9 Ciri Terumbu Karang dan Jenis-Jenisnya Lengkap

3 min read

Ciri-Ciri Terumbu Karang Dan Jenis-Jenisnya

Ciri-Ciri Terumbu Karang Dan Jenis-Jenisnya – Terumbu karang merupakan sekumpulan dari hewan karang yang telah melakukan simbiosis dengan sejenis tumbuhan alga yang dapat disebut sebagai zooxanthellae. Dalam kelas tumbuhan terumbu karang termasuk ke dalam jenis filum Cnidaria kelas Anthozoa yang memiliki tentakel-tentakel. Koloni dari terumbu karang terbentuk oleh ribuan hewan kecil yang disebut sebagai polip. Secara sederhana, terumbu karang terdiri dari satu polip yang memiliki bentuk tubuh unik, yaitu berbentuk seperti tabung dengan mulut berada di bagian atas serta dikelilingi oleh tentakel. Kebanyakan sepesies yang ada, dari satu individu polip dapat berkembangan dengan jumlah yang banyak yang disebut dengan koloni.

9 Ciri Terumbu Karang dan Jenis-Jenisnya Lengkap

Ciri-Ciri Terumbu Karang Dan Jenis-Jenisnya dapat juga diartikan sebagai sekumpulan organisme dengan dominasi karang yang bersimbiosis membentuk ekosistem di kedalaman laut yang terkena sinar matahari. Ekosistem dari terumbu karang dapat dijadikan penanda keadaan air laut, apabila terumbu karang berwarna semakin cerah maka keadaan air laut juga semakin baik begitupun sebaliknya.

Ciri Ciri Ekosistem Terumbu Karang

Berikut ini beberapa ciri-ciri ekosistem dari terumbu karang yang perlu kita ketahui.

  1. Temperature laut yang tinggi. Laut yang di dalamnya terdapat terumbu karang umumnya mempunyai temperature yang lebih dari 20 derajat celcius. Hal ini dikarenakan terumbu karang lebih menyukai laut dengan suhu yang stabil.
  2. Kadar garam air laut yang tinggi. Tidak hanya menyukai temperature yang tinggi, terumbu karang juga menyukai laut dengan kadar garam yang tinggi. Hal inilah yang berhubungan dengan pembentukan kapur oleh koral dan juga alga.
  3. Mendapatkan intensitas cahaya yang tinggi. Pada umumnya terumbu karang berada di dalam laut dengan kedalaman yang dapat dijangkau oleh sinar matahari. Kedalaman tersebut kurang lebih sekitar 50 m dibawah permukaan laut.
  4. Keadaan iklim serta cuaca stabil. Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki iklim tropis yang mana selalu mendapat sinar matahari sepanjang tahun.
  5. Arus terus bergerak. Tidak hanya itu, terumbu karang juga dapat ditemukan pada laut yang memiliki ombak yang terus bergerak. Pergerakkan ombak tersebut dipengaruhi oleh perbedaan iklim, rotasi bumi, dan temperature.
  6. Terbentuk dikarenakan ribuan hewan polip. Selain itu, terbentuknya terumbu karang disebabkan adanya ribuan polip yang dapat memancarkan warna menarik.
  7. Terdapat banyak organisme laut. Apabila kita melihat terumbu karang, kita juga dapat menemukan hewan laut yang saling bersimbiosis.
  8. Dapat menghasilkan CACO3. Terumbu karang ini dapat menghasilkan zat kapur atau CACO3 yang apabila koral mengalami kematian akan mengeras kemudian membentuk kapur. Proses ini terjadi di laut disebabkan kadar garam tinggi.
  9. Berwarna menarik. Seperti penjelasan sebelumnya, bahwa warna dari terumbu karang mencerminkan kondisi air laut tersebut.
Baca Juga :   Rantai Makanan Di Area Hutan Dan Penjelasannya

Terumbu Karang Menurut Produksi Kapurnya

Terdapat berbagai jenis terumbu karang yang dapat ditemukan yang mempunyai banyak jenis berdasarkan produksi kapur. Berikut ini Ciri-Ciri Terumbu Karang Dan Jenis-Jenisnya.

1. Karang hermatipik

Karang hermatipik merupakan karang yang dapat dibentuk di daerah dengan iklim tropis. Karang jenis ini bersimbiosis dengan zooxanthellae yang merupakan jenis alga terdiri ata satu sel (uniselluler). Misalnya spesies Gymnodinium microadriatum yang mempunyai jaringan polip. Alga jenis ini akan menghasilkan oksigen untuk organisme yang ada di terumbu karang tersebut. Karang akan menghasilkan nitrat, karbondioksida dan fosfat yang dibutuhkan oleh alga.

Aktivitas simbiosis tersebut akan menghasilkan endapan kalsium karbonat yang terstruktur.
Karang jenis ini memiliki sifat yang cukup unik. Perpaduan kedua sifat yaitu sifat dari tumbuhan dan juga hewan dapat ditemukan dari karang ini. Karang hermatipik dapat tumbuh dengan baik di laut yang mendapatkan intensitas cahaya yang cukup. Temperature yang dibutuhkannya sekitar 25-32 derajat celcius.

2. Karang ahermatipik

Karang jenis ini merupakan salah satu jenis karang yang tidak bisa membentuk terumbu. Karang ini telah tersebar sangat banyak diseluruh dunia dan sangat mudah untuk ditemukan.

Terumbu Karang Menurut Habitat dan Bentuknya

Karang berdasarkan habitat dan bentuknya dapat dikelompokkan menjadi 4 jenis sebagai berikut:

  1. Terumbu/reef
    Terumbu jenis ini dapat dikenal sebagai punggungan laut yang dibentuk oleh batuan kapur. Terumbu ini umumnya dapat ditemukan pada laut dengan kedalaman rendah dan juga dangkal.
  2. Karang / koral
    Karang atau koral ini disebut dengan nama stony coral yang merupakan hewan berasal dari ordo Scleractinia. Binatang ini memiliki kemampuan untuk mensekresi zat kapur atau CacO3.
  3. Karang terumbu
    Karang terumbu merupakan salah satu truktur pembangun yang paling dominan. Karang jenis ini tidak memiliki kemampun menghasilkan kapur. Selain itu, karang terumbu memiliki tekstur yang lebih lunak, namun tidak dapat menghasilkan zat kaapur seperti batu karang dan lainnya.
  4. Terumbu karang
    Terumbu karang adalah ekosistem yang terletak di dasar laut Negara tropis dengan strukturnya yang dominan berasal dari organisme biota laut penghasil kapur.
Baca Juga :   6 Contoh Interaksi Antar Organisme Dalam Ekosistem

Terumbu Karang Menurut Letak Habitatnya

Tidak hanya itu, sebenarnya karang juga dapat dikelompokkan berdasarkan letak habitatnya, yaitu sebagai berikut:

  1. Terumbu karang tepi. Terumbu karang jenis ini merupakan terumbu karang yang mempunyai struktur paling sederhana yang banyak ditemukan dipinggiran pantai di daerah tropis. Terumbu karang ini umumnya dapat berkembang di banyak pesisir pantai pulau-pulau besar.
  2. Terumbu karang penghalang. Terumbu karang jenis ini mempunyai bentuk yang hampir mirip seperti terumbu karang tepi. Ciri khas yang dimilikinya yaitu mempunyai jenis organisme yang dapat hidup jauh dari bibir pantai.
  3. Terumbu karang cincin. Jenis terumbu karang ini memiliki bentuk yang cukuo khas, yaitu berbentuk seperti cincin. Ukuran karangnya juga sangat besar hampir mirip seperti pulau. Terumbu jenis ini dapat ditemukan di daerah tropis. Sebenarnya terumbu karang jenis ini berbentuk seperti cincin yang mengelilingi pulau-pulau vulkanik yang telah tenggelam.

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai Ciri-Ciri Terumbu Karang Dan Jenis-Jenisnya yang tentunya beberapa dari jenis tersebut banyak ditemukan didaerah tropis. Semoga uraian tersebut dapat memberikan informasi dan bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga: