Contoh Organisme Tumbuhan

3 min read

Contoh Organisme Tumbuhan

Contoh Organisme Tumbuhan – Organisme merupakan semua makhluk hidup yang terdiri dari banyak komponen saling keterkaitan serta bekerja sama untuk mencapai tujuan. Organisme memiliki bentuk yang beragam serta ciri-ciri yang khas dengan berbagai gaya hidup yang berbeda satu dengan yang lainnya. Semua organisme memerlukan makanan atau nutrisi serta mengeluarkann limbah, tumbuh dan dapat berkembangbiak serta akhirnya mati. Tumbuhan, hewan, manusia, dan yang bisa bernafas serta melangsungkan kehidupan disebuts ebagai makhluk hidup. Seperti halnya hewan dan manusia organisme tumbuhan juga dapat bernafaas dan membutuhkan nutrisi atau makanan untuk melangsungkan kehidupannya.

Orgasnisme tumbuhan termasuk dalam kerajaan Plantae dan menjadi salah satu organisme eukariotik multiseluler yang mempunyai klorofil serta dinding sel. Klorofil itu sendiri merupakan zat hijau daun yang memiliki peran penting dalam proses fotosintesis sehingga organisme tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri. Proses pembuatan makanan atau fotosintesis ini dapat terjadi karena adanya bantuan sinar matahari. Sehingga tumbuhan dikelompokkan dalam organisme autotroph yang artinya bisa membuat makanannya sendiri. Contoh Organisme Tumbuhan adalah rumput, pakis, bunga, pohon-pohon dan semua organisme multiseluler lainnya yang bukan binatang.

Telah begitu banyak spesies yang dikenal dari tanaman yang mengandung kloroplas. Akan tetapi, tidak semua tanaman tersebut bisa menghasilkan energy sendiri melalui fotosintesis. Spesies yang tidak dapat menghasilkan energy sendiri yaitu parasite yang harus mengambil nutrisi dari organisme inangnya. Berikut beberapa organisme yang termasuk dalam kingdom plantae beserta ciri-ciri yang membedakannya.

Baca Juga :   Jaringan Spons Pada Daun - Pengertian, Proses Pembentukan dan Fungsinya

1. Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Organisme lumut ini bisa ditemukan diberbgai tempat dengan suhu yang lembab, seperti tembok, tanah, batuan yang lapuk serta kulit pohon. Lumut lebih menyukai tempat yang lembab disebabkan membutuhkan air untuk melakukan proses pembuahan. Apabila tidak terdapat air, maka sel kelamin jantan tidak bisa membuahi sel kelamin betina. Selain itu, lumut tidak mempunyai floem dan xylem yang berfungsi sebagai pembuluh angkut dan mempunyai akar yang dinamakan dengan rizoid yang berfungsi sebaagai alat perekatan serta pengabsorbsi air serta mineral.

2. Tumbuhan Paku/Pakis (Pteridophyta)

Berbeda dengan lumut, tumbuhan paku telah memiliki akar, batang dan daun sejati. Memiliki susunan daun yang menyirip seperti bulu dan telah dilengkapi dengan pembuluh angkut xylem dan floem. Tumbuhan paku ini bisa hidup dimana saja utamanya didaerah yang lembab, seperti dipermukaan batu, tanah, hutan hujan tropis dan lainnya. Bentuk dari tanaman ini juga bervariasi seperti lembaran, semak atau perdu, ataupun tanduk rusa.

3. Tumbuhan Berbiji (Spermatopita)

Tumbuhan berbiji merupakan Contoh Organisme Tumbuhan tingkat tinggi yang telah mempunyai akar, batang dan daun sejati dengan ketinggian dan bentuk yang beragam. Dapat menghasilkan biji sebagai alat perkembangbiakan. Sementara reproduksinya melalui penyerbukan dan pembuahan yang dapat terjadi karena bantuan organisme lain seperti hewan kupu-kupu dan lainnya. Berhabitat di air seperti teratai maupun di darat.

4. Tumbuhan Berbiji Terbuka (Gymnospermae)

Organisme tumbuhan jenis ini tidak mempunyai pembungkus biji. Bakal biji dari tumbuhan ini terbuka dan terletak dipermukaan daun buah. Jenis dari tanaman berbiji terbuka ada yang berkayu dan ada yang berakar tunggang dengan bentuk yang bervariasi. Selain itu, tumbuhan jenis ini mempunyai alat kelamin betina dan jantan pada datu pohon, namun dengan jarak atau letak yang terpisah.

Baca Juga :   6 Cara Penyerbukan Bunga Aster Beserta Penjelasannya Terlengkap

5. Tumbuhan Berbiji Tertutup (Angiospermae)

Berbeda dengan tumbuhan berbiji terbuka, tumbuhan berbiji tertutup memiliki biji yang ditutupi oleh daging buah. Memiliki ukuran batang yang besar, perdu, rambat serta tumbuhan yang tidak berkayu. Umumnya tumbuhan berbiji tertutup mempunyai daun yang pipih dan lebar dengan bentuk yang beragam. Sistem reproduksi dapat berupa bunga yang terdiri dari bunga sempurna dan tidak sempurna. Bunga dengan struktur yang sempurna memiliki alat kelamin jantan serta betina sementara struktur bunga tidak sempurna hanya mempunyai salah satu kelamin jantan atau betina saja. Reproduksi dapat berlangsung secara penyerbukan atau pembuahan.

6. Berkeping Satu (Monocotyldone)

Tumbuhan berkeping satu memiliki akar serabut yang pada umumnya tidak sekuat akar tunggang. Batangnya beruas tidak bercabang dan tidak mempunyai cambium sehingga tidak mampu tumbuh membesar. Bentuk daun pada organisme tumbuhan jenis ini mempunyai tulang daun yang sejajar atau melengkung. Memiliki bunga dengan bagian yang berkelipatan tiga, misalnya rumput-rumputan, palem-paleman, anggrek dan nanas.

7. Berkeping Dua (Dycotyledone)

Sementara jenis organisme tumbuhan yang berkeping dua adalah tumbuhan dengan akar tunggang yang kokoh dan kuat. dilengkapi dengan cambium sehingga bisa tumbuh dengan besar dan batangnya bercabang-cabang, berbuku dan memiliki ruas yang tidak jelas. Daunnya berbentuk tunggal atau majemuk dengan tulang daun yang menjari atau menyirip. Bunga pada tumbuhan ini dikotil dengan jumlah kelipatan 2,4 atau 5. Contoh dari tumbuhan berkeping dua yaitu jeruk, getah-getahan, polongan, jambu, terong, kapas, dan kompositae.

Dengan adanya klasifikasi atau pengelompokkan pada tumbuhan bertujuan untuk memudahkaan dalam membedakan tumbuhan yang satu dengan tumbuhan yang lainnya. Sehingga kita kita dapat dengan mudah mempelajari dan membedakan tumbuhan yang ada disekita kita untuk lebih dapat merawatnya dengan kriteria habitat serta perawatan yang sesuai dengan perkembangbiakannya. Tumbuhan berbunga atau tumbuhan berakar tunggang dan serabut merupakan spesies yang paling banyak tumbuh. Selain itu, tumbuhan telah diperkirakan mengalami revolusi dari ganggang lebih dari 400 juta tahun yang lalu. Para ilmuwan telah melakukan penelitian dan dari catatan fosil yang ditemkan menunjukkan bahwa tumbuhan vaskuler pertamakali muncul sekitar 370 juta tahun yang lal, dan tumbuhan berbunga erkembang sekitar 130 juta tahun yang lalu.

Baca Juga :   9 Tahapan Proses Pertumbuhan Tanaman Jambu Biji

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai Contoh Organisme Tumbuhan yang ada di muka bumi ini. Begitu banyak klasifikasi dari kerajaan Plantae dengan berbagai bentuk dan ciri fisik yang beragam. Semoga bermanfaat dan memberikan pengetahuan kita semua.

Baca juga:

Mengenal Enzim Hati

Struktur Dan Fungsi Tubuh Porifera