berbusa.
  2. Darah juga bisa membuat urin jadi berwarna merah muda
  3. Edema kemungkinan yang jelas pada tangan serta pergelangan kaki, khususnya ketika akhir hari, ataupun ketika bangun pagi.

Hal-hal yang dapat menyebabkan penyakit glomerular

Beberapa penyakit yang tak sama bisa mengakibatkan terjadinya penyakit glomerulus. Diantara penyakit tersebut adalah:

  1. Kemungkinan karena langsung dari infeksi ataupun karena obat beracun bagi ginjal
  2. Kemungkinan disebabkan oleh penyakit yang bisa mempengaruhi semua bagian tubuh, Misalnya diabetes ataupun lupus.
  3. Beberapa jenis penyakit yang bisa mengakibatkan pembengkakan ataupun jaringan parut oleh nefron ataupun glomerulus. Terkadang penyakit glomerulus merupakan idiopatik, yang artinya jika itu terjadi tanpa berkaitan dengan penyakit yang jelas.

Cara Mendiagnosis Penyakit Glomerulus

Pasien yang memiliki penyakit glomerulus mempunyai jumlah protein yang signifikan pada urinnya. Sel darah merah pada urin juga kerap ditemukan, khususnya pada bentuk penyakit glomerulus. Sehingga Urinalisis memberi informasi mengenai kerusakan ginjal yang caranya dnegan menunjukkan jumlah protein dengan sel darah merah pada urin.

Melakukan tes darah untuk mengukur tingkat produksi limbah misalnya kreatinin dengan nitrogen urea Guna menentukan apakah penyaringan ginjal ada gangguan. Bila tes laboratorium tersebut menunjukkan adanya kerusakan ginjal, maka dokter mungkin akan merekomendasikan ultrasound ataupun x ray guna melihat apakah ukuran dan bentuk ginjal tidak normal. Sedangkan tes tersebut dinamakan dengan pencitraan ginjal.

Selain itu, penyakit glomerulus juga bisa mengakibatkan masalah di tingkat sel. Sehingga dokter biasanya akan merekomendasikan biopsi untuk ginjal menggunakan prosedur yang mana jarum yang dipakai guna mengekstrak potongan kecil dari jaringan dalam pemeriksaan memanfaatkan mikroskop. Dan masing-masing juga menunjukkan aspek tak sama dengan jaringan. Biopsi akan membantu untuk mengkonfirmasikan penyakit glomerulus serta mengidentifikasi penyebabnya. Ginjal juga salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan maupun perkembangan manusia.

Baca Juga :   5 Bagian Bagian Telinga Tengah Dan Fungsinya Terlengkap

Nah, itulah pembahasan tentang Glomerulus pada Ginjal. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Contoh Penyakit Disebabkan Virus Pada Manusia

Habitat Tumbuhan Dan Hewan Terlengkap