Tanaman Sereallia – Pengertian, Ciri, Morfologi, Struktur Biji dan Manfaatnya

3 min read

Ciri-Ciri Tanaman Sereallia Terlengkap

Ciri-Ciri Tanaman Sereallia Terlengkap – Serelia merupakan sebutan untuk tanaman yang berasal dari suku rumput-rumputan dan diambil biji atau bulirnya yang bermanfaat sebagai sumber karbohidrat. Beberapa jenis serelia telah menjadi bahan makanan pokok bagi sebagian penduduk dunia. Dalam bahasa inggris serelia berasal dari kata Cereal. Pada tanaman ini jenis bunganya memiliki rangkaian yang berbentuk bulir apabila telah masuk masa panen.

Tanaman Sereallia - Pengertian, Ciri, Morfologi, Struktur Biji dan Manfaatnya

Manfaat Serelia

Selain itu, terdapat banyak manfaat dari serelia, yaitu sebagai berikut:

  • Tanaman serelia telah dikenal sebagai tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi, sehingga dapat digunakan sebagai bahan pangan dan penunjang pendapatan ekonomi.
  • Tanaman serelia banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan pokok, seperti jagung, gandum, padi, jelai, dan haver.
  • Tanaman ini juga bermanfaat untuk pakan burung, seperti halanya jewawut, mlet, dan lain-lain.

Tanaman yang tergolong dalam serelia ini banyak berasal dari rumput-rumputan atau Poaceae. Sedangkan tanaman penghasil pati, seperti sagu, singkong, ubi jalar dan lain sebagainya tidak digolongkan sebagai tanaman serelia. Hal tersebut dikarenakan tanaman penghasil pati tidak dimanfaatkan pada bagian bijinya, melainkan pada bagian ubinya.

Jenis tanaman yang tergolong dalam serelia mempunyai karakteristik yang bermacam-macam. Bahkan struktur morfologi dari tanaman serelia secara tidak langsung ataupun secara langsung mempunyai pengaruh terhadap mutu organoleptic. Parameter yang digunakan diantaaranya daya serap air serta rasio pengembangannya. Berikut penjelasan Ciri-Ciri Tanaman Serelia Terlengkap yang penting untuk kita ketahui.

Baca Juga :   Kelebihan Perkembangbiakan Vegetatif di Bandingkan Generatif pada Tumbuhan

Struktur Biji

Tanaman yang tergolong dalam keluarga serelia dapat dikelompokkan menjadi 2. Pengelompokkan tersebut didasarkan pada bagian sekam yang terlihat ketika biji ditumbuk.

• Kariopsis telanjang

Tanaman biji-bijian yang tergolong dalam kelompok ini adalah gandum, jagung dan biji Rye yang merupakan tanaman yang cenderung melepas sekam ketika dilakukan penumbukkan. Jadi, tanaman tersebut dapat dikelompokkan dalam kariopsis telanjang.

• Kariopsis terbungkus

Tanaman biji-bijian yang tergolong dalam kelompok ini adalah padi, oat, barley yang merupakan tanaman kariopsis terbungkus disebabkan tanaman tersebut cenderung tidak melepaskan sekamnya.

1. Struktur Biji Serelia

Bagian struktur biji serelia, yaitu sebagai berikut:

  • Bagian sekam merupakan bagian yang berfungsi untuk membuat biji
  • Bagian dedak merupakan bagian yang mengelilingi wilayah endosperm serta bagian benih.
  • Bagian benih merupakan embrio yang nantinya akan menjadi bakal calon tanaman berikutnya.

2. Bagian Biji Serelia

  • Pericarp yaitu bagian yang berfungsi untuk membungkus biji. Struktur bijinya yaitu tebal dan juga panjang.
  • Aleuron merupakan bagian yang memiliki fungsi untuk menjadi penyelubung pada endosperm serta lembaga.
  • Embryo merupakan bagian yang paling kecil yang berfungsi sebagai penentu berlangsungnya pertumbuhan.

3. Komposisi Biji Serelia

Sementara komposisi utama dari biji serelia tersebut adalah kandungan karbohidrat pati, yang terkandung dalam kurang lebih sekitar 80% dari berat kering. Sementara kandungan proteinnya sekitar 15%, lemak kurang lebih 5 %, dan kandungan lainnya seperti air, vitamin, dan mineral lain sekitar 2%.

4. Perubahan Komposisi Penyimpanan

  • Repirasi
    Pada proses respirasi akan menyebabkan metabolisme karbohidrat dan lemak pada biji pasca panen sehingga akan dihasilkan karbondioksida, panas, dan air. Suhu pada bijinya juga akan tinggi yang menyebabkan untuk mempercepat pernafasan.
  • Perubahan karbohidrat
    Karbohidrat menjadii penyusun yang paling dominan pada serelia. Perubahan yang terjadi, meliputi selulosa, pantosan, hemiselulosa, dan gula bebas.
  • Perubahan protein
    Kandungan protein yang terdaapat pada biji serelia ada dua jenis, yaitu protein cadangan yang berada di dalam biji dan protein fungsional yang terdapat pada organ vegetative.
  • Perubahan lipid
    Kandungaan lipid yang paling tinggi terdapat pada serelia pada bagian lembaga dan aleuron.
  • Perubahan mineral
    Perubahan mineral akan terjadi pada bagian lapisan lembaga dan aleuron.
  • Perubahan vitamin
    Sementara perubahan vitamin yang terjadi pada berar yaitu menurunnya vitamin E selama penyimpanan.
  • Perubahan sifat organoleptic
    Jika terlalu lama disimpan, maka benih akan mengalami perubahan warna, bau, dan juga sifat. Sehingga kualitas akan berkurang.
Baca Juga :   Tanaman Sereallia - Pengertian, Ciri, Morfologi, Struktur Biji dan Manfaatnya

Morfologi Benih

Penjelasan mengenai Ciri-Ciri Tanaman Serelia Terlengkap berikutnya yaitu ketika dilihat dari segi morfologinya.

  • Warna Dan Bentuk, jika dilihat dari segi fisik tanaman serelia mempunyai warna yang berbeda berdasarkan pada bahan dan gambar ketika tampak benih utuh. Misalnya, bentuk biji jagung dan padi terdapat perbedaan yang signifikan sehingga mudah untuk dibedakan.
  • Ukuran, apabila dilihat dari ukurannya setiap tanamam pasti mempunyai tebal, ukuran panjang, serta lebar yang berbeda. Hal ini dapat diukur dengan memakai alat ketelitian tinggi yaitu micrometer atau jangka sorong.
  • Berat, setiap bulir biji tanaman pasti mempunyai berat yang tidak sama, yang umumnya ditimbang dengan sekian gram/100 butir.
  • Densitas Kamba, pada pengukuran ini benih dapat dimasukkan ke dalam gelas ukur sehingga mencapai volume 100 ml. densitas kamba biji serelia dapat diukur dengan satuan hitung g/ml.
  • Struktur Fisik, cara melihat struktur bijinya dengan cara membuar irisan melintang dan membujur pada setiap biji serelia. Gabar dari struktur kemudan diberikan keterangan.
  • Kekerasan, kekerasan atau keras lunaknya biji dapat diukur dengan menggunakan Kiya Harndness meter.
  • Daya Serap Air, sementara pengukuran daya serap air dapat dilakukan dengan cara meletakkannya pada suhu 80 derajat celcius sebanyak 2 g benih dengan dimasukkan ke dalam tabung. Kemudian serelia dipanaskan selama 20 menit. Berat setelah masuk ditimbang kemudian daya serap air dihitung dengan cara pengurangan berat bahan setelah dimasak dengan berat awal dibagi berat awal.
  • Rasio Pengembangan, kemudian rasio lebar, panjang, dan tebal benih dihitung ketika setelah dimasak dan sebelu dimasak. Dengan memakai rumus rasio pengembangan yaitu panjang bahan setelah dimasak dibagi dengan panjang bahan awal.

Nah, itulah penjelasan mengenai Ciri-Ciri Tanaman Serelia Terlengkap yang penting untuk kita ketahui. Semoga dapat memberikan manfaat dan wawasan untuk kita semua.

Baca Juga :   Jelaskan Ciri-Ciri Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Baca juga:

Macam Hormon Pemicu Stress Pada Manusia

Senjata Biologis : Pengertian, Contoh dan Fungsinya Terlengkap