Ciri-Ciri Penyerbukan Anemogami Terlengkap

2 min read

Ciri-Ciri Penyerbukan Anemogami Terlengkap

Ciri-Ciri Penyerbukan Anemogami – Cara tumbuhan dalam bereproduksi sangatlah bermacam-macam, misalnya pada bunga sendiri dibagi menjadi beberapa macam. Salah satunya adalah dengan perantara angin atau bisa disebut dengan anemogami. Prosesnya sangatlah singkat, yaitu angin yang datang akan meniup serbuk sari bunga hingga lepas dari tangkai bunga dan nantinya akan dibawa menuju bagian kepala putik bunga. Perlu untuk diketahui, bahwa sebenarnya masing-masing dari jenis penyerbukan selalu memiliki ciri-ciri tersendiri. Pada artikel kali ini kami akan berbagi infomasi dengan Anda mengenai Ciri-Ciri Penyerbukan Anemogami. Berikut ini penjelasan singkatnya.

Ciri-Ciri Penyerbukan Anemogami Terlengkap

1. Ukuran Mahkota Bunga

Pada bunga yang penyerbukannya dibantu oleh angin ukuran dari mahkota bunganya akan terlihat lebih kecil, jika dibandingkan dengan bunga yang penyerbukannya dibantu oleh hewan. Hal tersebut dikarenakan untuk memudahkan menerima datangnya serbuk sari dari bunga yang lainnya dan tentunya agar lebih efisien juga dalam proses reproduksinya.

2. Warna Bunga

Pada penyerbukan yang dibantu oleh angin, warna dari bunganya tidak akan terlalu mencolok. Bisa dikatakan akan lebih terlihat kalem, jika dibandingkan dengan warna bunga yang penyerbukannya dibantu oleh hewan yang terlihat lebih cerah dan mungkin lebih menarik. Hal tersebut terjadi dikarenakan pada penyerbukan anemogami tidak perlu untuk menarik perhatian dari hewan-hewan atau serangga yang membantu penyerbukan karena penyerbukannya sudah mengandalkan bantuan dari angin.

3. Tangkai Sari

Untuk penyerbukan anemogami ini, bagian dari tangkai sarinya akan lebih panjang, jika dibandingkan dengan bunga lainnya. Hal tersebut dikarenakan tangkai sari harus kuat menopang kepala sari, agar tidak mudah patah dan lebih fleksibel jika terkena hembusan angin. Karena jika tangkai sarinya lebih pendek dibandingkan ukuran normalnya, maka kemungkinan yang akan terjadi adalah tangkai akan mudah patah dan penyerbukan bunga juga tidak akan berhasil.

Baca Juga :   Mahkota Bunga Tumbuhan : Fungsi, Variasi, Karakteristik dan Jenisnya Lengkap

Jika penyerbukan tidak berhasil, maka ada kemungkinan bunga tersebut tidak akan bisa menghasilkan keturunan baru.
Perlu diketahui bahwa tangkai sari merupakan salah satu bagian dari bunga yang sangat penting dalam proses penyerbukan. Hal ini dikarenakan, selain memiliki fungsi sebagai penopang, tangkai sari juga berperan penting sebagai penghubung antara bakal buah dengan kepala sari. Dimana itu berfungsi untuk menyalurkan serbuk yang nantinya akan digunakan sebagai penyerbukan pada kepala sari.

4. Nektar

Nektar tidak akan bisa ditemukan pada bunga yang penyerbukannya dibantu oleh angin. Hal tersebut dikarekan pada bagian dalam bunga tersebut tidak akan ditemukan kantung nektar.
Perlu untuk diketahui bahwa, untuk bunga yang penyerbukannya mengandalkan hewan akan selalu memiliki nektar yang berfungsi untuk membangun pola interaksi diantara keduanya. Hubungan bunga dengan lebah atau kupu-kupu ini adalah salah satu contoh simbiosis mutualisme, dimana kedua pihak tersebut akan saling menguntungkan satu sama lain.

5. Serbuk Sari

Masing-masing bunga memiliki ciri khas tersendiri untuk bagian serbuk sarinya. Ada yang memiliki serbuk sari yang berat, ukurannya lebih besar, memiliki warna yang cerah, memiliki jumlah yang cukup banyak dan lain sebagainya.
Namun, serbuk sari yang terdapat pada bunga yang penyerbukannya dibantu oleh angin ini memiliki ciri bagian serbuk sarinya sedikit berbulu, untuk beratnya tergolong sangat ringan sehingga sangat memudahkan angin untuk membawanya dan selalu dalam jumlah yang banyak. Terdapat fungsi dari serbuk sari yaitu untuk menghasilkan biji bunga yang baru dengan cara menempel atau jatuh pada kepala putik agar reproduksi dapat terjadi.

6. Kepala Putik

Kepala putik pada masing masing bunga tentu sangat berbeda jika dilihat dari ukurannya, teksturnya serta bentuknya. Perbedaan ini terjadi karena menyesuaikan dengan cara reproduksi masing masing bunga. Pada umumnya kepala putik bunga dapat ditemukan ditengah tengah bagian bunga dan tidak terlalu panjang jika dibandingkan dengan tangkai sari.

Baca Juga :   10 Jenis Daun Sejajar : Penjelasan dan Contohnya Lengkap

Namun, pada bunga yang penyerbukannya dibantu oleh angin ini kepala putiknya memiliki ukuran yang lebih besar, jika dibandingkan dengan ukuran pada normalnya. Selain itu, teksturnya yang sedikit berbulu bertujuan untuk memudahkan menangkap serbuk sari yang terbang dan jatuh diatas kepala putik tersebut. Selain itu, apabila biasanya kepala putiknya berada dalam mahkota bunga, maka pada bunga yang penyerbukannya dibantu oleh angin ini lebih keluar dari mahkota bunga. Hal tersebut dikarenakan untuk memudahkan jatuhnya serbuk sarinya dan tentunya agar reproduksinya dapat berjalan dengan sempurna.

7. Aroma

Aroma atau bau setiap bunga memiliki tingkat baru yang berbeda beda, ada yang baunya sangat harum, ada yang baunya menyengat ada juga yang tidak memiliki bau. Aroma yang terdapat pada bunga sama pentingnya dengan nektar yang terdapat pada bunga, yaitu berguna untuk menarik perhatian hewan penyerbuk.
Namu, pada bunga yang penyerbukannya dibantu oleh angin ini, bunganya tidak memiliki bau, hanya biasa saja karena tidak membutuhkan bantuan hewan. Jika, ada bunga yang memiliki bau tetapi tidak terlalu menyengat, maka ada kemungkinan bunga tersebut pada proses penyerbukannya dibantu oleh angin ataupun hewan.

Seperti halnya bunga mawar dan melati yang memiliki aroma yang sangat menyengat dan khas, keduanya ini merupakan contoh bunga yang penyerbukannya dibantu oleh hewan. Dan contoh dari bunga yang penyerbukannya dibantu oleh angin dan tidak memiliki bau yang menarik perhatian yaitu bunga padi dan bunga kelapa sawit.

Itulah Ciri Ciri Penyerbukan Anemogami beserta penjelasannya secara lebih detail yang bisa kami sampaikan pada Anda. Semoga artikel kali ini bermanfaat dan bisa menjadi bahan referensi belajar untuk Anda, serta menambah wawasan Anda. Terima kasih.

Baca Juga :   Fungsi Putik Pada Bunga : Pengertian dan Bagian - Bagiannya Terlengkap

Baca juga:

Inilah Keunikan Cara Penguin Berkembang Biak

12 Contoh Simbiosis Mutualisme Pada Hewan