Ciri Ciri Ubur Ubur dan Penjelasannya

2 min read

Ciri Ciri Ubur Ubur dan Penjelasannya

Ciri Ciri Ubur Ubur – Ubur-ubur dalam klasifikasi makhluk hidup termasuk ke dalam kingdom animalia. Ubur-ubur merupakan hewan laut yang tampak cantik namun terkadang dapat menimbulkan kerugian lewat sengatnya yang terkadang dapat menimbulkan gatal-gatal, kejang, hingga keracunan.

Ciri Ciri Ubur Ubur

Ubur-ubur atau Scyphozoa berdasarkan klasifikasi animalia termasuk ke dalam fillum Cnidaria yang artinya hewan yang memiliki jarum penyengat. Pengelompokan dari filum Cnidaria terbagi menjadi beberapa kelas, yaitu Cubozoa, Hydrozoa, Anthozoa, Staurozoa dan Scyphozoa. Berikut ini ciri-ciri atau karakteristik dari ubur-ubur yaitu:

  1. Ubur ubur memiliki bentuk dominan berupa medusa dalam siklus hidupnya.
  2. Sistem gerak pada hewan ini adalah pada bentuk medusa yang bergerak menggunakan otot yang menarik tubuhnya, sehingga air yang ada di dalam rongga tubuhnya akan keluar dan mendorongnya, lalu mesoglea pada ubur ubur yang tebal dan elastis digunakan untuk meluncur di air kemudian bentuknya akan kembali seperti semula.
  3. Bentuknya seperti mangkuk terbalik, sehingga sering disebut ubur ubur mangkuk terbalik.
  4. Ada yang memiliki tentakel dan ada yang tidak memiliki tentakel.
  5. Pada tentakel umumnya diselimuti dengan sel sel penyengat (knidosit).
  6. Ubur-ubur Scyphozoan kebanyakan pelagis, berenang bebas di laut terbuka.
  7. Ubur-ubur ukuran kecil memakan partikel makanan yang terjebak dari air dan bersimbiosis dengan beberapa alga fotosintetik seperti dinofalgellata.
  8. Pada ubur-ubur yang bersifat predator, dalam mencari mangsanya menggunakan organel nematosista yang ada di tentakelnya. Nematosista merupakan ciri khas dari filum Cnidaria, berupa sel berbentuk jarum yang fungsinya menusuk dan mengirim racun ke mangsanya.
  9. Ubur-ubur adalah binatang diploblastik, dengan kata lain mereka mempunyai dua lapisan sel utama. Dua lapisan sel utama ubur-ubur yaitu eksoderm di bagian luar dan gastroderm ada di dalam, di tengahnya yaitu mesoglea yang berfungsi sebagai rangka.
  10. Hewan ini tidak punya kepala dan mulut serta anusnya terletak di lubang yang sama, sisi yang dekat mulut disebut oral dan sebaliknya disebut aboral.
  11. Sistem pencernaannya yaitu dengan sistem saluran gastrovaskular yang terdiri dari yaitu mulut, manubrium, perut pusat yang bercabang membentuk empat kantung perut, yang masing masing dibatasi 6 sekat yang disebut dengan septum.
  12. Sistem pernafasan hewan invertebrata ini melalui kedua lapisan sel dengan menyerap oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida ke sekitarnya.
  13. Memiliki sistem saraf yang tersebar ke semua bagian tubuh serta mempunyai cincin otot. Sementara untuk melapisi kubah tubuhnya ada kontraktil yang berguna ketika berenang di dalam air.
  14. Perkembangbiakan hewan ini mengalami metagenesis, yaitu perkembangan seksual yang diikuti oleh perkembangbiakan aseksual dalam satu generasi dan memiliki jenis kelamin yang terpisah (dioecious). Spermatozoid keluar dari lubang mulut medusa jantan kemudian masuk ke dalam usus medusa betina untuk membuahi telurnya. Hasil pembuahannya yaitu zigot yang akan berkembang menjadi blastula yang dilanjutkan menjadi larva bersilia disebut planula. Planula larva dibentuk oleh fertilisasi eksternal, mereka menetap di substrat dalam bentuk polypoid yang dikenal dengan scyphistoma. Planula tersebut akan tumbuh menjadi polip. Lalu polip bereproduksi secara aseksual dengan membentuk medusa dan begitu seterusnya.
Baca Juga :   Jaringan Palisade (Jaringan Tiang) pada Daun : Penjelasan Beserta Fungsinya Lengkap

Klasifikasi Ubur-Ubur

Secara umum klasifikasi pada ubur-ubur (Scyphozoa) berdasarkan pada taksonomi kelasnya yaitu ordo, famili hingga genus. Berikut ini klasifikasi ordo dari ubur ubur (Scyphozoa), yaitu :

1. Coronatae

Ordo jenis ini dikenal dengan istilah Crown Jellyfish, yang memiliki tujuh famili di dalamnya. Jenis ini memiliki pembeda ciri dengan ubur ubur lainnya adalah pada adanya alur yang dalam sepanjang penutup/payung atau mangkoknya, sehingga membentuk seperti mahkota sesuai dengan istilah populernya. Jenis ini biasanya hidup di lautan dalam.

2. Rhizostomae

Termasuk ke dalam subordo Discomedusae. Ciri dari ubur-ubur jenis ini yaitu tidak memiliki tentakel dan struktur lainnya. Sebaliknya, jenis ini memiliki delapan lengan yang bercabang. Hal ini yang membedakan dengan jenis lainnya yang hanya memiliki empat lengan saja.

3. Semaeostomeae

Semaeostomeae yang secara harfiah artinya mulut bendera dan termasuk ordo dengan jenisnya yang terbesar. Jenis ini adalah ubur-ubur yang umum dikenal masyarakat. Ciri khas jenis ini ditandai dengan adanya empat tentakel oral (tentakel panjang yang menempel di mulut), bentuk dari payung ubur ubur jenis ini berbentuk kubah dengan batas yang bergerigi, sistem pencernaan gastrovaskular terdiri dari empat kantung yang tidak bercabang yang menonjol keluar dari perut tengah, tidak memiliki cincin kanal, jenis ini juga memiliki delapan tentakel, empat pada per-radical dan empatnya lagi pada inter-radical, tentakel ini juga memiliki sel penyengat. Ordo ini bisa ditemukan di lautan di seluruh dunia.

Kelompok ini terdiri dari lima ordo yaitu Cyaneidae, Drymonematidae, Pelagiidae, Phacellophoridae, dan Ulmaridae. Untuk membedakan antara Ulmaridae, Cyaneidae dan Pelagiidae yaitu pada Rongga gastrovascular yang terbagi ke dalam radial septa ke dalam rhopalar dan kantung tentakelnya sederhana dan juga tidak bercabang, ini untuk Pelagiidae.

Baca Juga :   Autoimun : Penyakit Dan Kelainan Pada Sistem Imun Tubuh

Sedangkan kantung tentakel yang bercabang adalah ciri khas dari Cyaneidae. Untuk Ulmaridae yaitu sistem gastrovaskularnya dalam bentuk kanal yang tidak bercabang dan juga bercabang disebut dengan kanal anastomosing radial. Spesies yang cukup dikenal oleh orodo ulmaridae adalah Aurelia aurita atau yang lebih dikenal sebagai ubur ubur bulan.

Pada jenis ini umumnya hidup secara berkoloni, memiliki ukuran 25 – 40 cm, tidak mampu bergerak bebas, pergerakannya cenderung mengikuti arus, dan merupakan predator bagi medusa ukuran kecil, jenis jenis plankton dan juga moluska.

Itulah pembahasan tentang ciri ciri ubur ubur. Dengan mengetahui ciri cirinya, kita lebih tahu bagaiamana sebenarnya ciri fisik dari ubur ubur. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Perbedaan Hewan Diploblastik Dengan Triploblastic

Ciri Dan Contoh Tumbuhan Nonvaskuler Serta Perannya