Ciri-Ciri Hewan Asiatis Terlengkap Dan Penjelasannya

2 min read

Ciri-Ciri Hewan Asiatis Terlengkap Dan Penjelasannya

Ciri-ciri hewan asiatis terlengkap dan penjelasannya – pembagian hewan yang terdapat diindonesia bisa dibagi jadi tiga, diantaranya hewan asiatis, hewan peralihan serta hewan australis. Pembagian hewan di indonesia ini dibagi menurut kondisi lingkungan di setiap kelompok berbeda. Berikut ini akan kami bahas seputar Ciri-ciri hewan asiatis terlengkap dan penjelasannya.

Secara umum, hewan asiatis ialah hewan yang ada di wilayah kalimantan, sumatera, bali dan jawa. Hewan peralihan ialah hewan yang ada di pulau sulawesi, sumba, maluku, lombok, sumbawa dll. Adapun hewan australis ialah hewan yang ada di bagian timur indonesia yakni pulau papua serta pulau dangkalan sahul.

Ciri-ciri hewan asiatis

1. Banyak ada ikan air tawar

Hewan asiatis mempunyai ikan air tawar banyak. Sejumlah ikan ini dikelompokkan jadi ikan air tawar konsumsi dan ikan air tawar hias. Berikut sejumlah air tawar yang dapat kita jumpai di hewan asiatis ialah ikan buntal air tawar, ikan gabus, ikan arwana, ikan patin (pangasius sp) dan ikan belida.
Adapun ciri ekosistem air tawar cocok sekali dipakai sebagai tempat tinggal ikan jenis tersebut sebab tumbuhan banyak dikenal misalnya gangang, penetrasi dari cahaya kurang dipengaruhi, variasi suhu tak ada, kadar garam rendah sekali dan sejumlah organisme tingga disini lewat fase adaptasi.

Baca Juga :   Jenis - jenis Kucing Terpopuler di Indonesia

2. Binatang menyusui besar-besar

Binatang yang menyusui ini ialah mamalia. Adapun cirinya hewan ini mempunyai kelenjar mamae guna menghasilkan suhu. Untuk hewan asiatis, hewan menyusui ini mempunyai ukuran yang besar. Contohnya ukuran besar hewan ini ialah ajag, kijang, gajah sumatera, badak sumatera, badak jawa, dan beruang madu.

3. Bulu burung tak mempunyai warna banyak

Populasi burung pada wilayah asiatis ini memang berbagai macam, namun tak seberagam dari warna bulunya. Bulu burung hewan asiatis ini tak mengandung warna banyak. Faktor zat pewarna maupun pigmen di tubuh burung yang mengatur konsentrasi warna tubuhnya. Warna bulu burung fungsinya mengalihkan perhatian pemangsa serta menarik perhatian jenis burung lain.

4. Banyak jenis kera dan kucing

Secara umum hewan asiatis ini mempunyai sejumlah jenis kucing dan kera. Jenis jenis kera mudah ditemukan pada hewan asiatis ialah kera berjenis ekor panjang (macaca fasicularis, kera besar yang terdiri atas orang utan sumatera, orang utan borneo, gorilla barat, gorilla timur,bonobos serta simpanse). Adapun kucing yang terdapat di indonesia bisa dibagi jadi 3 kelompok, yakni :

  • Kucing besar : macan tutul jawa dan harimau sumatera
  • Kucing sedang : kucing batu, kucing ikan, kucing emas dan macan dahan
  • Kucing kecil : kucing merah, kucing hutan dan kucing kepala datar
    Pada hewan asiatis ini masing-masingnya bisa dibagi menurut lokasi geologisnya yakni :
  • Pulau kalimantan : kuicng hutan, kucing kepala datar, dan kucing merah
  • Pulau sumatera : harimau sumatera, kucing batu, kucing datar, macan dahan,
  • Pulau jawa : kucing ikan, kucing hutan, macan tutul jawa

5. Tidak ada binatang berkantung

Hewan berkantung ialah hewan yang di bagian tubuhnya ada kandungan yang kadang jadi tempat bayi maupun anak hewan berkantung tinggal. Hewan berkantung mempunyai kelenjar susu di bagian kantung itu. Akan tetapi, hewan yang berkantung ini tak ada dalam ciri hewan asiatis.

Baca Juga :   Alat Pernapasan Kepiting Paling Lengkap

6. Ada fauna endemik

Fauna endemik ialah hewan yang Cuma dijumpai di satu wilayah serta tidak bisa hidup di lingkungan yang tidak habitatnya. Pada hewan asiatis, fauna yang endemik bisa dijumpai ialah badak bercula satu, jalak bali, burung merak dan orang utan.

Contoh hewan asiatis

Adapun contoh dari hewan asiatis ini diantaranya :

1. Gajah

Gajah ialah hewan yang memiliki bobot besar sekali dan bukan termasuk hewan melata. Hewan ini memiliki ciri khas hidungnya panjang dan terkenal sebagai belalai.

2. Harimau

Harimau ini contoh hewan mamalia yang terdapat didalam puncak rantainya makanan. Hewan ini hewan pemakan daging. Harimau juga diburu banyak untuk diambil kulitnya.

3. Badak bercula satu

Badak bercula satu dapat kita kenali di daerah ujung kulon. Hewan ini memiliki perawatan terbesar. Populasi badak jawa hingga sekarang ini tak terbatas. Badak tersulit untuk ditemui.

4. Badak bercula dua

Badak bercula dua dapat kita jumpai pada daerah sumatera dan bukan jadi contoh hewan annelida. Hewan ini jadi salah satu jenis mamalia lumayan sulit dalam mengembangbiakkan.

5. Orang utan

Hewan ini hewan yang dapat kita kenali di hutan kalimantan. Hewan ini juga dapat mengalami penyempitan lahan pada habitat dan kini populasinya jadi makin terancam. Orang utan termasuk dalam hewan mamalia yang memiliki perkembangbiakan dengan vivipar/ melahirkan. Orang utan juga banyak yang dibunuh karena hutan kalimantan dilakukan banyak peralihan fungsi.

6. Kancil

Kancil ialah hewan yang dijumpai banyak didaerah hutan dan dataran rendah. Kancil juga merupakan jenis mamalia yang memiliki tubuh kecil. Kancil hewan yang dijumpai hidup di soliter. Kancil juga hidupnya dengan soliter atau sendiri.

Baca Juga :   4 Sebab Gigitan Serangga Membuat Kulit Memerah Dan Gatal

Ciri-ciri hewan asiatis yang telah kalian ketahui bersama, pastinya memudahkan kalian dalam mengidentifikasi fauna yang terdapat di wilayah kalian. Sesudah itu kalian bisa memberikan contoh yang sesuai, misalnya rusa, badak, gajah, orangutan, harimau dll. Sesudah kalian tau contoh ini maka kalian pun bsia mengenal bagaimana ciri dari hewan asiatis.

Itulah tadi pembahasan tentang Ciri-ciri hewan asiatis terlengkap dan penjelasannya. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

8 Penyakit Tulang Belakang dan Penyebabnya

Sistem Hormon pada Mamalia